INOVASI PENGOLAHAN LIMBAH TERNAK MENJADI PUPUK KOMPOS SEBAGAI DAMPAK PEREKONOMIAN DAN LINGKUNGAN DI DESA WONOMERTO, KABUPATEN JOMBANG

(1) * Arsyta Wahyu Risnanda Mail (Fakultas Pertanian, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur, Indonesia)
(2) Anggie Nur Pranindhita Mail (Fakultas Pertanian, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur, Indonesia)
(3) Dona Wahyuning Laily Mail (Fakultas Pertanian, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Masalah lingkungan yang semakin menjadi perhatian global terutama di daerah pedesaan yang bergantung pada sektor pertanian dan peternakan. Desa Wonomerto di Kabupaten Jombang menghasilkan volume limbah ternak yang signifikan setiap hari. Pengelolaan kotoran ternak yang tidak tepat dapat menimbulkan masalah lingkungan seperti pencemaran air dan tanah serta menimbulkan bau tidak sedap. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam pengolahan limbah ternak menjadi pupuk kompos. Pupuk kompos dari limbah ternak memiliki banyak manfaat baik dari segi pertanian maupun lingkungan. Program ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan limbah ternak yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, serta mendorong inovasi lain di bidang pengelolaan limbah. Metode yang digunakan adalah Observasi Partisipatif Aktif, dengan melibatkan mitra seperti Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, perangkat Desa Wonomerto, dan GAPOKTAN. Hasil program ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah desa dan masyarakat dalam mengembangkan program pengelolaan limbah ternak yang berkelanjutan serta mendukung kesejahteraan ekonomi masyarakat.


Keywords


Inovasi Kompos, Limbah Ternak, dan Kesejahteraan Ekonomi.

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jap.v9i3.17130
      

Article metrics

10.31604/jap.v9i3.17130 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Aden, N. A. B., Anis Siti Nurrohkayati, Sigiet Haryo Pranoto, & Nurrohkayati, A. N. (2023). Pembuatan prototype mesin pencacah sebagai pengolah limbah organik untuk pupuk kompos dan pakan ternak. TEKNOSAINS : Jurnal Sains, Teknologi Dan Informatika, 10(1), 12–19. https://doi.org/10.37373/tekno.v10i1.251

Azmin, N., Irfan, I., Nasir, M., Hartati, H., & Nurbayan, S. (2022). Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos Dari Sampah Organik Di Desa Woko Kabupaten Dompu. Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(3), 137–142. https://doi.org/10.57218/jompaabdi.v1i3.266

Dewi S, F. M., & Kusnoputranto, H. (2022). Analisis Kualitas Kompos dengan Penambahan Bioaktivator EM4 dan Molase dengan Metode Takakura. Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan, 16(1), 67–73. https://doi.org/10.33860/jik.v16i1.1039

Mashadi, M., & Munawar, A. (2021). Pendampingan Pengembangan Kemasan Produk Bagi UMKM Kota Bogor. Jurnal Abdimas Dedikasi Kesatuan, 2(1), 115–120. https://doi.org/10.37641/jadkes.v2i1.1402

Rafi, M., Angkat, F. O., Alethea, G., & Dwipayana, A. D. (2024). Optimalisasi Pemilihan Rute Dan Moda Pada Proses Distribusi Produk Yang Kaitannya Dengan Biaya Logistik. Berkala Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi, 2(1), 162–171. https://doi.org/10.19184/berkalafstpt.v2i1.899

Umarie, I., & Holil, M. (2016). Tumpansari Tebu-Kedelai Crop Soybean (Glycine max L . Merrill ) On-Soybran Sugarcane Agritrop. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian 2 Agritrop, 1–11.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.