UJI PERTUMBUHAN MISELIA 5 ISOLAT HARAPAN FAPERTA UNSIKA DAN 2 TETUA JAMUR MERANG (VOLVARIELLA VOLVACEAE) PADA F2 MEDIA PDA DAN F3 MEDIA BAGLOG

(1) * Tita Puspitasari Mail (Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia)
(2) Ani Lestari Mail (Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia)
(3) Devie Rienzani Supriadi Mail (Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Jamur merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki pertumbuhan konsumsi perkapita paling tinggi dibandingkan dengan beberapa komoditas hortikultura lainnya. Jamur merang banyak digemari oleh kalangan masyarakat, selain kandungan gizi yang tinggi jamur merang juga memiliki manfaat bagi kesehatan. Keberhasilan budidaya jamur merang diawali dengan pemilihan bibit jamur yang baik dan berkualitas. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Singaperbangsa Karawang selama 2 bulan, dari bulan Desember 2022 hingga bulan Februari 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal dengan 5 ulangan. Terdapat 7 perlakuan, yaitu A (FP Putih), B (FP Semi), C (FP032), D (FP033), E (FP035), F (FP036), G (FP037).  Pengaruh perlakuan dianalisis menggunakan analisis ragam dan jika uji F taraf 5% signifikan, maka dilakukan uji lanjut menggunakan Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perlakuan E (FP035) memberikan hasil tertinggi pada F2 media PDA sebesar 7 cm memenuhi cawan petri pada saat hari ke-5 setelah inokulasi. Perlakuan C (FP032) memberikan hasil tertinggi pada F3 media baglog sebesar 8,328 cm.


Keywords


Miselia, Jamur Merang, Laju Pertumbuhan Miselia

   

DOI

https://doi.org/10.31604/jap.v8i2.11406
      

Article metrics

10.31604/jap.v8i2.11406 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Aini, Fitriah Nur., N.D. Kuswytasari. 2013. Pengaruh Penambahan Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) terhadap Pertumbuhan Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus). Jurnal Sains dan Seni Pomits. 2 (1) : 116 – 120

Aini, N., & Rahayu, T. 2015. Media Alternatif untuk Pertumbuhan Jamur Menggunakan Sumber Karbohidrat yang Berbeda. Seminar Nasional XII Pendidikan Biologi FKIP UNS 2015. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta

Arifestiananda, Sekarningrum. 2015. Pengaruh Waktu Pengomposan Media dan Dosis Kotoran Ayam Terhadap Hasil dan Kandungan Protein Jamur Merang. Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Jember, Jember

Dwiyani, R. 2015. Kultur Jaringan Tanaman. Pelawa Sari. Denpasar barat

Hassan, V.R. 2021. Pengaruh Penambahan Ampas Tahu dan Pupuk Super A-1 Pada Media Tanam Dengan Berbagai Konsentrasi Terhadap Produksi Jamur Merang (Volvariella volvaceae (Bull.) Singer). Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Singaperbangsa Karawang. Karawang.

Hermawati, N., Lestari, A., & Rahmi, H. 2022. Pengaruh Subtitusi Sekam Padi dan Konsentrasi Air Kelapa Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jamur Merang (Volvariella volvaceae). 7(1): 53–57.

Lestari, A., Jajuli, M. 2017. Isolasi, Karakterisasi, dan Produksi Inokulan Jamur Merang (Volvariella volvaceae bull. Ex. Fr) sing dari Beberapa Lokasi Budidaya di Karawang. Jurnal Agrotek Indonesia. 2(1):54-59

Lestari, A., N.W. Saputro., R. Adiansyah. 2019. Uji Laju Pertumbuhan Miselia Jamur Merang (Volvariella volvaceae) Lokasi Purwasari Terhadap Jenis Media Biakan Murni Dan Umur Panen Yang Berbeda. Jurnal Agrotek Indonesia. 4 (1) : 44 - 49.

Nurjanah, Serly. 2016. Pemanfaatan Ubi Jalar Ungu sebagai Media Pertumbuhan Bibit F0 Jamur Tiram dan Jamur Merang. [Skripsi] Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta

Oktavia, A., Sri Wantini. 2017. Perbandingan Pertumbuhan Jamur Aspergillus flavus Pada Media PDA (Potato Dextrose Agar ) dan Media Alternatif dari Singkong (Manihot esculenta Crantz). Jurnal Analis Kesehatan. 6 (2) : 625 – 631

Rendowaty, A., A. Djamaan., D. handayani. 2017. Waktu Kultivasi Optimal dan Aktivitas Antibakteri dari Ekstrak Etil Asetat Jamur Simbion Aspergillus unguis (WR8) dengan Haliclona fascigera. Jurnal Sains Farmasi & Klinis. 4 (2) : 49 - 54.

Riduwan, M., Hariyono, D., Nawawi, M., Budidaya, J., & Pertanian, P. F. 2013. Pertumbuhan Dan Hasil Jamur Merang (Volvariella Volvacea) Pada Berbagai Sistem Penebaran Bibit Dan Ketebalan Media. Jurnal Produksi Tanaman. 1(1): 70–79.

Setiyono., Gatot., R. Ademarta. 2011. Pengaruh Ketebalan Dan Komposisi Media Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Jamur Merang. Agritrop Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian. : 47 – 52.

Setyati, W.A., E. Martani., Subagiyo., M.Zainuddin. 2015. Kinetika Pertumbuhan dan Aktivitas Protease Isolat 36k dari Sedimen Ekosistem Mangrove, Karimunjawa, Jepara. Jurnal Ilmu Kelautan. 20 (3) : 163 – 169

Shah, Z.A., M. Ashraf and M. Ishtiaq Ch. 2004. Comparative Study on Cultivation and Yield Performance of Oyster Mushroom (Pleurotus ostreatus) on Different Substrates (Wheat Straw, Leaves, Saw Dust). Pakistan Journal of Nutrition 3(3): 158-160.

Sinaga, Meity. 2011. Budidaya Jamur merang. Penebar Swadaya. Jakarta

Sinaga, Meity. 2015. Budidaya Jamur Merang. Penebar Swadaya. Jakarta

Suparti, Lailia Zubaidah. 2018. Pertumbuhan Bibit F0 Jamur Tiram dan Jamur Merang pada Media Alternatif Tepung Biji Jewawut dengan Konsentrasi yang Berbeda. Jurnal Bioeksperimen. 4 (2): 52-60

Wahidah, B.F., F.A. Saputra. 2015. Perbedaan Pengaruh Media Tanam Serbuk Gergaji dan Jerami Padi Terhadap Pertumbuhan Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus). Jurnal Biogenenesis. 3 (1) : 11 -15.

Wahyudi, Agus. 2018. Pengaruh Variasi Suhu Ruang Inkubasi Terhadap Waktu Pertumbuhan Rhizopus Oligosporus Pada Pembuatan Tempe Kedelai. Jurnal Teknik Kimia. 3 (1) : 37 – 44.

Wiardani, I. 2010. Budidaya Jamur Konsumsi. Lily publisher. Yogyakarta

Yuliawati, Tetty. 2016. Pasti Untung dari Budidaya Jamur. Agro Media Pustaka, Jakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.