*corresponding author
AbstractPasca diberlakukannya UU No. 5 Tahun 1960 tentang Dasar-Dasar Pokok Agraria pada 24 September 1960, Hak tanah adat atau hak ulayat juga diaku oleh negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan dan kepastian status tanah adat pasca berlakunya UU No. 5 Tahun 1960 di negara Indonesia. Metode penelitian yang digunakan ialah yuridis normatif dengan pendekatan berupa peraturan perundang-undangan, konseptual, serta pendekatan historis. Teknik pengumpulan data ini melalui studi kepustakaan dengan analisis kualitatif yaitu dengan cara menelaah terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang berkaitan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bentuk perlindungan hukum terhadap tanah adat dikonversi menjadi hak milik sesuai dengan Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) yang diwujudkan melalui mekanisme pendaftaran tanah yang menghasilkan sertifikat tanah sebagai bukti kepemilikan yang sah.
KeywordsTanah Ulayat, Kepastian Hukum, UUPA
|
DOIhttps://doi.org/10.31604/justitia.v9i2.%25p |
Article metrics10.31604/justitia.v9i2.%p Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Apriani, D., & Bur, A. (2020). Kepastian Hukum Dan Perlindungan Hukum Dalam Sistem Publikasi Pendaftaran Tanah Di Indonesia. Jurnal Bina Mulia Hukum, 5(2), 220–239. https://doi.org/10.23920/jbmh.v5i2.11
Ayu, B., & Rahayu, M. I. F. (2019). Perlindungan Hukum Terhadap Hak Kepemilikan Tanah Adat Kei. Jurnal Bina Hukum Lingkungan, 3(2), 279–292. https://doi.org/10.24970/jbhl.v3n2.20
Ayu, I., Andini, C., Arya, G. A., & Dewi, P. (2024). Kepastian Hukum Atas Tanah Adat Yang Diklaim Menjadi Tanah Pribadi. Jurnal Kertha Semaya, 12(2), 123–136. https://doi.org/10.24843/KS.2024.v12.i02.p10
Mansur, A., Andika, R., Megana, P. T., & Grafiky, A. F. (2025). Implementasi Teori Hukum dalam Reformasi Hukum Agraria di Indonesia Abdullah. Presidensial : Jurnal Hukum, Administrasi Negara Dan Kebijakan Publik, 2(5), 33–39. https://doi.org/10.62383/presidensial.v2i1.439
Moniaga, R. R. G. W., Sondakh, J., & Korah, R. S. M. (2024). Perlindungan Hukum Hak-Hak Masyarakat Atas Tanah Adat Di Tengah Modernisasi. Lex Administratum, 12(4), 1–12. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/administratum/article/view/55712%0Ahttps
://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/administratum/article/download/55712/46473
Nugroho, S. S., Tohari, M., & Rahardjo, M. (2017). Monograf Terhadap Praktek Mafia Tanah. Pustaka Iltizam.
Nurcahyo, D. D., & Suhadi, N. (2017). Kajian Hukum Terhadap Pernerbitan Sertifikat Yang Diterbitkan Tanpa Dihadiri Oleh Saksi Batas. Yuriska : Jurnal Ilmiah Hukum, 5(1), 21–28. https://doi.org/10.24903/yrs.v5i1.174
Pangaribuan, M., Simanungkalit, D., Sinaga, E., Hutapea, N., Harahap, P., Mikael, G., & Nababan, R. (2024). Kepastian Hukum dalam Tanah adat dan UUPA yang mengatur Mengenai Tanah Adat. Jurnal Kajian Ilmu Hukum Dan Politik, 2(1), 276–286. https://doi.org/10.51903/jaksa.v1i3.1576
Permen No.3. (1997). Peraturan Menteri Negara Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 3 Tahun 1997 tentang Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah.
Pulungan, M. S. (2023). Menelaah Masa Lalu, Menata Masa Depan: Sejarah Hukum Tanah Ulayat dan Model Penanganan Konflik Sosialnya. Undang : Jurnal Hukum, 6(1), 235–267. https://doi.org/10.22437/ujh.6.1.235-267
Ramadhan, A. H., & Fahririn. (2024). Tantangan Dan Solusi Dalam Implementasi Undang-Undang Agraria Dan Hukum Adat Di Rempang. Jurnal Batavia, 1(5), 215–226.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Jurnal Justitia : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora






Download