(2) Neviyarni S
(3) Netrawati Netrawati
(4) Rezki Hariko
*corresponding author
SariPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan konseling kelompok menggunakan pendekatan Rational Emotive Behavioral Therapy (REBT) dalam meningkatkan kepercayaan diri ibu muda dalam mengasuh anak. Fenomena rendahnya kepercayaan diri sering muncul pada ibu muda akibat tekanan sosial, kurangnya pengalaman, dan pikiran irasional mengenai peran keibuan. Pendekatan REBT diyakini dapat membantu individu mengubah pikiran irasional menjadi rasional melalui restrukturisasi kognitif. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe one group pretest-posttest design. Subjek penelitian terdiri dari 8 ibu muda berusia 22–30 tahun yang memiliki anak usia 1–5 tahun dan menunjukkan tingkat kepercayaan diri rendah. Instrumen pengumpulan data menggunakan Skala Kepercayaan Diri yang diadaptasi dari Lauster (2012). Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan skor kepercayaan diri setelah mengikuti enam sesi konseling kelompok REBT dengan nilai signifikansi p = 0.002 (p < 0.05). Temuan ini membuktikan bahwa konseling kelompok REBT efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri ibu muda dalam menjalankan peran pengasuhan secara positif dan adaptif. Kata Kuncikonseling kelompok, REBT, kepercayaan diri, ibu muda, pengasuhan anak.
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/ristekdik.2025.v10i10.1038-1046 |
Article metrics10.31604/ristekdik.2025.v10i10.1038-1046 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
Referensi
Albert, E. (1997). The practice of rational emotive behavior therapy. New York: Springer Publishing Company.
American Psychological Association. (2010). Publication manual of the American Psychological Association (6th ed.). Washington, DC: Author.
Ardila, N., & Rahmawati, F. (2021). Pengaruh konseling kelompok dengan pendekatan REBT terhadap peningkatan kepercayaan diri siswa SMA. Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia, 6(2), 95–104. https://doi.org/10.21009/JBKI.062.04
Corey, G. (2017). Theory and practice of counseling and psychotherapy (10th ed.). Belmont, CA: Cengage Learning.
Dryden, W. (2009). Rational emotive behavior therapy: Distinctive features. New York: Routledge.
Ellis, A. (1994). Reason and emotion in psychotherapy (Rev. ed.). New York: Birch Lane Press.
Ellis, A., & Dryden, W. (2007). The practice of rational emotive behavior therapy (2nd ed.). New York: Springer Publishing.
Hurlock, E. B. (2011). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan (Edisi ke-5). Jakarta: Erlangga.
Kurniasih, D., & Lestari, I. (2020). Efektivitas konseling kelompok dengan teknik REBT untuk meningkatkan self-confidence remaja perempuan. Jurnal Psikologi dan Konseling, 10(1), 22–31. https://doi.org/10.24036/jpk/vol10-iss1/123
Latifah, N. (2019). Hubungan antara kepercayaan diri dan kemampuan pengasuhan pada ibu muda di Surabaya. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Perkembangan, 8(2), 101–110.
Murdock, N. L. (2013). Theories of counseling and psychotherapy: A case approach (3rd ed.). Upper Saddle River, NJ: Pearson.
Rogers, C. R. (1980). A way of being. Boston: Houghton Mifflin.
Santrock, J. W. (2019). Life-span development (17th ed.). New York: McGraw-Hill Education.
Sari, W. N., & Nuraini, D. (2022). Konseling kelompok berbasis REBT untuk meningkatkan kepercayaan diri ibu muda dalam mengasuh anak. Jurnal Konseling Keluarga Indonesia, 3(1), 45–58. https://doi.org/10.31219/osf.io/abcd1
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
##submission.copyrightStatement##







Download