PENGARUH SUBTITUSI SEKAM PADI DAN KONSENTRASI AIR KELAPA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAMUR MERANG (VOLVARIELLA VOLVACEAE. BULL)

(1) * Novia Hermawati Mail (Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia)
(2) Ani Lestari Mail (Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia)
(3) Hayatul Rahmi Mail (Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Jamur merang merupakan jamur yang membutuhkan media tumbuh yang mengandung selulosa. Jerami padi yang digunakan sebagai media tumbuh jamur merang keberadaannya terbatas sehingga dibutuhkan media alternatif yang memiliki kualitas yang sama dengan jerami. Sekam padi merupakan salah satu dari pengolahan padi yang memiliki kandungan berupa selulosa, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai media tumbuh jamur merang.Dalam penelitian ini digunakan media tambahan berupa sekam padi dan pemberian konsentrasi air kelapa.Percobaan ini dilaksanakan di kumbung jamur merang, Desa Pacing Kecamatan Jatisari, pada bulan Juni hingga Juli 2021.Metode percobaan yang dilakukan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal dengan 4 ulangan. Terdapat 7 perlakuan yaitu A (tanpa perlakuan sekam padi dan air kelapa), B (sekam padi 75% + jerami 25%+ air kelapa 125 ml), C (sekam padi 75% + jerami 25% + 250 ml), D (sekam padi 50% + jerami 50%+ air kelapa 125 ml), E (sekam padi 50% + jerami 50%+ air kelapa 250 ml), F (sekam padi 25% + jerami 75%+ air kelapa 125 ml), G (sekam padi 25%+ jerami 75%+ air kelapa 250ml). apabila data dianalisis dengan sidik ragam dan uji taraf 5% menunjukkan hasil yang signifikan, maka dilakukan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5% untuk mengetahui perlakuan yang paling baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sekam padi dan konsentrasi air kelapa terhadap pertumbuhan dan hasil jamur merang (Volvariella volvaceae Bull) memberikan pengaruh yang tidak nyata pada setiap parameter.


Keywords


Jamur merang, sekam padi, air kelapa, jerami

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jap.v7i1.6808
      

Article metrics

10.31604/jap.v7i1.6808 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Arifestiananda, S. 2015. Pengaruh Waktu Pengomposan Media dan Dosis Kotoran Ayam Terhadap Hasil dan Kandungan Protein Jamur Merang.Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Jember.

Asyarita, S., dan Lestari, A. 2021. Uji Produktivitas Jamur Merang (Volvariella volvaceae) Bibit F4 Asal Cilamaya Dengan Berbagai Konsentrasi Media Tumbuh Substitusi Tongkol Jagung. Agrotekma. 5 (2): 122-131.

Bustamam, A. 2017. Pertumbuhan Jamur Merang (Volvariella volvaceae) Pada Media Tumbuh Jerami Padi dan Limbah Sekam. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala Aceh. 2 (4) : 1- 44

Farid, A. 2014. Pengaruh Pengomposan dan Macam Sumber Karbohidrat Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jamur Merang. Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Jember.

Irawati, W. 2017. Pengaruh Ketebalan Media dan Pemotongan Jerami Terhadap Produksi Jamur Merang. Jurnal Hutan Tropis. 5 (1): 56-63.

Mayun, I. A. 2007. Pertumbuhan Jamur Merang (Volvariella volvaceae). Agritop. 26(3): 124-128.

Murbandono. 2002. Membuat Kompos. Penebar Swadaya, Jakarta.

Riduwan, M., Hariyono, D., dan Nawawi, M. 2013. Pertumbuhan dan Hasil Jamur Merang (Volvariella volvacea) Pada Berbagai Sistem Penebaran Bibit dan Ketebalan Media . Jurnal Produksi Tanaman. 1(1): 70-79.

Roza, M. E., dan Fifendy, M. 2019. Efektivitas Air Kelapa (Cocos nucifera L.) Pada Produksi Jamur Merang (Volvariella volvaceae) Dengan Menggunakan Media Alang-Alang (Imperata cylindrica L.). Universitas Negeri Padang. 4(2): 1-8.

Setyono, Gatot, dan Ademarta, R. 2016. Pengaruh Ketebalan dan Komposisi Media Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jamur Merang. Agritrop Jurnal: 47-53.

Sinaga, M. S. 2016. Budidaya Jamur Merang.Penebar Swadaya, Jakarta.

Widyastuti, B. 2008. Budidaya Jamur Merang Jamur Kancing (Champignon) .Penebar Swadaya. Jakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.