POTENSI Trichoderma spp. SEBAGAI ANTAGONIS PENYAKIT LAYU BAKTERI (Ralstonia solanacearum) SECARA IN VITRO

(1) * Alfia Rofika Sari Mail (Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur, Indonesia)
(2) Endang Triwahyu Prasetyawati Mail (Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur, Indonesia)
(3) Sri Wiyatiningsih Mail (Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penyakit layu bakteri disebabkan oleh bakteri Ralstonia solanacearum. Memiliki jangkauan tanaman inang yang luas termasuk famili Solanaceae. Kerugian yang ditimbulkan sangat besar hingga mencapai 100% pada tanaman budidaya. Pengendalian alternatif ramah lingkungan yaitu dengan menggunakan agensia hayati Trichoderma sp. Beberapa jenis Trichoderma sp. yang diketahui mampu mengendalikan R. solanacearum antara lain Trichoderma harzianum, Trichoderma asperellum, dan  Trichoderma koningii. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi Trichoderma spp dalam mengendalian R. solanacearum diluar tanaman inang dengan lingkungan yang terkontrol. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu jamur antagonis. Percobaan yang dilakukan yaitu tanpa jamur antagonis sebagai kontrol, T. harzianum, T. asperellum, dan T. koningii dengan 5 kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari ketiga jenis Trichoderma spp yang mampu menghambat paling besar yaitu pada perlakuan T. asperellum dengan rerata daya hambat mencapai 9,6 mm pada umur 24 jam dan 6,8 mm pada umur 48 jam.


Keywords


Agensia hayati, Layu bakteri, Ralstonia solanacearum, Trichoderma spp.

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jap.v7i3.6986
      

Article metrics

10.31604/jap.v7i3.6986 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Ainy, E.Q., R. Ratnayani, & L. Susilawati. (2015). Uji Aktivitas Antagonis Trichoderma Harzianum 11035 Terhadap Colletotrichum capsici TCKR2 dan Colletotrichum acutatum TCK1 Penyebab Antraknosa pada Tanaman Cabai. Seminar Nasional XII Pendidikan Biologi FKIP UNS 2015. Yogyakarta. 892-897.

Addy, H.S., N.F. Azizi, & P. Mihardja. (2016). Detection of Bacterial Wilt Pathogen and Isolation of Its Bacteriophage from Banana in Lumajang Area, Indonesia. International Journal of Agronomy, 8(5), 1-8.

Alfizar, M., & Fitri, S. (2013). Kemampuan Antagonis Trichoderma sp Terhadap Beberapa Jamur Patogen In Vitro. Jurnal Floratek, (8), 45-51.

Djereng, D.K., R. Kawuri, & Y. Ramona. (2017). Potensi Bacillus sp. B3 Sebagai Agen Biokontrol Penyakit Layu Bakteri yang Disebabkan oleh Ralstonia sp. Pada Tanaman Cabai (Capsicum annuum L.). Jurnal Metamorfosa, 4 (2), 237-246.

Dwiastuti, M.E., Fajri, M.N., & Yunimar. (2015). Potensi Trichoderma sp. Sebagai Agens Pengendali Fusarium sp. Penyebab Penyakit Layu pada Tanaman Stroberi (Fragaria x ananassa Dutch.). J. Hort, 25 (4), 331-339.

Gusnawaty, H.S ,Taufik, M., Triana, L., & Asniah. (2014). Karakterisasi Morfologis Trichoderma spp. Indigenus Sulawesi Tenggara. Jurnal Agroteknos, 4(2), 88-94.

Hamedo, H.A & Maklouf, A.M. (2016). Biological Defence of Some Bacteria Against Tomato Wilt Disease Caused by Ralstonia solanacearum. Minia Sci Bull, 27(2), 26-40.

Kasidal, N. Aidawati, & D.E. Adriani. (2019). Uji Efektifitas Agensia Hayati dalam Mengendalikan Penyakit Layu Bakteri Ralstonia solanacearum dan Meningkatkan Pertumbuhan Serta Hasil Tanaman Cabai (Capsicum annum). EnviroScienteae, 15 (3), 349-356.

Karamina, H., Wahyu, F., dan Tri, M. (2018). Penggunaan Trichoderma koningii Sebagai Pengendali Penyakit Layu bakteri oleh Ralstonia solanacearum Pada Pertumbuhan Tanaman kentang Varietas Granola. PROSIDING : Seminar Nasional Pembangunan Pertanian Indonesia dengan tema “Memperkuat Lumbung Pangan, Fundamental Ekonomi dan Daya Saing Globalâ€. Fakultas Pertanian Universtas Pembangunan Nasional “Veteran†Yogyakarta.

Konappa, N.M., Nirmala, D.D., & Srinivas C. (2013). Efficacy of Trichoderma asperellum Against Ralstonia solanacearum Under Greenhouse Conditions. India. Annalls of Plant Sciences, 2 (9), 342-350.

Konappa, N.M. & Srinivas C. (2012). In Vitro Screening of Bioantagonistic Agents and Plant Extracts to Control Bacterial Wilt (Ralstonia solanacearum) of Tomato (Lycopersicon esculentum). J Agric Technol, 8(3), 999–1015.

Manan, A., Endang, M., & Loekas S. (2018). Kemampuan Campuran Bacillus sp., Pseudomonas fluorescens, dan Trichoderma sp. untuk Mengendalikan Penyakit Layu Bakteri pada Tanaman Tomat. J Fitopatologi Indonesia, 14 (2), 63–68.

Paath, J.M. & M. Ratulangi. 2014. Aplikasi Trichoderma koningii dan Pseudomonas Berfluoresensi untuk Pengendalian Penyakit Cabai di Minahasa, Sulawesi Utara. Jurnal Fitopatologi Indonesia, 10(4), 133–137.

Prihatiningsih, N., & H.A. Djatmiko. (2016). Enzim Amilase Sebagai Komponen Antagonis Bacillus subtilis B315 terhadap Ralstonia solanacearum Kentang. Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan Tropika: Journal of Tropical Plant Pests and Diseases, 16 (1), 10-16.

Setyari, A. R., Aini, L.Q., dan Abadi, A.L. (2013). Pengaruh Pemberian Pupuk Cair Terhadap Penyakit Layu Bakteri (Ralstonia Solanacearum) Pada Tanaman Tomat (Lycopersicum Esculentum Mill.). Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan, 1(2), 1-80.

Soesanto, L., Endang, M., R.F. Rahayuniati, & R.S Dewi. (2013). Uji Kesesuaian Empat Isolat Trichoderma spp. dan Daya Hambat In Vitro Terhadap Beberapa Patogen Tanaman. Jurnal HPT Tropika, 13(2), 117–123.

Sopialena. (2018). Pengendalian Hayati dengan Memberdayakan Potensi Mikroba. Mulawarman University Press. Samarinda. 81-89p.

Suanda, I.W. (2016). Karakterisasi Morfologis Trichoderma Sp. Isolat JB dan Daya Antagonisme Terhadap Patogen Penyebab Penyakit Rebah Kecambah (Sclerotium Rolfsii Sacc.) Pada Tanaman Tomat. Prosiding Seminar Nasional MIPA 2016. FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha). Bali. ISBN 978-602-6428-00-4.

Suanda, I.W., & Ratnadi, N.W. (2015). Daya Antagonism Trichoderma sp. Isolat Local terhadap Jamur Patogen penyebab Penyakit Rebah Kecambah (Schlerotium rolfsii Sacc.) pada Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.). Jurnal EmaSains, 4(2), 155-162.

Syukur, M., Rachmi, Y., & Rahmansyah, D. (2016). Budidaya Cabai Panen Setiap Hari. Jakarta: Penebar Swadaya.

Ulum, S., Purnawati, A., Radiyanto, I., & Widiastuti, A.M. (2018). Mekanisme Penghambatan Metabolit Sekunder Pseudomonad fluorescent, Bacillus sp., dan Streptomyces sp. Terhadap Pertumbuhan Ralstonia solanacearum. SKRIPSI. Surabaya: Fakultas Pertanian Universitas Pembangunan Nasional “Veteran†Jawa Timur.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.