(2) Dafyar Eliadi
(3) Edi Mulyadi
*corresponding author
AbstractDistrik Kenyam Kabupaten Nduga merupakan salah satu wilayah di Provinsi Papua Pegunungan yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi akibat kondisi geografis yang didominasi pegunungan, lereng curam, curah hujan tinggi, serta keterbatasan infrastruktur dan aksesibilitas wilayah. Namun demikian, hingga saat ini masih terdapat kesenjangan antara tingginya potensi ancaman bencana dengan ketersediaan informasi spasial mengenai kawasan rawan bencana serta implementasi upaya mitigasi bencana yang berbasis pada karakteristik wilayah dan kerentanan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemetaan kawasan rawan bencana di Distrik Kenyam Kabupaten Nduga, mengidentifikasi upaya mitigasi bencana yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko bencana, serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kerawanan bencana di wilayah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas Sekretaris Daerah Kabupaten Nduga, Sekretaris BPBD Kabupaten Nduga, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Distrik, dan Kepala Kampung. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemetaan kawasan rawan bencana di Distrik Kenyam mengidentifikasi beberapa wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana banjir, tanah longsor, dan bencana hidrometeorologi lainnya. Upaya mitigasi bencana yang dilakukan meliputi pemetaan kawasan rawan bencana, peningkatan kapasitas masyarakat, sosialisasi kebencanaan, pelestarian lingkungan, penguatan sistem peringatan dini, serta koordinasi antarinstansi terkait. Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kerawanan bencana terdiri atas tingkat ancaman bencana, kerentanan masyarakat, dan kondisi lingkungan. Tingginya curah hujan, kondisi topografi yang kompleks, rendahnya kapasitas masyarakat, serta belum optimalnya pengelolaan lingkungan menjadi faktor utama yang meningkatkan risiko bencana di Distrik Kenyam. KeywordsKondisi Lingkungan; Kerawanan Bencana; Kerentanan Masyarakat; Mitigasi Bencana; Pemetaan Bencana.
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/justitia.v9i2.%25p |
Article metrics10.31604/justitia.v9i2.%p Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Adger, W. Neil. 2006. Vulnerability. Global Environmental Change, Vol. 16, No. 3, hlm. 268–281.
Aisha, M., Miladan, N., & Utomo, R. P. 2019. Kajian Kerentanan Bencana pada Kawasan Berisiko Banjir DAS Pepe Hilir, Surakarta. Jurnal Pembangunan Wilayah Dan Perencanaan Partisipatif, Vol. 12, hal. 205-2019.
Arsyad, Sitanala. 2010. Konservasi Tanah dan Air. Bogor: IPB Press.
Asdak, Chay. 2023. Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Burhanuddin. 1994. Analisis Administrasi, Manajemen, dan Kepemimpinan Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Burton, I., Kates, R. W., & White, G. F. 1993. The Environment as Hazard (2nd ed.). New York: Guilford Press.
Carter, W. Nick. 1991. Disaster Management: A Disaster Manager’s Handbook. Manila: Asian Development Bank.
Coppola, D. P. 2015. Introduction to International Disaster Management (3rd ed.). Oxford: Butterworth-Heinemann.
Cutter, S. L., Boruff, B. J., & Shirley, W. L. 2003. Social Vulnerability to Environmental Hazards. Social Science Quarterly, 84(2), 242–261.
Cutter, Susan L. 1996. Vulnerability to Environmental Hazards. Progress in Human Geography, Vol. 20, No. 4, hlm. 529–539.
Kodoatie, R. K., & Sjarief, R. 2010. Tata Ruang Air. Yogyakarta: Andi Offset.
Mahi, A. K., & Trigunarso, A. I. 2017. Perencanaan Pembangunan Daerah. Jakarta: Kencana.
Purwanto, Ngalim. 2007. Administrasi dan Supervisi Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Rijanta, R., dkk. 2018. Geografi Bencana: Ragam Ancaman dan Kerentanan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Riyadi, & Bratakusumah, D. S. 2003. Perencanaan Pembangunan Daerah: Strategi Menggali Potensi dalam Mewujudkan Otonomi Daerah. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Rustiadi, E., Saefulhakim, S., & Panuju, D. R. 2017. Perencanaan Pengembangan Wilayah. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Salusu, J. 1996. Pengambilan Keputusan Stratejik, Untuk organisasi Publik dan Organisasi Nonprofit. Jakarta: Grasindo.
Siagian, Sondang P. 1989. Filsafat Administrasi. Jakarta: Gunung Agung.
Smith, K., & Petley, D. N. 2009. Environmental Hazards: Assessing Risk and Reducing Disaster (5th ed.). London: Routledge.
Soerjani, Mohamad. 2005. Lingkungan Hidup: Pendidikan, Pengelolaan dan Kelangsungan Pembangunan. Jakarta: Yayasan Institut Pendidikan dan Pengembangan Lingkungan.
Tsauri, Sofyan. 2007. Administrasi dan Supervisi Pendidikan. Jember: Center for Society Studies.
United Nations Office for Disaster Risk Reduction (UNDRR). 2015. Sendai Framework for Disaster Risk Reduction 2015–2030. Geneva: United Nations.
Wisner, B., Blaikie, P., Cannon, T., & Davis, I. 2004. At Risk: Natural Hazards, People's Vulnerability and Disasters (2nd ed.). London: Routledge.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Jurnal Justitia : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora






Download