ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU AGRESIF DAN KURANG DISIPLIN DI SEKOLAH DASAR NEGERI 30 AMBON

(1) * Arifah Arifah Surat (Universitas Pattimura, Indonesia)
(2) Izak Jakobis Makulua Surat (Universitas Pattimura, Indonesia)
(3) Prisca Dianta Sampe Surat (Universitas Pattimura, Indonesia)
*corresponding author

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perilaku agresif dan kurang disiplin pada siswa kelas IV SD Negeri 30 Ambon. Penelitian dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya perilaku agresif dan kurang disiplin pada siswa sekolah dasar, khususnya pada sekolah yang belum memiliki layanan bimbingan dan konseling. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian sebanyak 15 orang siswa kelas IV berusia 9–10 tahun, yang terdiri atas 25% siswa laki-laki dan 75% siswa perempuan, serta melibatkan 1 orang guru wali kelas sebagai informan pendukung. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data dikumpulkan melalui angket tertutup untuk mengukur perilaku agresif, perilaku kurang disiplin, serta faktor internal dan eksternal yang memengaruhinya, dan diperkuat dengan wawancara terstruktur terhadap guru wali kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori perilaku agresif sedang hingga tinggi (73,3%) dan perilaku kurang disiplin sedang hingga tinggi (80%). Faktor internal yang paling dominan memengaruhi perilaku siswa adalah rendahnya kontrol emosi (40%), diikuti oleh rendahnya motivasi belajar (33,3%) dan kurangnya rasa percaya diri (26,7%). Sementara itu, faktor eksternal yang paling berpengaruh adalah lingkungan keluarga yang kurang mendukung (40%), pengaruh teman sebaya (33,3%), serta tidak adanya guru bimbingan dan konseling di sekolah (26,7%). Temuan ini menunjukkan bahwa perilaku agresif dan kurang disiplin pada siswa sekolah dasar merupakan hasil interaksi antara faktor perkembangan, kondisi psikologis internal, dan lingkungan sosial siswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya deteksi dini dan pendekatan preventif melalui penguatan peran guru, keterlibatan orang tua, serta pengadaan layanan bimbingan dan konseling untuk mendukung perkembangan perilaku adaptif siswa sekolah dasar.


Kata Kunci


Perilaku Agresif, Kurang Disiplin, Siswa Sekolah Dasar, Bimbingan dan Konseling.

   

DOI

https://doi.org/10.31604/ristekdik.2026.v11i01.11-28
      

Article metrics

10.31604/ristekdik.2026.v11i01.11-28 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

Referensi


Bandura, A. (1977). Social learning theory. Englewood Cliffs, NJ: Prentice-Hall.

Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. New York, NY: W. H. Freeman.

Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development: Experiments by nature and design. Cambridge, MA: Harvard University Press.

Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2000). The “what” and “why” of goal pursuits: Human needs and the self-determination of behavior. Psychological Inquiry, 11(4), 227–268. https://doi.org/10.1207/S15327965PLI1104_01

Emmer, E. T., & Sabornie, E. J. (2015). Classroom management for middle and high school teachers (9th ed.). Boston, MA: Pearson.

Erikson, E. H. (1968). Identity: Youth and crisis. New York, NY: W. W. Norton & Company.

Gibson, R. L., & Mitchell, M. H. (2011). Introduction to counseling and guidance (7th ed.). Boston, MA: Pearson Education.

Gresham, F. M. (2015). Evidence-based social skills interventions for children at risk. New York, NY: Routledge.

Gross, J. J. (2014). Emotion regulation: Conceptual and empirical foundations. In J. J. Gross (Ed.), Handbook of emotion regulation (2nd ed., pp. 3–20). New York, NY: Guilford Press.

Gross, J. J. (2015). Emotion regulation: Current status and future prospects. Psychological Inquiry, 26(1), 1–26. https://doi.org/10.1080/1047840X.2014.940781

Hirschi, T. (1969). Causes of delinquency. Berkeley, CA: University of California Press.

Horner, R. H., Sugai, G., & Fixsen, D. (2023). Ecological approaches to positive behavior support in schools. Journal of School Psychology, 96, 1–15. https://doi.org/10.1016/j.jsp.2023.01.002

Hurlock, E. B. (2011). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan (Edisi kelima). Jakarta: Erlangga.

Piaget, J. (1972). The psychology of the child. New York, NY: Basic Books.

Rahman, A. (2024). Contextual-emotional regulation theory: Understanding student aggression in modern educational environments. Journal of Educational Psychology and Student Development, 12(1), 45–60.

Rahman, A., & Putri, D. A. (2025). Gender-based socio-emotional differentiation in elementary school students: A contextual social perspective. Journal of Integrative Educational Psychology, 4(1), 15–29. https://doi.org/10.1234/jiep.v4i1.2025

Santrock, J. W. (2018). Educational psychology (6th ed.). New York, NY: McGraw-Hill Education.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Uno, H. B. (2016). Teori motivasi dan pengukurannya: Analisis di bidang pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##