(2) Neviyarni Neviyarni
(3) Netrawati Netrawati
(4) Rezki Hariko
*corresponding author
SariPendekatan cognitive behavior therapy (CBT) adalah pendekatan psikoterapi jangka pendek yang dirancang untuk memengaruhi emosi, perilaku, dan kognisi disfungsional, melalui prosedur sistematis yang berorientasi pada tujuan. Pendekatan ini memiliki karakteristik unik yang membedakannya dari sebagian besar pendekatan kelompok lain, karena bergantung pada prinsip dan prosedur metode ilmiah, dan prinsip pembelajaran yang diperoleh secara eksperimental. Pendekatan ini semakin banyak digunakan untuk masalah kesehatan mental, dan diterapkan dalam layanan bimbingan dan konseling kelompok sebagai intervensi untuk penanganan perilaku-perilaku maladaptive. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pendekatan CBT merupakan suatu metode terapi perilaku kognitif yang bertujuan untuk mengurangi tekanan dan disfungsi psikologis dengan mengeksplorasi dan mengatasi integrasi pikiran, perasaan, dan perilaku yang berkontribusi pada munculnya suatu masalah. Tujuan dan manfaat pendekatan CBT dalam bimbingan dan konseling kelompok sebagai preventif dan perbaikan perilaku maladaptive melalui penguasaan keterampilan praktis untuk membuat perubahan dalam pikiran, perilaku, dan emosi serta cara mempertahankannya dari waktu ke waktu. Peran pemimpin dalam kelompok CBT yaitu sebagai guru dan pendorong bagi anggotanya untuk mempelajari dan mempraktikkan keterampilan sosial dalam kelompok yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Tahapan pelaksanaan CBT dilakukan melalui tiga tahap yaitu; tahap awal, tahap kerja, dan pengakhiran.
Kata KunciCBT, bimbingan, konseling kelompok
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/ristekdik.2025.v10i1.063-076 |
Article metrics10.31604/ristekdik.2025.v10i1.063-076 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
Referensi
Barida, M., Widyastuti, D. A., & Krisphianti, Y. D. (2023). KONSELING KELOMPOK. K-Media.
Bhattacharya, L., Chaudari, B., Saldanha, D., & Menon, P. (2013). Cognitive behavior therapy. Medical Journal of Dr. D.Y. Patil University, 6(2). https://doi.org/10.4103/0975-2870.110294
Corey, G. (2014). Theory & Practice of Group Counseling Ninth Edition. Gengage Learning.
Creswell J. W, C. J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Sage.
Farid, D. A. M. (2021). Pengaruh Teknik Restrukturing Kognitif Dalam Konseling Kelompok Terhadap Prokrastinasi Akademik Mahasiswa Bimbingan Dan Konseling UNIPA Surabaya Di Masa Pandemi Covid-19. Buana Pendidikan: Jurnal Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Unipa Surabaya, 17(1), 76–83.
Lilis, L., & Herdi, H. (2023). Program layanan bimbingan dan konseling untuk mengatasi kecemasan berbicara siswa depan kelas. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(3), 1253–1260.
Maulana, M. A., & Hidayati, A. (2016). Penggunaan Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Diskusi Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Interpersonal Mahasiswa Bimbingan Dan Konseling Univet Bantara Sukoharjo Angkatan Tahun 2015/2016. Edudikara: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 1(1), 67–72.
Nisa, N. K., & Ridhani, A. R. (2022). Layanan Bimbingan dan Konseling Kelompok Untuk Mengembangkan Kemampuan Public Speaking. Proceeding: Islamic University of Kalimantan.
Sochting, I. (2014). Cognitive Behavioral Group Therapy Challenges and Opportunities. WILEY Balckwell.
Suryanti, H. H. S., & Hartini, S. (2020). Kolaborasi Bimbingan Kelompok Dan Konseling Kelompok Dalam Membentuk Karakteristik Mental Yang Sehat Mahasiswa. RESEARCH FAIR UNISRI, 4(1).
Teater, B. (2013). Gognitive Bahavioural Therapy. Collage of State Island.
Theory and Practice of Group Counseli... (Z-Library). (n.d.).
Tubagus, S., Jarkawi, J., & Farial, F. (2020). Upaya Guru Bimbingan Dan Konseling Dalam Mengatasi Perilaku Maladaptif Dengan Layanan Konseling Kelompok. Jurnal Consulenza: Jurnal Bimbingan Konseling Dan Psikologi, 3(2), 88–96.
Zed, M. (2008). Metode Penelitian Kepustakaan.
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
##submission.copyrightStatement##







Download