INTENSITAS SERANGAN HAMA PADA BERBAGAI SISTEM TANAM DENGAN BERBAGAI GENOTIPE JAGUNG (Zea mays L.) HIBRIDA

(1) * Grace Selia Banjar Nahor Mail (Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia)
(2) Dedi Ruswandi Mail (Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia)
(3) Muhammad Syafi’i Mail (Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia)
(4) Sugiarto Sugiarto Mail (Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Peningkatan produksi jagung dapat dilakukan melalui sistem tanam yang berbeda dengan pemberian berbagai genotipe jagung hibrida yang mampu menekan tingkat kerusakan akibat serangan hama. Tujuan penelitian untuk mendapatkan respon sistem tanam terbaik pada berbagai genotipe jagung hibrida. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi, sebagai petak utama yaitu sistem tanam dengan 3 taraf (monokultur jagung, tumpangsari jagung+kedelai, tumpangsari jagung+ubi) dan anak petak yaitu genotipe hibrida dengan 22 taraf (DR 4 x MDR 7.2.3, DR 4 x MDR 16.6.14, DR 5 x MDR 18.8.1, DR 6 x DR 7, DR 7 x DR 8, DR 8 x MDR 18.8.1, DR 8 x DR 9, DR 8 x MDR 1.1.3, DR 10 x MDR 9.1.3, DR 11 x DR 16, DR 14 x DR 18, DR 19 x DR 20, MDR 3.1.4 x MDR 18.5.1, MDR 3.1.2 x MDR 153.14.1, MDR 7.4.3 x DR 18, MDR 7.4.3 x MDR 18.8.1, MDR 7.4.3 x MDR 1.1.3, MDR 9.1.3 x MDR 1.1.3, MDR 18.8.1 x MDR 7.1.9, MDR 153.3.2 x MDR 8.5.3, BR 154 x MDR 18.8.1, BR 154 x MDR 153.3.2) dengan 3 kali ulangan. Hasil penelitian terdapat pengaruh interaksi antara berbagai sistem tanam dengan berbagai genotipe jagung hibrida terhadap semua parameter yang diamati. Perlakuan s1g9, s1g22 mampu menekan intensitas serangan hama lalat bibit, perlakuan s1g9, s1g13, s1g20, s2g3, s2g4, s2g17 mampu menekan intensitas serangan hama ulat grayak, perlakuan s1g3, s1g4, s1g9, s1g17, s2g9, s2g20, s2g22 mampu menekan intensitas serangan hama penggerek batang jagung, perlakuan s1g9 mampu menekan intensitas serangan hama penggerek tongkol jagung.


Keywords


Genotipe, Hama, Sistem Tanam

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jap.v6i2.5032
      

Article metrics

10.31604/jap.v6i2.5032 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Fattah, A., dan Hamka. 2008. Tingkat Serangan Hama Penggerek Tongkol, Ulat Grayak, dan Belalang pada Jagung di Sulawesi Selatan. Prosiding Seminar Nasional Serelia. 3 – 4 Oktober 2011. Maros (ID). Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sulawesi Selatan.

Karyawati A. S, B Waluyo & N. Basuki. 2010. Evaluasi Penampilan Plasma Nutfah Jagung Dan Galur Kedelai Hasil Mutasi Untuk Tumpangsari Menggunakan Ugmented Design. Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya.

Van Emden, H.F. 1989. Pest Control. 2nd edition. Edward Arnold. London. 117 pp.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.