(2) Darmawan Wijaya
(3) Darmawan Wijaya
(4) Alwiyah Rahmatika
(5) Yuliandre Wijaya
(6) Kesumawaty Wijaya
*corresponding author
AbstractPenelitian ini bertujuan untuk memaparkan persamaan dan perbedaan frase bahasa Mandarin dan bahasa Inggris dalam pembentukan susunan kata pada kalimat yang dilakukan oleh mahasiswa STBA-PIA. Menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Instrumen yang dipakai untuk memaparkan persamaan dan perbedaan frase bahasa Mandarin dan bahasa Inggris dalam pembentukan susunan kata pada kalimat adalah contoh frase bahasa Mandarin dan bahasa Inggris yang masing-masing berjumlah seratus frase. Dari hasil analisis data, ditemukan ada empat persamaan, yaitu frase bahasa Mandarin yang dibentuk oleh frase predikat+objek, frase sejenis, frase menerangkan+diterangkan (kecuali yang kata keterangannya menerangkan tentang tempat dan waktu), dan frase predikat+menerangkan (kecuali yang kata keterangannya menerangkan tentang cara atau keadaan dan tingkat) sama dengan frase bahasa Inggris, serta ada empat perbedaan yaitu frase bahasa Mandarin yang dibentuk oleh frase subjek+predikat tidak dikenal di dalam bahasa Inggris, serta letak kata keterangan yang menerangkan waktu, tempat, cara atau keadaan dan tingkat kerap berbeda dengan letaknya di dalam bahasa Inggris. KeywordsPerbandingan Frase; Bahasa Mandarin; Bahasa Inggris Comparative Phrases; Mandarin; English
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/linguistik.v10i4.568-578 |
Article metrics10.31604/linguistik.v10i4.568-578 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Alwi, Hasan, dkk. (2003). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Edisi Ketiga. Jakarta: Balai Pustaka.
Chair, Abdul. (2003). Seputar Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.
Jonah Lin. (2006). Comparative Grammar of Chinese and English. Disertasi tidak diterbitkan. Hsinchu: National Tsing Hua University.
Li Li. (1998). A Comparison of Word Order in English and Chinese. Disertasi tidak diterbitkan. Tianjin: Nankai University.
Lingxia Jin. (2008). Markedness and Second Language Acquisition of Word Order in Mandarin Chinese. Disertasi tidak diterbitkan. Tucson: University of Arizona.
Miles, Matthew B. & A. Michael Huberman. (1992). Analisis Data Kualitatif. Diterjemahkan oleh Tjetjep Rohendi Rohidi. Jakarta: Universitas Indonesia Press.
Moleong, Lexy J. (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Newmark, Peter. (1981). Approach to Translation. Oxford: Pergamon Press, Ltd.
Nurhadi. (1995). Tata Bahasa Pendidikan Landasan Penyusunan Pelajaran Bahasa. Semarang: IKIP Semarang Press.
??? Pan Wenguo.(2010). ???????? (Comparison of English and Chinese). ?? (Beijing): ????? (The Commercial Press).
Richard Side dan Guy Wellman. (2000). Grammar and Vocabulary for Cambridge Advanced and Proficiency. Spanyol: Graficas Estella.
Ridwan, H. T. A. (1998). Dasar-dasar Linguistik Kontrastif. Medan: Universitas Sumatera Utara.
Robert J. Stenberg. (2006). Psikologi Kognitif Edisi Keempat. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
?? Zhang Bin. ?2000). ?????? (Modern Chinese: Sentence). ?? (Shanghai): ????????? (South China Normal University Press).
Zhao, Yong Xin. (2005). Intisari Tata Bahasa Mandarin. Bandung: Rekayasa Sains.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Linguistik: Jurnal Bahasa dan Sastra
issn online : 2548-9402 | issn cetak : 2541-3775
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Jl.Stn Mhd Arief No 32 Padangsidimpuan, Sumatera Utara
Email: jurnal.linguistik@um-tapsel.ac.id






Download