PENGARUH INTENSITAS PENYIRAMAN DAN PEMBERIAN ZPT ALAMI TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.)

(1) * Amir Mahmud Mail (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
(2) Qorry Hilmiyah Harahap Mail (Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh aplikasi beberapa dosis kompos Leguminosa dan pupuk daun Neo Kristalon terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L). Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Batang Ayumi Julu, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, Ketinggian tempat ± 350 meter dari permukaan laut. Racangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial, dengan dua faktor yang akan diteliti yaitu Faktor Perlakuan beberapa dosis kompos Leguminosa dan Faktor perlakuan pupuk daun Neo Kristalon. Dari hasil analisa statisk perlakuan beberapa dosis kompos Leguminosa menunjukkan pengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman umur 3, 5 dan 7 mst, jumlah daun umur 3, 5 dan 7 mst, jumlah anakan umur 3, 5 dan 7 mst, berat umbi per sampel dan berat umbi per plot. Dari hasil analisa statisk perlakuan pupuk Neo Kristalon menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap parameter jumlah daun umur 3 dan 5 mst, jumlah anakan umur 3, 5 dan 7 mst, berat umbi per sampel dan berat umbi per plot, tetapi tidak berpengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman umur 3, 5 dan 7 mst. Dari hasil analisa statisk interaksi kedua perlakuan menunjukkan pengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman umur 7 mst, jumlah daun umur 5 mst, jumlah anakan umur 5 mst, berat umbi per sampel dan berat umbi per plot, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 3 dan 7 mst, jumlah daun umur 3 dan 7 mst, jumlah anakan umur 3 dan 7 mst.


Keywords


Pertumbuhan-Produksi-Bawang Merah- Leguminosa - Neo Kristalon

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jap.v8i2.11495
      

Article metrics

10.31604/jap.v8i2.11495 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Anominus. 2011, (http : // hortikultura. Litbang. Deptan.go.id/).

Anonim. 2006 , Road Map Pascapanen, Pengolahan, dan Pemasaran Hasil Bawang Merah, Jakarta: Direktorat Jenderal dan Pemasaran Hasil Pertanian.

Anonim. Rabu, 8 Juli 2009. Bisnis dan UKM. Semarang: Suara Merdeka.

Anonimus, 2006. Pupuk Neo Kristalon. CV. Saprotan Utama Semarang

Anonimus. 2008, Pedoman Bercocok Tanam Padi, Palawija, dan Sayuran. Badan pengendali Bimas. Jakarta dan Pengkajian Teknologi Pertanian ( IPPTP ). Mataram.

Hasibuan, B. E 2004. Ilmu Tanah, Bagian Kesuburan Tanah Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara. Medan

Kartini, N.L 2007. Pengaruh Pemberian Pupuk Kompos Terhadap Pertumbuhan Vegetative Tanaman Cabai Rawit. Skripsi. Fakultas pertanian. Universitas Brawijaya. Malang.

Krishnawati, D. 2003. Leguminosa Untuk Kesuburan Tanaman. Agromedia Pustaka. Jakarta.

Marsono dan P. Sigit. 2001, Pupuk Akar, Daun jenis dan Aplikasinya. PT. Penebar Swadaya, Jakarta

Masnur, 2001. Kompos sebagai sumber hara tanaman . Instalasi Pendidikan

Mulat, T. 2003. Membuat dan Memanfaatkan Kompos Pupuk Organik Berkualitas. Agromedia Pustaka. Jakarta.

Rukmana, R. 2002. Bawang Merah. Penerbit Yokyakarta

Sardan Marbun. 2009. Segalanya untuk Rakyat. Jakarta: Tabloid Sambung Hati

Sunarjono, H. 2003. Bertanam 30 Jenis Sayuran. Penebar Swadaya, Jakarta

Tim Bina Karya Tani. 2008. Pedoman Bertanam Bawang Merah. Bandung: Penerbit Yrama Widya.

Wibowo, Singgih, Budi Daya Bawang Putih, Merah dan Bombay, Jakarta: Penebar Swadaya, Cet – 16, 2007


Refbacks

  • There are currently no refbacks.