KORELASI ANTARA POLA ASUH OTORITER DAN REGULASI EMOSI DALAM MEMBENTUK KEPERCAYAAN DIRI SISWA DI SMAN 1 TAPIN ENGAH

(1) * Dwi Sasmita Mukti Surat (Universitas Islam Kalimantan Muhamad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin, Indonesia)
(2) Eka Sri Handayani Surat (Universitas Islam Kalimantan Muhamad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin, Indonesia)
(3) Sabit Tohari Surat (Universitas Islam Kalimantan Muhamad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin, Indonesia)
*corresponding author

Sari


Pola asuh orang tua, khususnya pola otoriter, dapat berpengaruh terhadap cara siswa mengelola emosinya dan membangun kepercayaan diri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) korelasi yang signifikan antara pola asuh otoriter dengan kepercayaan diri siswa di SMAN 1 Tapin Tengah. (2) korelasi regulasi emosi dengan kepercayaan diri siswa di SMAN 1 Tapin Tengah. (3) apakah pola asuh otoriter dan regulasi emosi secara bersamaan berpengaruh terhadap tingkat kepercayaan diri. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 129 orang siswa. Teknik analisis yang digunakan adalah korelasi. Hasil penelitian ini yaitu (1) Terdapat korelasi yang signifikan antara pola asuh otoriter dengan kepercayaan diri siswa di SMAN 1 Tapin Tengah. (2) terdapat korelasi yang signifikan antara regulasi emosi dengan kepercayaan diri siswa di SMAN 1 Tapin Tengah. (3) terdapat korelasi yang signifikan antara pola asuh otoriter dan regulasi emosi dengan kepercayaan diri siswa di SMAN 1 Tapin Tengah.


Kata Kunci


Pola Asuh Otoriter, Regulasi Emosi, Kepercayaan Diri

   

DOI

https://doi.org/10.31604/ristekdik.2026.v11i01.73-80
      

Article metrics

10.31604/ristekdik.2026.v11i01.73-80 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

Referensi


Azzahra, A. A., Shamhah, H., Kowara, N. P., & Santoso, M. B. (2021). Pengaruh pola asuh orang tua terhadap perkembangan mental remaja. Jurnal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (JPPM), 2(3), 461.

Damarys, H. R. Pengaruh pola asuh permisif, peer support, dan religiusitas terhadap regulasi emosi remaja broken home (Bachelor's thesis, Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta).

Fitriani, L. (2015). Peran pola asuh orang tua dalam mengembangkan kecerdasan emosi anak. Lentera, 17(1).

Handayani, E. S., & Anisah, L. (2022). Peranan keluarga broken home terhadap perkembangan anak usia remaja di SMK N 2 BANJARMASIN. Prosiding Penelitian Dosen UNISKA MAB, (1).

Hidayati, N. I. (2014). Pola asuh otoriter orang tua, kecerdasan emosi, dan kemandirian anak SD. Persona: Jurnal Psikologi Indonesia, 3(01), 1-8.

Haryono, S. E. (2018). Pengaruh pola asuh orang tua terhadap kemandirian dan kemampuan regulasi emosi anak usia dini. Jurnal Warna: Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 3(1), 1-10

Lumenta, N., Wungouw, H. I., & Karundeng, M. (2019). Hubungan pola asuh orang tua dengan kematangan emosi remaja di SMA N 1 Sinonsayang. Jurnal Keperawatan, 7(1).

Mayar, F. (2013). Perkembangan sosial anak usia dini sebagai bibit untuk masa depan bangsa. AL-Ta Lim, 20(3), 459.

Syahrul, S., & Nurhafizah, N. (2021). Analisis pengaruh pola asuh orang tua terhadap perkembangan sosial dan emosional anak usia dini dimasa pandemi corona virus 19. Jurnal Basicedu, 5(2), 683-696.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##