KAJIAN PUPUK MAP DAN KNO3 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT (Solanum lycopersicum L.)

(1) * Putri Choirunnissa Mail (Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Slamet Riyadi Surakarta, Indonesia)
(2) Avisema Sigit Saputro Mail (Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Slamet Riyadi Surakarta, Indonesia)
(3) Priyono Priyono Mail (Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Slamet Riyadi Surakarta, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


>Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis yang tepat dan pengaruh pemberian pupuk MAP (Mono Ammonium Phosphate), pupuk KNO3 (Potassium Nitrate), serta interaksi antara keduanya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 6 November 2025 hingga 14 Februari 2026 di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian UNISRI yang terletak di Jalan Jaya Wijaya No.384, Kadipiro, Banjarsari, Surakarta, pada ketinggian ± 130 mdpl dengan jenis tanah grumusol. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah dosis pupuk MAP (M) dengan empat taraf: 0 g, 7,5 g, 15 g, dan 22,5 g/tanaman. Faktor kedua adalah dosis pupuk KNO3 (K) dengan empat taraf: 0 g, 3 g, 6 g, dan 9 g/tanaman. Terdapat 16 kombinasi perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali, sehingga diperoleh 48 unit percobaan. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, warna daun, jumlah daun, muncul bunga pertama, jumlah buah, diameter buah, dan berat buah. Hasil penelitian dianalisis menggunakan sidik ragam (ANOVA), apabila terjadi beda nyata maka dilanjut dengan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) dengan taraf 5%.  menunjukkan bahwa pemberian pupuk MAP berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, diameter buah, dan berat buah, dengan dosis optimal untuk parameter berat buah adalah 15 g/tanaman. Pupuk KNO3 berpengaruh nyata terhadap muncul bunga, jumlah buah, diameter buah, dan berat buah, dengan dosis optimal untuk berat buah adalah 6 g/tanaman. Berdasarkan hasil analisis, tidak terdapat interaksi yang nyata antara pemberian pupuk MAP dan KNO3 terhadap seluruh parameter pertumbuhan maupun hasil tanaman tomat.


Keywords


KNO3, MAP, Tanaman Tomat

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jap.v11i1.24241
      

Article metrics

10.31604/jap.v11i1.24241 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Fitriyah, N., Rahmatika, W., dan melya Contesya, S. 2024. Kombinasi Pupuk Kandang Kambing Dan Kalium Nitrat (KNO3) Terhadap Pertumbuhan dan Kecepatan Berbunga Jagung (Zea mays saccharata). Viabel: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Pertanian, 18(1), 40-48.

Harven, P. P., Muzar, M., dan Syamsuddin, T. 2025. Pengaruh Dosis Pupuk Kno3 terhadap Komponen Hasil Dan Hasil Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.). Agronitas, 7(1), 521–529.

Maghfiratika, M., Suriyanti, S., dan Haris, A. 2023. Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum. L) Varietas Tajuk Pada Berbagai Dosis Pupuk Kandang Ayam dan Dosis KNO3. Agrotekmas Jurnal Indonesia: Jurnal Ilmu Peranian, 4(3), 309-316.

Maulidan, K., dan Putra, B. K. 2024. Pentingnya unsur hara fosfor untuk pertumbuhan tanaman padi. Journal of Biopesticides and Agriculture Technology, 1(2), 47-54.

Nasution, A. S. 2025. Kimia dan Ketahanan Pangan: Perspektif Petani Masa Depan. Banda Aceh: Serasi Media Teknologi.

Siahaan, W. S. 2024. Pengaruh Dosis Pupuk NPK dan Kombinasi Pupuk Kandang Ayam dengan Mikroorganisme Lokal terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) Skripsi. Universitas HKBP Nommensen, Medan.

Weihan, R. A., Sari, P. M., Jalil, M., dan Putra, I. 2024. Diferensiasi pertumbuhan vegetatif dari dua varietas bibit tanaman cabai (Capsicum annum L.) di Kabupaten Aceh Barat. Agrium: Jurnal Ilmu Pertanian, 27(2), 143-153.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.