(2) Regi Fernandez
(3) Widi Eka Apriani
*corresponding author
AbstractBunga kol memiliki peranan penting untuk kesehatan manusia, dikarenakan bunga kol mengandung vitamin dan mineral yang bagus untuk kesehatan tubuh. Seperti vitamin dan mineral yang terdiri dari vitamin A 90,0 mg, vitamin B1 0,1 mg, vitamin C 69,0 mg, protein 2,4 g, karbohidrat 4,9 g, Ca (Kalsium) 22,0 mg, P (Fosfor) 72,0 mg, Fe (Zat Besi) 1,1 mg, dan air 91,7 g serta kalori 25,0 kal pada setiap takaran saji 100 g. Produksi bunga kol di provinsi Bengkulu tahun 2020 sebesar 11.616,00 ton, pada tahun 2019 sebesar 10.761,00 ton. Sedangkan pada tahun 2018. produksi bunga kol sebesar 12.106,00 ton. Salah satu penyebab turunnya produksi bunga kol adalah adanya serangan hama ulat tritip. Ulat tritip (Plutella xylostella) merupakan hama utama bagi tanaman kubis, sawi, dan brokoli. Ulat ini menjadi masalah serius bagi para petani, dikarenakan ulat memakan daun yang masih muda serta menyerang titik tumbuh. Tingkat kerusakan tanaman yang diakibatkan oleh hama ulat tritip dapat menurunkan produksi dan kualitasnya tanaman kubis. Pestisida alami merupakan pestisida alternatif untuk mengendalikan serangan hama. Pestisida alami relatif mudah didapat,tersedia di alam, dan mudah terurai di alam sehingga tidak mencemarkan lingkungan atau ramah lingkungan. Salah satu tumbuhan yang berpotensi sebagai pestisida nabati yaitu brotowali (Tinospora cordifolia) yang memiliki Kandungan alkaloid (C18H21NO4), saponin (C27H42O3), triterpenoid (C30H48) dan tanin (C76H52O46). Ekstrak brotowali 80 ml/100 ml air mampu menekan mortalitas dan intensitas kerusakan pada fase vegetatif tanaman bunga kol. KeywordsBrotowali, Bunga kol, Ulat tritip
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/jap.v8i2.12306 |
Article metrics10.31604/jap.v8i2.12306 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Adria, N. 2015. Pengaruh Ekstrak Batang Brotowali (Tinospora Crispa L.) Terhadap Aktifitas Makan dan Mortalitas Ulat Grayak (Spodotera litura F.). Skripsi. STKIP PGRI Sumatera Barat Padang.
Amir, A., dan Harahap, L. H. 2018. Prospek Pemanfaatan Metabolisme Sekunder pada Tanaman Penghasil Biopestisida sebagai Salah Satu Alternatif untuk Perlakuan Karantina Tumbuhan.
Asfi, S. H., Rahayu, Y. S., dan Yuliani. 2015. Uji Bioaktivitas Filtrat Rimpang Jahe Merah (Zingiber officinale) Terhadap Tingkat Mortalitas Dan Penghambatan Aktifitas Makan Larva Plutella Xylostella Secara In-Vitro. Jurnal LenteraBio 4(I): 50-55.
Asis, I. H. Z., 2016. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Batang Brotowali (Tinospora crispa L. Miers) Terhadap Beberapa Bakteri Patogen. Program Studi Farmasi Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Alauddin. Makassar.
BPS (Badan Pusat Statistik.). 2021. Luas Panen Produksi Dan Produktifitas Kembang Kol Di Provinsi Bengkulu Tahun 2018-2019. Bengkulu.
Florest, P., Navarro, S., dan Fenoll, J. 2022. Penilaian reklamasi air limbah pertanian yang tercemar residu insektisida untuk irigasi tanaman selada menggunakan tenaga surya. Jurnal polusi lingkungan 1(2):118-367.
Fransiska, G. D. dan Sri, H. P. 2017. Respon Pemberian Pupuk Organik dan
Anorganik Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kubis Bunga (Brassica oleracea L.) Dataran Rendah. Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan 1(2): 1-10.
Refbacks
- There are currently no refbacks.









Download