Penggunaan Tepung Limbah Kulit Kopi (Coffea arabica L) Dalam Ransum Terhadap Kualitas Telur Burung Puyuh (Coturnix coturnix Javonica)

Chandra Mardinsyah Nasution, Aisyah Nurmi, Muharram Fajrin Harahap

Sari


Limbah kulit kopi belum dimanfaatkan petani secara optimal, kulit kopi bisa digunakan sebagai pakan karena kulit kopi mempunyai kecernaan protein sebesar 65 % dan 51,4 %.Penelitian ini telah dilaksanakan di kandang aneka ternak Mix Farming Experience (MFE) Fakultas Peternakan Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Padangsidimpuan selama 7 minggu, mulai  januari 2017 sampai maret 2017.Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan jumlah perlakuan (t) = 4, ulangan (n) = 6. Adapun susunan perlakuan ransum adalah sebagai berikut: penambahan tepung limbah kulit kopi sebesar 5%,10%,15%. Berdasarkan hasil penelitian terlihat bahwa pengaruh penggunaan tepung limbah kulit kopi (Coffea arabica L) dalam ransum terhadap (indeks putih telur, indeks kuning telur, haugh unit dan warna kuning telur) burung puyuh (Coturnix coturnix javonica) menghasilkan rataan tertinggi  pada setiap parameter kualitas telur terdapat pada perlakuan A0 (penambahan tepung limbah kulit kopi 0%), pada indeks putih telur memiliki rataan tertinggi sebesar 0,15, pada indeks kuning telur rataan tertinggi sebesar 0,52, pada haugh unit rataan tertinggi sebesar 61,70 dan rataan tertinggi pada warna kuning telur dengan nilai 4,83 dinyatakan sebagai warna kuning agak pucat dan rataan terendah dalam setiap parameter terdapat pada perlakuan R3 (penambahan tepung limbah kulit kopi 15%) pada indeks putih telur memiliki rataan terendah sebesar 0,12, pada indeks kuning telur memiliki nilai terendah sebesar 0,37 pada haugh unit memiliki nilai terendah sebesar 59,79 dan pada warna kuning telur memiliki rataan terendah dengan nilai 3,00 yang dinyatakan sebagai warna kuning pucat.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Akmal dan Filawati, 2008.Pemanfaatan Kapang Aspergillus nigersebagai Inokulan Fermentasi Kulit Kopi dengan Media Cair dan Pengaruhnya Terhadap Performans Ayam Broiler. Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu PeternakanAgustus, 2008, Vol. XI. No.3

Anggorodi, H.R. 1995. Nutrisi Aneka Ternak Unggas. PT Gramedia Pustaka Utama Jakarta

Azmi dan Gunawan. 2006. Hasil-hasil penelitian sistem intergrasi ternak dan tanaman.Prosiding lokakarya hasil pengkajian teknologi pertanian, Balai besar pengkajian dan pengembangan teknologi pertanian, balitbang pertanian bekerjasama dengan Universitas bengkulu. Halaman 91-95

Badan Pusat Statistik.2003. Hasil Produksi Kopi Di Indonesia. Jakarta.

Badan Pusat Statistika Tapanuli Selatan, 2013.Profil KecamatanSipirok.

Badan Standardisasi Nasional. 2008. SNI 3926:2008: Telur Ayam Konsumsi. Jakarta.

Chung, T.K. 2002.Yellow and red carotenoids for eggs yolk pigmentation.10th Annual ASA Southeast Asian Feed Technology and Nutrition Workshop.Merlin Beach Resort, Phuket, Thailand.

Hartadi 1990.Komposisibahanpakanuntuk Indonesia. Gajah mada University press :Yogyakarta.

Imai, C., A. Mowlah., and J. Saito. 1984. Storage Stability of Japanese Quail (Coturnix coturnix japonica) Eggs at Room Temperature.Poultry Science (1986) 65:474-480.

Kumar, R. And M. Singh. 1991. Tannins, their adverse role in ruminant nutrition. J. Agric.Food Chem. 32: 447 – 453.

NRC.1995 Nurtien Requirments of Demestic Animals No1 Nutrien Requirements of Poultry 7thcd.1977 NAS.NRC. Washington DC.

Romanoff, A. dan AJ.Rimanoff. 1963. The Avian Egg. Jhon Willeyand sons.Inc. New York.

SNI, 2006.Ransum burung puyuh.Badan Standarisasi Nasional. Jakarta.

Syamsir, E,S Soekarto,S. S Mansjoer. 1994 Studi Komparatif Sifat Mutu dan Fungsional Telur Puyuh dan Telur Ayam Ras.Buletin Tegnologi dan Industri Pangan. Bogor

Tandi, E. J. 2010. Pengaruh Tanin Terhadap Aktivitas Enzim Protease. Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner.Makasar

Yuwanta, 2007.Kualitas Telur. PT. Pembangunan Jaya.Yogyakarta.


Article Metrics

Sari view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Flag Counter View My Stats