*corresponding author
AbstractABSTRAK Studi ini menyelidiki penggunaan metode juring tunggal dalam praktikum tebu (Saccharum officinarum), terutama varietas PA 13-03. Tujuan utama penelitian adalah untuk mengevaluasi kinerja pertumbuhan dan produktivitas tanaman tebu saat menggunakan metode juring tunggal. Metode eksperimen dilakukan dengan melakukan pengamatan menyeluruh terhadap pertumbuhan tanaman, parameter produktivitas, dan elemen lain yang berhubungan dengan masalah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menggunakan metode juring tunggal meningkatkan produksi tebu varietas PA 13-03. Parameter seperti tinggi, jumlah ruas, dan diameter batang termasuk dalam analisis pertumbuhan tanaman. Selain itu, parameter produktivitas seperti hasil gula dan berat tebu per tanaman juga diperiksa dengan cermat. Penanaman tebu varietas PA 13-03, parameter rata-rata tinggi, jumlah daun, dan diameter batang tanaman pada metode penanaman juring ganda lebih baik dibandingkan dengan metode juring tunggal. Sedangkan pada varietas PS 862 rata-rata tinggi tanaman pada ulangan 1 lebih baik, namun pada parameter jumlah daun dan diameter batang ulangan 2 lebih baik daripada ulangan 1. KeywordsJuring Tunggal, Tebu, Varietas PA 13-03
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jap.v8i4.15358 |
Article metrics10.31604/jap.v8i4.15358 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Amiroh, A., Pudyartono, P., & Rianto, A. (2019). Kajian perbanyakan bibit tebu (saccharum officinarum L.) menggunakan metode penanaman satu mata (single bud planting). Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian (Journal of Agricultural Science), 17(1), 93-102.
Diana, N. E. (2016). Pertumbuhan, produktivitas, dan rendemen pertanaman tebu pertama (plant cane) pada berbagai paket pemupukan. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 21(3), 159-166.
Diana, N. E., Yogi, Y. A., & Verona, L. (2021, March). Optimasi Pertumbuhan Melalui Aplikasi Pemupukan Pada Tanaman Tebu. In Prosiding Seminar Nasional Pertanian (Vol. 3, No. 1).
Djumali, D., & Lestari, L. (2017). Penampilan Tebu dari Benih Bagal dan Budchip pada Dua Tata Tanam di Lahan Kering. Indonesian Journal of Agronomy, 45(3), 299-307.
Endang, S., & Yasmini, S. (2019). PENGEMBANGAN PENANGKARAN BENIH TEBU (SACCHARUM OFFICINARUM L.) METODE SINGGLE BUD PLANTING UNTUK MENUNJANG SWASEMBADA GULA NASIONAL. PENGEMBANGAN PENANGKARAN BENIH TEBU (SACCHARUM OFFICINARUM L.) METODE SINGGLE BUD PLANTING UNTUK MENUNJANG SWASEMBADA GULA NASIONAL, 17(2).
Hutahaean, L., Ernawanto, Q. D., & Timur, B. P. T. P. J. (2015). Kelayakan usahatani tebu dengan sistem tanam juring ganda di Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Jurnal Agrotek Tropika. Perkecambahan Dan Pertumbuhan Awal Budset Dan Budchip Tebu (Saccharum officinarum L.) Yang Ditanam Pada Berbagai Posisi Mata Tunas., 8(3), 435. https://doi.org/10.23960/jat.v8i3.3980.
Khuluq AD. 2013. Arah Mata Tunas Menentukan Keberhasilan Pembibitan Budset Satu Mata. Diakses DariHttp://Perkebunan.Litbang.Pertanian.Go.Id/Wpcontent/Uploads/2013/04/Perkebunan_Infotekbun51Feb2013_21.Pdf Pada Juni 2020. Putra, E., Sudirman, A., Indrawati, W., Jurusan, M., Tanaman, B., Dan, P., Pengajar, S., & Budidaya, J. (2016).
Khuluq, A. D., & Mulyaningsih, S. (2016). Pertumbuhan dan produktivitas tebu pada beberapa paket tata tanam di lahan kering. Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy), 44(2), 211-220.
Putra, R. P. (2020). Pengaruh Pupuk Organik pada Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Tebu (Saccharum officinarum L.) Varietas GMP 2 dan GMP 3 (The Effect of Organic Fertilizer on Vegetative Growth of Sugarcane [Saccharum officinarum L.] GMP 2 and GMP 3 Varieties). Jurnal Agro Industri Perkebunan Jurnal AIP, 4(2), 60–68
Suhesti, E., Puryantoro, P., & Suryaningsih, Y. (2019). Pengembangan Penangkaran Benih Tebu (Saccharum Officinarum L.) Metode Singgle Bud Planting Untuk Menunjang Swasembada Gula Nasional. AGRIBIOS, 17(2), 98-103.
Refbacks
- There are currently no refbacks.









Download