(2) Nor Mita Ika Saputri
(3) Nurhasanah Pardede
*corresponding author
SariPenelitian ini menjelaskan tentang dampak keluarga broken home terhadap Motivasi belajar anak. tujuan yang dicapai adalah untuk mengetahui bagaimana dampak keluarga broken home terhadap motivasi belajar anak di Desa Sayurmaincat. Jenis penelitian ini adalah penelittian deskriptif, karena penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yaitu menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa: Broken home sangat berpengaruh dalam motivasi belajar anak. Pola asuh anak dalam keluarga juga akan mempengaruhi tingkat motivasi belajar anak. Motivasi juga adalah salah satu faktor yang mempengaruhi prestasi anak. Salah satu hal yang perlu membangkitkan semangat belajar adalah dengan adanya dorongan motivasi. Tetapi hal ini ternyata tidak semua anak broken home kehilangan motivasi belajarnya. Peran keluarga sangat penting bagi anak broken home. Dan semua kembali lagi kepada pilihan anak-anak yang mengalami broken home. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana instagram digunakan sebagai media untuk mengekpresikan dan membentuk ekstensi diri pada mahasiswa bimbingan dan konseling di Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenemonologi untuk menggali pengalaman subjektif para informan dalam menggunakan instagram sebagai bagian dari identitas dan eksistensi mereka. Informan dalam penelitian ini ada beberapa mahasiswa aktif menggunakan instagram untuk membagikan aktivitas, pemikiran, dan pencapaian mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instagram digunakan oleh mahasiswa sebagai sarana untuk menampilkan citra diri, memperoleh pengakuan sosial, dan membangun citra rasa percaya diri. Eksistensi diri terlihat dari cara mahasiswa mengelola unggahan, memilih konten, dan merespons interaksi sosial melalui fitur-fitur yang tersedia di instagram. Platform ini tidak hanya menjadi alat komunikasi visual, tetapi juga sibagai ruang untuk eksistensi sosial di era digital. Kata KunciInstagram; Eksistensi Diri; Mahasiswa; Fenomenologi; Media Sosial
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/ristekdik.2025.v10i11.1230-1237 |
Article metrics10.31604/ristekdik.2025.v10i11.1230-1237 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
Referensi
Al Keìpeìrawatan Indoneìsia, 11(1), 58-64. Beìeì.id. (2024). 10 Manfaat Instagram Untungkan Bisnis Anda. Diakseìs pada 6 Mareìt 2025, dari https://www.beìeì.id/blog/10-manfaat-instagram-untungkan-bisnis-anda.
Ardianto, E. (2020). "Eksisteìnsi Diri di Meìdia Sosial: Studi pada Mahasiswa dalam Meìnunjukkan Ideìntitas di Instagram." Jurnal Komunikasi dan Meìdia, 8(2), 112-124.
Boyd, D. M., & Ellison, N. B. (2007). Social Neìtwork Siteìs: Deìfinition, History, and Scholarship. Journal of Computeìr-Meìdiateìd Communication, 13(1), 210–230.
Boyd, D., & Ellison, N. (2007). Social Neìtwork Siteìs: Deìfinition, History, and Scholarship. Journal of Computeìr-Meìdiateìd Communication, 13(1), 210-230.
Caniago, R. L. (2017). Seìlfieì Seìbagai Wujud Meìningkatkan Eksisteìnsi Diri Mahasiswi Meìlalui Akun Instagram.
Creìsweìll, J. W. (2013). Qualitativeì Inquiry and Reìseìarch Deìsign: Choosing Among Fiveì Approacheìs (3rd eìd.). SAGE Publications.
Fitriyana, E., & Sari, H. KECENDERUNGAN ADIKSI SELFIE PADA MAHASISWA FAKULTAS KEPERAWATAN THE TENDENCY OF SELFIE ADDICTION OF NURSING STUDENTS. Rodneìy, A. (2014). Jill Walkeìr Reìttbeìrg. 2013. Canadian Journal of Sociology, 39(3), 433-437.
Goffman, E. (1959). Theì Preìseìntation of Seìlf in Eveìryday Lifeì. Ameìrican Journal of Sociology, 55(6), 1–17.
Holleìnbaugh, E. E., & Feìrris, A. L. (2014). Faceìbook seìlf-disclosureì: Examining theì roleì of traits, social coheìsion, and motiveìs. Computeìrs in Human Beìhavior, 30, 50-58.
Hootsuiteì & Weì Areì Social. (2023). Digital 2023: Indoneìsia.
Instagram Busineìss. (2024). How to useì Instagram for markeìting and branding. Reìtrieìveìd from www.busineìss.instagram.com1.
Goffman, E. (1959). Theì Preìseìntation of Seìlf in Eveìryday Lifeì. Anchor Books.
Kaplan, A. M., & Haeìnleìin, M. (2010). Useìrs of theì world, uniteì! Theì challeìngeìs and opportunitieìs of Social Meìdia. Busineìss Horizons, 53(1), 59-68.
Kaplan, A. M., & Haeìnleìin, M. (2010). Useìrs of theì World, Uniteì! Theì Challeìngeìs and Opportunitieìs of Social Meìdia. Busineìss Horizons, 53(1), 59-68.
Kominfo. (2022). Peìngguna Inteìrneìt di Indoneìsia 2022. Diakseìs dari www.kominfo.go.i
Kurniawati, E. (2021). Peìngaruh Instagram teìrhadap peìmbeìntukan citra diri reìmaja. Jurnal Komunikasi dan Meìdia, 8(2), 112-125.
Littleìjohn, S. W., & Foss, K. A. (2009). Theìorieìs of Human Communication. Wadsworth Ceìngageì Leìarning.
Meìrleìau-Ponty, M. (1962). Pheìnomeìnology of Peìrceìption. London: Routleìdgeì
Mulyana, D. (2016). Feìnomeìnologi seìbagai Peìndeìkatan dalam Peìneìlitian Komunikasi. Jurnal Ilmu Komunikasi, 14(1), 1-12.
Nasrullah, R. (2015). Meìdia Sosial: Peìrspeìktif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteìknologi. Bandung: Simbiosa Reìkatama Meìdia.
Nasrullah, R. (2016). Meìdia Sosial: Peìrspeìktif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteìknologi. Simbiosa Reìkatama Meìdia.
Nugroho, A. (2023). "Feìnomeìnologi dan Meìdia Sosial: Studi Kasus pada Peìngguna Instagram." Jurnal Onlineì Komunikasi. Diakseìs pada 5 Mareìt 2025, dari https://jurnal-komunikasi.com.
Pardeìdeì, N. (2016). Upaya Guru Bimbingan Dan Konseìling Meìngatasi Keìsulitan Beìlajar Siswa SMP Neìgeìri 7 Padangsidimpuan. Risteìkdik: Jurnal Bimbingan dan Konseìling, 1(1).
Praseìtyo, R., & Widyasari, P. (2021). "Instagram seìbagai Meìdia Peìmbeìntukan Citra Diri di Kalangan Mahasiswa." Jurnal Ilmu Komunikasi, 10(1), 45-58.
Rachmawati, I. (2007). Peìnggunaan Peìndeìkatan Feìnomeìnologi dalam Peìneìlitian Keìpeìrawatan. JurnCreìsweìll, J. W. (2016). Reìseìarch Deìsign: Peìndeìkatan Kualiatif, Kuantitatif, dan Mixeìd Meìthods. Yogyakarta: Pustaka Peìlajar
Rahmawati, A. (2019). "Feìnomeìnologi Peìnggunaan Instagram seìbagai Sarana Eksisteìnsi Diri pada Mahasiswa." Jurnal Psikologi Sosial dan Budaya, 6(3), 98-110.
Rahmawati, A., & Wahyuni, R. (2020). Instagram seìbagai Meìdia Eksisteìnsi Diri Mahasiswa. Jurnal Komunikasi Digital, 8(2), 112-125.
Rahmawati, D., & Suryadi, R. (2021). Peìngaruh Meìdia Sosial teìrhadap Eksisteìnsi Diri Mahasiswa. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 10(2), 120-135.
Rodneìy, A. (2014). Jill Walkeìr Reìttbeìrg. 2013. Canadian Journal of Sociology, 39(3), 433-437.
Sari, D. P., & Prameìswari, G. A. (2020). Instagram seìbagai meìdia eìksisteìnsi diri dalam eìra digital. Jurnal Ilmu Komunikasi, 12(1), 45-60.
Sartreì, J. P. (1943). Beìing and Nothingneìss: An Essay in Pheìnomeìnological Ontology. Routleìdgeì.
Sarwono, J. (2012). Meìtodeì Peìneìlitian Kuantitatif & Kualitatif. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Seìtiawan, D. (2022). "Dampak Meìdia Sosial teìrhadap Eksisteìnsi Diri Reìmaja." Kompasiana. Diakseìs pada 5 Mareìt 2025, dari https://www.kompasiana.com.
Statista. (2023). Global Instagram Useìr Statistics. Diakseìs dari www.statista.com
Statista. (2024). Numbeìr of Instagram useìrs worldwideì. Reìtrieìveìd from www.statista.com
Sugiyono. (2017). Meìtodeì Peìneìlitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Alfabeìta.
Sugiyono. (2017). Meìtodeì Peìneìlitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeìta.
Tajfeìl, H., & Turneìr, J. C. (1986). Theì Social Ideìntity Theìory of Inteìrgroup Beìhavior. Psychology of Inteìrgroup Reìlations, 7(2), 15-24.
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
##submission.copyrightStatement##







Download