(2) Ani Wardah
(3) Sabit Tohari
*corresponding author
SariPenanganannya pada siswa SMK PGRI 1 Martapura. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan untuk mendapatkan pemahaman mendalam. Subjek penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling, terdiri dari delapan siswa yang memiliki riwayat membolos, seorang guru Bimbingan dan Konseling, wali kelas, dan kepala sekolah. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal seperti kurangnya motivasi belajar, rasa malas, kebosanan terhadap materi pelajaran, serta stres dan kecemasan menjadi penyebab utama perilaku membolos. Faktor eksternal yang berpengaruh antara lain pengaruh teman sebaya, kurangnya pengawasan orang tua, kondisi keluarga yang kurang mendukung, serta suasana dan metode pembelajaran yang tidak menarik. Strategi penanganan yang diterapkan meliputi pemantauan kehadiran secara rutin, pemanggilan orang tua, edukasi tentang pentingnya kedisiplinan, konseling oleh guru BK, serta upaya menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan menarik. Kesimpulannya, penanganan perilaku membolos memerlukan pendekatan komprehensif dan kolaboratif antara sekolah, orang tua, dan lingkungan siswa. Kata KunciMembolos; Faktor Penyebab; Strategi Penanganan; Siswa SMK
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/ristekdik.2025.v10i9.934-947 |
Article metrics10.31604/ristekdik.2025.v10i9.934-947 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
Referensi
Abdussalam,H.,&Neviyarni, N.(2025). Faktor-Faktor Penyebab Perilaku Membolos Dan Implikasinya Dalam Bimbingan Dan Konseling Di SMK Negeri 6 Padang.AHKAM, 4(1), 166–181. Https://Doi.Org/10.58578/Ahkam.V4i1.49 64
Agustina, N. C., & Marnelly, T. R. (2025). Perilaku Membolos Siswa Di SMA Negeri 1 Dayun Kabupaten Siak. Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 5(1). Https://Doi.Org/10.53697/Iso.V5i1.2344
Agustina, R., Wicaksono, L., & Putri, A. (2025). Studi Kasus Terhadap Peserta Didik Yang Sering Membolos Di Kelas Viii Smp Negeri 4 Sungai Raya. Liberosis: Jurnal Psikologi Dan Bimbingan Konseling, 11(2), 31–40.
Anggriani, T., Handayani, A., Wahyu Lestari, F., & Author, C. (2024). Faktor Penyebab Perilaku Siswa Membolos Saat Pembelajaran Jarak Jauh (Pjj) Kelas X Mipa Di Sma Negeri 3 Pati. In Edunesia Journal: Indonesian Education Journal P-ISSN:-E-ISSN (Vol. 1, Issue 1). Bulan Juni.
Astuti, D. F. (2018). Pengaruh Konseling Kelompok Teknik Latihan Assertif Terhadap Perilaku Membolos Siswa Full Day School Kelas Xi Ipa Sma Swasta Darussalam Medan Tahun Ajaran 2017/2018
Baier,D.(2016). The School As An Influencing Factor Of Truancy. International Journal Of Criminology And Sociology, 5, 191–202. Https://Doi.Org/10.6000/1929-4409.2016.05.18
Bulantika, S. Z., Sari, R. P., & Fitriana, R. (2022). Efektifitas Layanan Konseling Individual Terhadap Perilaku Membolos Siswa Kelas Viii Semester Genap Smp Negeri 28 Bandar Lampung. Journal Of Guidance And Counseling Inspiration (JGCI), 3(2), 58–66.
Desryani. (2022). Peran Orang Tua Dalam Memotivasi Belajar Siswa Di Kelas Iv B Sd Negeri 67 Pekanbaru. Universitas Islam Riau.
Diana, F. E., Pandang, A., & Saman, A. (2023). Perilaku Membolos Dan Penanganannya (Studi Kasus Pada Siswa Smp Negeri 4 Alla Kab. Enrekang). Pinisi Journal Of Education.
Ernawati, Ika, & Ahzani, A. P. (2023). Pengaruh Bimbingan Kelompok Terhadap Pengendalian Diri Siswa Kelas VIII SMP. G-Couns: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 7(02), 349–357.
Adiyati, G. ., & Supriyanto, A. (2020). Penyebab dan dampak bagi seseorang yang melakukan tindakan plagiarisme dalam penulisan karya ilmiah. In Seminar Nasional Arah Manajemen Sekolah Pada Masa Dan Pasca Pandemi Covid-19.
Ahsan, K., Akbar, S., & Kam, B. (2022). Contract cheating in higher education: a systematic literature review and future research agenda. Assessment and Evaluation in Higher Education, 47(4), 523–539.
Aljarwaneh, S. . (2020). Reviewing and exploring innovative ubiquitous learning tools in higher education. Journal of Computing in Higher Education, 32(1), 57–73.
Antoroputri, Y. ., Priharsari, D., & Perdanakusuma, A. . (2022). Eksplorasi perspektif mahasiswa dalam penggunaan turnitin untuk menghindari plagiasi. Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi Dan Ilmu Komputer, 6(11), 5191–5195.
Azwar, S. (2019). Reliabilitas dan validitas (Edisi 4). Pustaka Belajar.
Baedowi, A. (2010). Plagiat. Media Indonesia.
Fal, A. . (2023). Chat GPT, kemajuan atau ancaman di bidang pendidikan. https://retizen.republika.co.id/posts/215435/chat-gpt-kemajuan-atau-ancaman-di-bidangpendidian.
Fauziah, H. . (2015). Fakor-faktor yang mempengaruhi prokrastinasi akademik pada mahasiswa fakultas psikologi uin sunan gunung djati bandung. Psympathic: Jurnal Ilmiah Psikologi, 2(2), 123–132.
Ferrari, J. R. (2010). Still procrastinating: The no-regrets guide to getting it done. Wiley.
Finnie-Ansley, J., Denny, P., Becker, B. ., Luxton-Reilly, A., & Prather, J. (2022). The robots are coming: Exploring the implications of OpenAI codex on introductory programming. ACM International Conference Proceeding Series, 10–19.
Huda, M. J. . (2016). Perbandingan prokrastinasi akademik menurut pilahan jenis kelamin di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. PALASTREN: Jurnal Studi Gender, 8(2), 423–438.
Kahneman, D., & Klein, G. (2009). Conditions for intuitive expertise: A failure to disagree. American Psychologist, 64(6), 515–526.
Klassen, R. M., Ang, R. P., Chong, W. H., Krawchuck, L. L., Huan, V. S., Wong, I. Y. F., & Yeo, L. S. (2010). Academic procrastination in two settings: Motivation correlates, behavioral patterns, and negative impact of procrastination in Canada and Singapore. Applied Psychology, 59(3), 361–379.
Klingsieck, K. . (2013). Procrastination in Different Life-Domains: Is Procrastination Domain Specific? Current Psychology, 32(2), 175–185.
Kompas. (2010). Penjiplakan makin merebak; Dua calon guru besar dicurigai menjadi plagiator.
Munif, A., Akbar, R. J., Tantra, R. I., & Ilavi, R. (2017). Rancang bangun sistem e-learning pemrograman pada modul deteksi plagiarisme kode program dan student feedback system. Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi, 15(1).
Rahmania, A. ., & Widodo, A. (2022). Role of procrastination for academic dishonesty among undergraduate students. Retrieved from Https://Www.Researchgate.Net/Publication/359330578.
Sahito, S., & Vaisanen, P. (2017). Effect of workload and academic procrastination on students’ attitude toward plagiarism. In In Teaching and Learning in Higher Education in Asia.
Santoso, H. (2015). Pencegahan dan Penanggulangan Plagiarisme.
Sattler, S., Graeff, P., & Mehklop, G. (2014). Investigating the effect of academic procrastination on the frequency and variety of academic misconduct: A panel study. Research in Higher Education, 55(7), 1–22.
Solomon, & Rothblum. (1984). Academic procrastination. frequency and cognitive behavioral correlates. Journal of Counseling Psychology, 31(4503–509).
Steel, P., & Ferrari, J. (2013). Sex, education and procrastination: An epidemiological study of procrastinators’ characteristics from a global sample. European Journal of Personality, 27(1), 51–58.
Steel, P., & Klingsieck, K. . (2016). Academic procrastination: Psychological antecedents revisited. Australian Psychologist, 51(1), 36–46.
Sugiyono. (2012). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R & D. Alfabeta.
Suhadianto. (2019). Academic procrastination in accredited “a” university students: Identification of causes, impacts and strategies for addressing. Makalah 3rd MIPC & 7th ARUPS Congress.
Yunita, E., Sinurat, H. P., & Sumanti, R. (2021). Tantangan plagiarisme dalam budaya penulisan karya tulis ilmiah. Jurnal Transformasi Administrasi, 11(2), 139–150.
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
##submission.copyrightStatement##







Download