(2) Rosni Harahap
*corresponding author
AbstractPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pembelajaran bahasa responsif budaya terhadap hasil belajar dan literasi budaya mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen Pretest–Posttest Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 30 mahasiswa yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, masing-masing terdiri atas 15 mahasiswa. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, angket literasi budaya, dan lembar observasi. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, independent sample t-test, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen memperoleh rata-rata posttest hasil belajar sebesar 85,27, lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol sebesar 74,13. Literasi budaya mahasiswa juga mengalami peningkatan signifikan dengan skor rata-rata 88,40 pada kelompok eksperimen dan 76,13 pada kelompok kontrol. Nilai N-Gain kelompok eksperimen berada pada kategori sedang–tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa responsif budaya efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan literasi budaya mahasiswa. Keywordspembelajaran responsif budaya, hasil belajar, literasi budaya, pendidikan bahasa, mahasiswa.
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/linguistik.v11i1.244-151 |
Article metrics10.31604/linguistik.v11i1.244-151 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
James A. Banks Banks, J. A. (2019). An Introduction to Multicultural Education (6th ed.). Pearson.
Gay, G. (2018). Culturally Responsive Teaching: Theory, Research, and Practice (3rd ed.). Teachers College Press.
Hammond, Z. (2015). Culturally Responsive Teaching and the Brain. Corwin.
Claire Kramsch Kramsch, C. (2013). Culture in Foreign Language Teaching. Routledge.
Ladson-Billings, G. (2021). Culturally Relevant Pedagogy: Asking a Different Question. Teachers College Press.
Aronson, B., & Laughter, J. (2016). The Theory and Practice of Culturally Relevant Education: A Synthesis of Research Across Content Areas. Review of Educational Research, 86(1), 163–206.
Kemendikbud. (2017). Materi Pendukung Literasi Budaya dan Kewargaan. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
UNESCO UNESCO. (2022). Culture and Education Report.
Aronson, B., & Laughter, J. (2016). The Theory and Practice of Culturally Relevant Education: A Synthesis of Research Across Content Areas. Review of Educational Research, 86(1), 163–206.
Banks, J. A. (2019). An Introduction to Multicultural Education (6th ed.). Pearson.
Freire, P. (1970). Pedagogy of the Oppressed. Continuum.
Gay, G. (2018). Culturally Responsive Teaching: Theory, Research, and Practice (3rd ed.). Teachers College Press.
Hammond, Z. (2015). Culturally Responsive Teaching and the Brain. Corwin.
Kramsch, C. (2013). Culture in Foreign Language Teaching. Routledge.
Ladson-Billings, G. (2021). Culturally Relevant Pedagogy: Asking a Different Question. Teachers College Press.
Kemendikbud. (2017). Materi Pendukung Literasi Budaya dan Kewargaan. Jakarta: Kemendikbud.
UNESCO. (2022). Culture and Education Report.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Harvard University Press.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Linguistik: Jurnal Bahasa dan Sastra
issn online : 2548-9402 | issn cetak : 2541-3775
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Jl.Stn Mhd Arief No 32 Padangsidimpuan, Sumatera Utara
Email: jurnal.linguistik@um-tapsel.ac.id






Download