(2) Sukatno Sukatno
(3) Nadia Hermalia
(4) Ardini Hayati Harahap
(5) Nasywaa Aulia Siagian
(6) Hasmaliya Sagala
(7) Lilis Amelia Sari
(8) Nanda Aulia Rizki
(9) Aydil Saleh Harahap
(10) M. Bonar Nauli Harahap
*corresponding author
SariPenelitian ini bertujuan mengeksplorasi nilai-nilai budaya Mandailing yang terdapat di Bagas Godang Raja Najunggal serta menganalisis relevansinya sebagai landasan praktik konseling lintas budaya. Bagas Godang Raja Najunggal merupakan rumah adat bersejarah yang menyimpan kekayaan simbol, tradisi, dan nilai-nilai luhur masyarakat Mandailing yang masih lestari hingga kini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung, wawancara semi-terstruktur dengan penjaga Bagas Godang, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bagas Godang Raja Najunggal mengandung beragam nilai budaya Mandailing yang kuat, meliputi nilai kekerabatan (dalihan na tolu), nilai musyawarah mufakat, nilai religiositas, nilai keharmonisan dengan alam, serta nilai penghormatan terhadap leluhur. Nilai-nilai ini memiliki relevansi fungsional yang signifikan dalam praktik konseling lintas budaya, khususnya dalam membangun rapport, memahami dinamika keluarga, dan merancang intervensi yang kontekstual secara kultural. Penelitian ini menegaskan bahwa konselor yang memahami dan menginternalisasi nilai-nilai budaya lokal akan lebih efektif dalam membantu klien dari latar belakang Mandailing. Simpulan penelitian merekomendasikan agar nilai-nilai budaya Mandailing dijadikan referensi dalam pengembangan model konseling berbasis budaya lokal di Indonesia.
Kata KunciBagas Godang; budaya Mandailing; konseling lintas budaya; dalihan na tolu; nilai budaya lokal
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/ristekdik.2026.v11i3.%25p |
Article metrics10.31604/ristekdik.2026.v11i3.%p Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
Referensi
Albrecht, G. (2021). Earth emotions: New words for a new world. Cornell University Press. https://doi.org/10.7591/9781501715228
Corey, G., Corey, M. S., & Callanan, P. (2021). Issues and ethics in the helping professions (10th ed.). Cengage Learning.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2022). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE
Harahap, M., & Siregar, R. (2023). Konseling berbasis budaya Mandailing: Tantangan dan peluang di era kontemporer. Jurnal Bimbingan dan Konseling Nusantara, 6(1), 45–58. https://doi.org/10.23916/jbkn.v6i1.1023
Hartono, H., & Soedarmadji, B. (2022). Psikologi konseling (Edisi revisi). Kencana Prenada Media Group.
Lestari, S., & Setiawan, M. A. (2022). Efektivitas pendekatan konseling berbasis kearifan lokal pada komunitas adat di Indonesia. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 10(2), 112–124. Retrieved from https://doi.org/10.29210/147800
Lubis, H. (2022). Tradisi musyawarah dalam masyarakat Mandailing sebagai mekanisme resolusi konflik berbasis adat. Jurnal Antropologi Sosial dan Budaya, 8(1), 32–47. https://doi.org/10.24114/jasb.v8i1.3325
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.
Nasution, A., & Lubis, F. (2022). Kondisi dan upaya pelestarian rumah adat Mandailing di Kabupaten Tapanuli Selatan. Jurnal Warisan Budaya Indonesia, 3(2), 78–95. https://doi.org/10.55981/jwbi.v3i2.211
Pramudita, R., & Wibowo, M. E. (2023). Pengembangan model konseling indigenous berbasis kearifan lokal Nusantara. Jurnal Bimbingan Konseling, 12(1), 1–15. https://doi.org/10.15294/jubk.v12i1.4421
Rambe, S., & Situmorang, D. D. B. (2023). Integrasi nilai spiritual Islam-adat dalam praktik konseling di komunitas Mandailing. Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha, 14(1), 55–68. https://doi.org/10.23887/jibk.v14i1.4520
Ratts, M. J., & Pedersen, P. B. (2021). Counseling for multiculturalism and social justice (5th ed.). John Wiley & Sons. https://doi.org/10.1002/9781119584711
Ratts, M. J., Singh, A. A., Nassar-McMillan, S., Butler, S. K., & McCullough, J. R. (2021). Multicultural and social justice counseling competencies. Journal of Multicultural Counseling and Development, 49(1), 30–49. https://doi.org/10.1002/jmcd.12213
Siregar, P. (2023). Rumah adat sebagai arena reproduksi identitas budaya: Studi kasus di masyarakat Mandailing. Jurnal Kebudayaan dan Masyarakat, 5(2), 101–118. https://doi.org/10.47701/jkm.v5i2.3341
Sue, D. W., Sue, D., Neville, H. A., & Smith, L. (2022). Counseling the culturally diverse: Theory and practice (9th ed.). John Wiley & Sons. https://doi.org/10.1002/9781119842415
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-2). Alfabeta.
UNESCO. (2021). Convention for the safeguarding of the intangible cultural heritage. UNESCO Publishing. Retrieved from https://ich.unesco.org/en/convention
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
##submission.copyrightStatement##
RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING
ISSN 2541-206X (online) | ISSN: 2527-4244 (print)
Email: ristekdik@um-tapsel.ac.id







Download