KONTRIBUSI KELEKATAN ORANG TUA TERHADAP PERILAKU KENAKALAN REMAJA DI SMPN X KOTA PADANG

Nanda Merlita, Mario Pratama

Abstract


Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi yang diberikan kelakatan orang tua terhadap perilaku kenakalan remaja siswa-siswi di SMPN X Kota Padang. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitif. Subjek penelitian adalah siswa-siswi SMPN X Kota Padang berusia 12-18 tahun. Sampel penelitian diambil melalui teknik Proportionate Sampling. Pada penelitian ini pengambilan data dilakukan dengan kuisioner yang berisikan skala penelitian. Skala yang digunakan adalah skala IPPA-R (Inventory Parents’ and Peer Attachment-Revised) dengan reliabilitas sebesar 0,879 pada skala kelekatan degan ibu dan 0,918 pada skala kelekatan dengan ayah. Pada skala perilaku kenakalan remaja memiliki reliabilitas sebesar 0,824. Hasil data yang telah di dapatkan peneliti dianalisis melalui uji regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS 20 For Window. Hasil dari uji regresi linear berganda menujukan nilai R2 sebesar 0,179. Hal ini mengartikan bahwa kelekatan dengan orang tua berkontribusi sebesar 17,9% dalam mengurangi perilaku kenakalan remaja siswa-siswi SMPN X Kota Padang. Sehingga H1 diterima dan H0 ditolak.


Keywords


Perilaku Kenakalan Remaja, Kelekatan Orang Tua, Remaja

Full Text:

PDF

References


Akbar, R. (2022, Januari 10). Pelajar SMP tewas dihujani bacokan saat tawuran.

RetrievedfromOkenews:https://news.okezone.com/read/2022/01/10/340/2530020/pelajar-smp-tewas-dihujani-bacokan-saat-tawuran.

Ariani, I. (2015). Nilai filosofis budaya matrilineal di minangkabau (relevansinya bagi pengembangan hak-hak perempuan di Indonesia). Jurnal Filsafat, 25(1), 32-55. Retrieved from https://media.neliti.com/media/publications/78825-ID-none.pdf

Armsden, G. C., & Greenberg, M. T. (1987). The inventory of parent and peer attachment: Individual differences and their relationship to psychological well-being in adolescence. Journal of Youth and Adolescence.https://doi.org/10.1007/BF02202939

Azizah, N. (2022, April 03). Hari pertama puasa, tawuran terjadi di sejumlah titik di Padang. Retrieved from Republika.co.id: https://www.republika.co.id/hari-pertama-puasa-tawuran-terjadi-di-sejumlah-titik-di-padang

Badan Pusat Statistik. (2021). Sumatera Barat dalam angka 2021. Berita Resmi Badan Pusat Statistik (1st ed., Issue 1). Badan Pusat Statistik.

Brillyana, A. Y. (2021). Peran keterlibatan ayah terhadap perilaku kenakalan remaja. Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental, 1(1), 379-386. doi: https://doi.org/10.20473/brpkm.v1i1.24757

Choon, L. J., Hasbullah, M., Ahmad , S., & Ling, W. S. (2013). Parental attachment , peer attachment and delinquency among adolescents in Selangor, Malaysia. Asian Social Science, 9(15), 2014-2015. doi:10.5539/ass.v9n15p214

Fazariah, S. N., Othman, R. H., Latif, A. C., & Jarimal, N. (2016). The relationship between parental attachment toward deliquency behavior among young offenders. Southeast Asia Psychology Journal, 3(-), 15-23. Retrieved from http://www.cseap.edu.my/sapj/

Feeney, J., & Noller, P. (1996). Adult attachment. London: SAGE Publication. Retrieved from https://archive.org/details/adultattachmen.

Fitriani, W., & Hastuti, D. (2016). Pengaruh kelekatan remaja dengan ibu, ayah dan teman sebaya terhadap kenakalan remaja di lembaga pembinaan khusus (LPKA) kelas II Bandung. Jurnal Ilmu Keluarga Dan Konsumen, 9(3), 206–217. doi: https://doi.org/10.24156/jikk.2016.9.3.206

Bastian, F. D., & Lukitaningsih, R. (2016). Studi tentang perilaku mengkonsumsi minuman beralkohol pada anak di bawah umur di Ponorogo. Jurnal BK, 0-216. Retrieved from https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/jurnal-bk-unesa/article/view/15116

Heylen, J., Vasey, M. W., Dujardin, A., Vandevivere, E., Braet, C., De Raedt, R., & Bosmans, G. (2016). Attachment and effortful control. The Journal of Early Adolescence, 37(3), 289–315. doi:10.1177/0272431615599063

Hoeve, M., Stams, G. J. J. M., Van Der Put, C. E., Dubas, J. S., Van Der Laan, P. H., & Gerris, J. R. M. (2012). A meta-analysis of attachment to parents and delinquency. Journal of Abnormal Child Psychology, 40(5), 771–785. https://doi.org/10.1007/s10802-011-9608-1

Hoffmann, J. P., & Dufur, M. J. (2018). Family social capital, family social bonds and juvenile delinquency. Americal Behavioral Science, 00(0), 1-20. doi:10.1177/0002764218787020

Hornor, G. (2019). Attachment disorders. Journal of Pediatric Health Care, 33(5), 612-622.doi:10.1016/j.pedhc.2019.04.017

Hurlock, E. B. (1980). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Kartono, K. (2020). Patologi sosial 2: kenakalan remaja. Jakarta: Rajawali Pers.

Lucktong, A., Salisbury, T. T., & Chamratrithirong, A. (2017). The impact of parental, peer and school attachment on the psychological well-being of early adolescents in Thailand. International Journal of Adolescence and Youth, 23(2), 235-249.

doi:10.1080/02673843.2017.1330698

Mirnawati, Nurfitriani, Zulfiarini, M. F., & Cahyati, H. W. (2018). Perilaku merokok pada remaja umur 13-14 tahun. Higeia Journal Of Public Health Reaserch and Development, 2(3), 396-405. doi: https://doi.org/10.15294/higeia/v2i3/26761

Nabila, F. (2020). Self-control dan attachment dengan orang tua terhadap kecenderungan kenakalan remaja di SMK Muhammadiyah 2 Malang. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

Papalia, D. E. (2014). Menyelami perkembangan manusia; Buku 1. Jakarta: Salemba Humanica.

Papalia, D. E. (2007). Menyelami perkembangan manusia; Buku 1. Jakarta: Salemba Humanica.

Purnama, R. A., & Wahyuni, S. (2017). Kelekatan (attachment) pada ibu dan ayah dengan kompetensi sosial pada remaja. Jurnal Psikologi, 13(1), 30–40. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.24014/jp.v13i1.2762

Salman, K. K., & Sari, Y. (2017). Hubungan antara kualitas attachment dengan delinquency pada Siswa korban divorce di SMA M Bandung. Prosiding Psikologi, 3(2), 976–982. doi : http://dx.doi.org/10.29313/.v0i0.7673

Santrock, J. W. (2007). Remaja: Jilid 2. Jakarta: Erlangga.

Sarwono, S. W. (2016). Psikologi remaja : Edisi revisi. Jakarta: Rajawali Pers

Simmons, C., Steinberg, L., Frick, P. J., & Cauffman, E. (2018). The differential influence of absent and harsh fathers on juvenile delinquency. Journal of Adolescence, 62, 9–17. doi:10.1016/j.adolescence.2017.10

Situngkir, R. B. G., & Wibowo, D. H. (2021). The correlation of peer conformity and juvenile delinquency. Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha, 12(3), 400-405. doi : https://doi.org/10.23887/jibk.v12i3.39026

Sumara, D; Humaedi, S; Santoso, M. D. (2017). Kenalakan remaja dan penanganannya. Penelitian & PPM, 4(kenkalan remaja), 129–389.

Wahyuni, D. (2018). Urgensi kelekatan orangtua-remaja dalam mencegah perilaku menyimpang pada remaja. Jurnal Ilmiah Kesejahteraan Sosial, 14(26), 111-120.




DOI: http://dx.doi.org/10.31604/jips.v9i9.2022.3355-3363

Article Metrics

Abstract view : 237 times
PDF - 129 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.