DILEMATIKA SISTEM PEMERINTAHAN NAGARI DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT ETNIS MANDAILING

Husni Setiawan

Abstract


Problematika penyelenggaraan pemerintahan desa seakan tidak kunjung selesai, masih terdapat beberapa kekurangan dalam pelaksanaanya. Masalah yang sering muncul adalah adanya dualisme kepemimpinan dalam kehidupan masyarakat. Yaitu kepemimpinan adat (informal) dan kepala desa (formal). Seperti yang terjadi di Nagari Rabi Jonggor, Kab. Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat. Di desa ini, etnis masyarakat adalah Mandailing, sedangkan sistem desa yang digunakan adalah nagari yang merupakan sistem masyarakat Etnis Minangkabau. Kondisi ini menimbulkan beberapa persoalan dalam pelaksanaanya, persoalan ini sekaligus menjadi tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi sistem pemerintahan nagari dalam kehhidupan masyarakat Etnis Mandailing. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenologi dengan informan yang telah ditentukan. Pengambilan data dengan tekhnik wawancara mandalam. Temuan dalam penelitian ini adalah pertama, Kelembagaan KAN tidak berjalan dengan baik. Kedua, pemahaman masyarakat tentang pelaksaan pemerintahan nagari masih rendah. Ketiga, Fungsi pengawasan BAMUS menjadi melemah.
Kata kunci: Pemerintahan Nagari, Elit Lokal, dan Etnis Mandailing


References


Bagong, Suyanto. 2005.Metode Penelitian Sosial. Jakarta: Kencana Prenada Media.

Doangsa, Situmeang. 2002.Dalihan Na Tolu Sistem Sosial Kemasyarakatan Batak. Jakarta: Dinas Kebudayaan dan Museum DKI Jakarta.

Ibrahim, Gultom. 2010. Agama Malin di Tanah Batak. Jakarta: Bumi Aksara.

Moleong, Lexy. 1998. Metodologi Penelitian Kualitatif. 1998

Nasution, H. Pandapotan. 2005.Adat Budaya Mandailing Dalam Tantangan Zaman. Medan:Forkala Prov. Sumatera Utara.

Perda Provinsi Sumatera Barat Nomor 2 Tahun 2007 Tentang Pokok-pokok Pemerintahan Nagari

Perda Pasaman Barat Nomor 2 Tahun 2008 Tentang Pemerintahan Nagari

Profil Nagari Rabi Jonggor Tahun 2014

Sumarni, Betty. 2007. Revitalisasi Peran Ninik Mamak Dalam Pemerintahan Nagari. Yogyakarta: JPP




DOI: http://dx.doi.org/10.31604/jips.v6i1.2019.41-50

Article Metrics

Abstract view : 1259 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 3746 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.