(2) Shintya Ona Guserike Afner
(3) Fatardho Zudri Zudri
(4) Fery Endang Nasution
*corresponding author
AbstractPorang (Amorphophallus oncophyllus PRAIN.) salah satu tanaman penghasil karbohidat, lemak, protein, mineral, vitamin, dan serat pangan, selain itu porang juga merupakan salah satu tanaman dengan nilai ekonomis tinggi. Manfaat porang yang begitu besar mengakibatkan permintaan porang dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Untuk melaksanakan budidaya porang dibutuhkan lahan yang mencukupi dan mendukung pertumbuhan tanaman, lahan dengan tipe tanah inceotisol merupakan lahan yang tersebarluas di Kabupaten Lima Puluh Kota, lahan dengan tipe tanah inceptisol biasa digunakan oleh petani sebagi area budidaya tanaman gambir sampai gambir tersebut berumur 30 tahun. Perbanyakan porang secara vegetatif menggunakan umbi bulbil ataupun umbi akar, penggunaan umbi bulbil dianggap efektif karena membutuhkan waktu yang tidak lama dalam proses produksinya. Penanaman bulbil porang pada tanah inceptisol lahan gambir memberikan informasi bahwa tanaman porang mampu tumbuh dengan baik pada lahan bukaan baru, lahan umur gambir 15 dan lahan dengan umur gambit 30 tahun, hal ini juga menggambarkan bahwa porang mempunyai potensi sebagai tanaman tumpangsari bagi tanaman gambir
KeywordsBulbil, Porang, Tanah Inceptisol, lahan gambir
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jap.v7i2.8039 |
Article metrics10.31604/jap.v7i2.8039 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Afner, S.O.G., A. Marta, F.Y. Batubara (2018). Perbandingan Kandungan Phospor Lahan Gambir Setelah Penanaman 30 Tahun Terhadap Lahan Hutan Sekitar. Jurnal Lumbung. Vol 17. No 2: 89-94
Arifin. 2011. Ilmu Tanah. Akademik Ressindo. Jakarta
Dewanto, J. dan B. H. Purnomo. 2009. Pembuatan Konyaku dari Umbi Ilesiles (Amorphophallus oncophyllus). [Tugas Akhir]. Universitas Sebelas Maret. Surakarta.
Dix NJ, J Webster. 1995. Fungal Ecology. London: Chapman and Hall.
Hobir. (2002). Pengaruh ukuran dan perlakuan bibit terhadap pertumbuhan dan produksi iles-iles. Jurnal Penelitian Tanaman Industri, 8(2), 60-65
https://www.pertanian.go.id/ pse.litbang.pertanian.go.id. Pastikan Nilai Tambah Ekspor Pertanian, Mentan SYL Tinjau Industri Pengolahan Porang di Madiun. Diakses pada 25 Juni 2022.
Joe, B., Bolognesi, C., Brock, T., Capri, E., Hardy, A., Hart, A., (2010). Scientific opinion: Scientific opinion on the importance of the soil litter layer in agricultural areas. :1-21.
Kirnadi, A.J., A. Zuraida, dan Ilhamiyah. 2014. Survei Status Kesuburan Tanah di Lahan Usahatani pada Lahan Pasang Surut Kabupaten Banjar. J. Media Sains. 7 (1): 53-59.
Pratiwi, E. 2010. Pengaruh Pupuk Organik dan Intensitas Naungan Terhadap pertumbuhan Porang (Amorphophalus oncophyllus) [Skripsi]. Departemen Silvikultur. Institut pertanian bogor.
Resman, Syamsul A. Siradz, dan Bambang H. Sunarminto. 2006. Kajian Beberapa Sifat Kimia dan Fisika Inceptisol pada Toposekuen Lereng Selatan Gunung Merapi, Kabupaten Sleman. J. Ilmu Tanah dan Lingkungan 6 (2): 101-108.
Saleh, N., Rahayuningsih, S. A., Radjit, B. S., Ginting, E., Harnowo, D., & Mejaya, I. M. J. (2015). Tanaman Porang. Pengenalan, Budidaya, dan Pemanfaatannya. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan
Umaternate, G.R., J. Abidjulu, A.D. Wuntu. 2014. Uji MetodeOlsen dan Bray dalam Menganalisis Kandungan Fosfat Tersedia pada Tanah Sawah di Desa Konarom Barat Kecamatan Dumoga Utara. Unsrat. Manado. J. Mipa.Unsrat. Vol 3(1).
A.N., S. Heddy, A. Suryanto. 2014. Penggunaan Bobot Umbi Bibit pada Peningkatan Hasil Tanaman Kentang (Solanum tuberosum L.) G3 dan G4 varietas Granola. Jurnal Produksi Tanaman. 2(1): 65-72.
Refbacks
- There are currently no refbacks.









Download