*corresponding author
AbstractTeknik budidaya menggunakan sistem hidroponik DFT (Deep Flow Technique) merupakan alternatif teknik budidaya untuk meningkatkan produksi tanaman jenis sawi. Penambahan konsentrasi AB mix yang cukup dapat memenuhi ketersediaan unsur hara bagi tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi AB mix yang optimal untuk pertumbuhan dan hasil pada jenis sawi yang berbeda. Penelitian dilaksanakan di Screen House Agroteknologi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Perjuangan Tasikmalaya pada Bulan Juni sampai September 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial. Faktor pertama yaitu konsentrasi AB mix yang terdiri atas 3 taraf di antaranya 1000 ppm, 1100 ppm, dan 1200 ppm. Perlakuan konsentrasi AB mix yang optimal sebesar 1200 ppm berbeda nyata terhadap luas daun dan bobot basah tanaman. Perlakuan jenis sawi berbeda nyata terhadap tinggi tanaman (7 HST, 21 HST, dan 28 HST), jumlah daun (7 HST, 14 HST, dan 35 HST), luas daun, panjang akar, bobot basah dan kering tanaman. Terdapat interaksi antar perlakuan konsentrasi AB mix dan jenis sawi terhadap tinggi tanaman 35 HST, jumlah daun 21 HST dan 28 HST. KeywordsHidroponik, Kailan, Konsentrasi, Pakcoy, Sawi hijau
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jap.v11i2.22918 |
Article metrics10.31604/jap.v11i2.22918 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
Refbacks
- There are currently no refbacks.









Download