PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR (POC) BERBASIS URIN SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAYAM MERAH (AMARANTHUS TRICOLOR L.) VARIETAS MIRA F1

(1) * Rahmalia Megawati Mail (Universitas Singaperbangsa karawang, Indonesia)
(2) Sulistyo Sidik Purnomo Mail (Program Studi Agroteknologi, Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia)
(3) Mohammad Yamin Samaullah Mail (Program Studi Agroteknologi, Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Bayam merah menjadi komoditas yang potensial untuk dikembangkan. Kandungan nutrisi yang tinggi didukung dengan teknik penanaman yang baik menjadi peluang dalam budidaya dan pengembangan bayam merah. Pengembangan yang dilakukan dapat melalui pendekatan budidaya organik untuk menghasilkan kualitas yang baik serta ramah terhadap lingkungan. Penggunaan pupuk organik cair berbahan urin sapi menjadi alternatif yang bisa dikembangkan dengan penambahan bioaktivator dan molase dalam pengaplikasiannya. Pengkayaan nutrisi dilakukan dengan penambahan ekstrak tanaman rimpang sebagai upaya pemenuhan kebutuhan bagi pertumbuhan bayam merah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair (POC) berbahan urin sapi terhadap produktivitas bayam merah. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal yang terdiri dari enam perlakuan dan empat ulangan. Taraf perlakuan yang diberikan terdiri dari U0 hingga U5 secara berturut – turut terdiri dari kontrol, volume 50, 100, 150, 200, dan 250 ml/liter air. Data dihitung menggunakan analisis ragam dan uji lanjut Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh nyata pemberian POC berbasis urin sapi pada parameter tinggi tanaman dengan nilai 46,16 cm, jumlah daun 20,70 helai, luas daun 163,14 cm2, bobot segar tanaman 266,50 g, dan bobot segar tanaman per petak 791,50 g. Berdasarkan hasil perhitungan, pemberian POC berbasis urin sapi yang optimal terdapat pada perlakuan U3 (penambahan POC 150 ml/liter air).

Keywords


Bayam Merah; Pupuk Organik Cair; Urin Sapi

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jap.v8i4.15532
      

Article metrics

10.31604/jap.v8i4.15532 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Adianti, R., Proklamasiningsih, E., & N.D. Sasongko. (2019). Pertumbuhan dan kandungan flavonoid bayam merah (Alternanthera amoena Voss.) pada media tanam dengan pemberian asam humat dan urea. BioEksakta. 1(2): 91-95.

Badan Pusat Statistiik. (2022). Statistika Tanaman, Buah-buahan dan Sayuran Semusim Indonesia. BPS-RI. Jakarta.

Hartini, S., Soliha, S. M., & E. Manshur. (2019). Pengaruh konsentrasi urin kelinci terhadap pertumbuhan dan hasil bayam merah (Amaranthus gangeticus voss). Jurnal Ilmiah Respati. 10(1): 20 – 27.

Martajaya, M., (2018). Pertumbuhan dan hasil jagung manis (Zea mays Saccharata Stury) yang dipupuk dengan pupuk organik dan anorganik pada saat yang berbeda. Jurnal Ilmiah Budidaya. 2(2): 90 – 102.

Purwasih, R., & N. Mukminah. (2022). Pengaruh penggunaan rempah-rempah terhadap kualitas Pupuk Organik Cair. The 3rd National Conference of Applied Animal Science 2022.

Putra, S., & Samah, E. (2019). Respon Pertumbuhan Tanaman Bayam Hijau (Amaranthus Sp.) dengan Pemberian Pupuk Kandang Sapi dan Pemberian Urine Sapi. Ready Star-2. Vol 2(1): 375 – 388.

Rahma, M.Y., & F. Damayanti. (2021). Efektifitas pemberian pupuk organik endang kambing dan Pupuk Organik Cair urin kambing terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bayam merah (Althernanthera amoena Voss). 3(1): 54 – 65.

Sari, R., Chaniago, I., & Syarif, Z. (2020). Pupuk organik cair kulit pisang untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman stroberi (Fragaria vesca L). Gema Argo. 25(4): 38–43.

Satriyono, W., & Semeru, Ashari. (2019). Evaluasi tanaman bayam merah Amaranthus tricolor L. Jurnal Produksi Tanaman.7(9): 1762–1766.

Siswati, L & M. Rizal. (2017). Peningkatan pendapatan petani pertanian terpadu ternak sapi perah dan kelapa sawit di Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau. Jurnal Ilmu – Ilmu Peternakan. 20 (2): 51 – 58.

Yulianingsih, R. (2019). Peningkatan pertumbuhan dan hasil tanaman bayam merah (Amaranthus tricolor L.) dengan pemberian pupuk organik cair urine Sapi. PIPER, 15(28): 60 – 70.

Yusidah, I., & P. Nurirhani. (2022). Respon ketahanan tanaman bayam merah dengan induser limbah media tanam jamur merang terhadap serangan P. xylostella Agro Bali. 5 (3): 616 – 624.

Zakaria, A., & A.M. Wijaya. (2022). pengaruh pemberian nutrisi organik cair kipahit (Tithonia diversifolia) terhadap pertumbuhan tanaman bayam merah (Amaranthus tricolor L.) secara hidroponik. Agroscience.12(2): 207 – 224.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.