PENGARUH PENAMBAHAN KUNYIT(Curcuma domestica) KEDALAM PAKAN AYAM BROILER

Woki Bilyaro

Abstract


Feed additive merupakan bahan tambahan yang sengaja ditambahkan kedalam pakan, biasanya dalam jumlah sedikit. Dari berbagai tanaman obat yang berkhasiat yang telah digunakan dan dimanfaatkan oleh manusia yang digunakan sebagai feed additive salah satunya adalah kunyit. Kunyit (Curcuma domestica) merupakan salah satu tanaman herbal yang banyak digunakan sebagai bahan tambahan yang memiliki kualitas baik apabila dicampurkan kedalam pakan unggas. Review artikel ini bertujuan untuk mengumpulkan dan  memberikan informasi tentang beberapa hasil penelitian yang menggunakan kunyit sebagai feed additive pada ransum ayam broiler. Penulis membuat review artikel ini dengan melakukan studi literatur. Karya tulis dikumpulkan dari jurnal nasional dan internasional yang diterbitkan dalam dua puluh tahun terakhir (2000-2020). Literatur dikumpulkan dari situs jurnal online terpercaya seperti Science Direct, NCBI, Research gate, PubMed, Google Cendekia, dan sumber daya elektronik terpercaya lainnya dengan kata kunci “Kunyit”, “ayam broiler”, “performa broiler”, “pertambahan bobot badan broiler” dan “feed additive”. Penambahan Kunyit (Tepung kunyit, ekstra kunyit dan sari kunyit) pada ransum ayam broiler dapat memilik pengaruh terhadap pertambahan bobot badan, bobot karkas dan rasio konversi ransum. Kadar pemberian kunyit kedalam ransum bervariasi antara 0.1-0.5%. Namun, dibeberapa kasus penelitian melaporkan bahwa tidak ditemukan adanya perbedaan nyata dari penambahan  kunyit dalam ransum ayam broiler. Hal ini diperkirakan belum ditemukannya dosis penambahan kunyit yang tepat kedalam ransum, sehingga tidak diperoleh hasil yang maksimal.


Keywords


Kunyit, Ayam broiler, Feed additive, pertambahan bobot badan broiler, rasio konversi pakan.

Full Text:

PDF

References


Adha, R. umay, Widjastuti, T., & Abun. (2016). Pengaruh penambahan tepung kunyit (Curcuma domestic val) dalam ransum terhadap performan ayam betina sentul putih pada priode grower (8-16 minggu). Pengaruh Penambahan Tepung Kunyit, 0, 1–9.

Adli, D. N., Chi, Y., Lee, J. W., & Sjofjan, O. (2019). Supplementation mannan-rich fraction (MRF) and/or combination with probiotic-enhanced water acidifier on dietary female broiler at 28 days as natural growth promoters (NGPs). Research Journal of Advanced Engineering and Science, 4(3), 427–429.

Agoes, H. A. (2010). Tanaman Obat Indonesia. Salemba Medika.

Al-Sultan, S. I. (2003). The effect of Curcuma longa (Tumeric) on overall performance of broiler chickens. International Journal of Poultry Science, 2(5), 351–353.

Alfian, A., Amin, N., & Munir, M. (2015). PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG LEMPUYANG (ZINGIBER AROMATICUM VAL) DAN TEPUNG KUNYIT (CURCUMA DOMESTICUS) TERHADAP KONSUMSI DAN KONVERSI RANSUM BROILER. Jurnal Galung Tropika, 4(1), 50–59.

Atmajaya, D. A. (2014). Pengaruh Ekstrak Kunyit (Curcuma domestica val) dan Temulawak (Curcuma xanthorriza roxb) dalam air minum terhadap persentase dan kualitas organoleptik karkas ayam broiler.[Skripsi]. Universitas Brawijaya.

Bintang, I. A. K., & Nataamijaya, A. G. (2005). Pengaruh penambahan tepung kunyit terhadap performans broiler. Pros. Seminar Nasional Teknologi Peternakan Dan Veteriner. Bogor, 12–13.

Durrani, F. R., Ismail, M., Sultan, A., Suhail, S. M., Chand, N., & Durrani, Z. (2006). Effect of Different Levels of Feed Added Turmeric (Curcuma Longa) on The Performance Of Broiler Chicks. Journal of Agricultural and Biological Science, 1(2), 9–11.

Hapsoh, H., & Yaya, H. (2011). Budidaya tanaman obat dan rempah. Unu Press.

Huda, A. (2007). Pengaruh Penggunaan Campuran Tepung Kunyit dan Jahe SebagaiFeed Aditif Terhadap Munculnya Gejala PenyakitChronic Respiratory Disearce(CRD) dan Snotpada Ayam Pedaging. Journal of Food System Research, 14(2), 70–75. https://doi.org/10.5874/jfsr.14.2_70

Jesika Widiawati, M., Muharlien, M., & Sjofjan, O. (2018). Effek Penggunaan Probiotik dan Tepung Kunyit (Curcuma domestica Val.) pada Pakan Terhadap Performa Broiler. TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production, 19(2), 105–110. https://doi.org/10.21776/ub.jtapro.2018.019.02.5

Kristia. (2000). Dan Tepung Daun Seligi ( Phyllanthus buxifolius ).

Pratikno, H. (2010). Pengaruh ekstrak kunyit (Curcuma Domestica Vahl) terhadap bobot badan ayam broiler (Gallus Sp). ANATOMIFISIOLOGI, 18(2), 39–46.

Rahmat, A., & Kusnadi, E. (2009). Peranan kunyit dalam memperbaiki performan ayam broiler yang mengalami cekaman panas. Seminar Nasional Peternakan Berkelanjutan Di Universitas Padjajaran, Bandung.

Ratriyanto, A., Indreswari, R., & Sudiyono, S. (n.d.). Efektivitas betain pada pakan ayam broiler rendah metionin berdasarkan parameter berat badan dan karkas. Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture, 27(1), 1–6.

Satria, A. T., Widodo, E., & Sjofjan, O. (2018). Pemberian kunyit dalam air minum untuk ayam broiler. Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan (Indonesian Journal of Animal Science), 18(1), 76–81.

Sinurat, A. P., Purwadaria, T., Bintang, I. A. K., Ketaren, P. P., Bermawie, N., Raharjo, M., & Rizal, M. (2009). The utilization of turmeric and curcuma xanthorrhiza as feed additive for broilers. Jurnal Ilmu Ternak Dan Veteriner, 14(2), 90–96.

Tantalo, S. (2012). Perbandingan performans dua strain broiler yang mengonsumsi air kunyit. Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan, 146–152.

Wahyu, J. (2004). Ilmu nutrisi unggas. yogyakarta. Gadjah Mada University Press.

Wirawati, C. U., & Putri, D. D. (2015). Penggunaan produk fermentasi dan kunyit dalam pakan terhadap performan ayam pedaging dan income over feed and chick cost. Zootec, 35(2), 379–389.




DOI: http://dx.doi.org/10.31604/jac.v5i1.3091

Article Metrics

Abstract view : 1239 times
PDF - 912 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Fakultas Peternakan Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Jl. Raja Inal Siregar, Tanggal, Padangsidimpuan, Sumatera Utara
Tel / fax : (0634) 21696 email : jurnal.peternakan@um-tapsel.ac.id
issn  Cetak  : 2548-3129    issn  Online : 2599-1736

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.