ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) PADA APARATUR SIPIL NEGARA DI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN KOLAKA

Nurul Qurrata Ayuni, Muh Akmal Ibrahim, Hasniati Hasniati

Abstract


Di era persaingan saat ini, sumber daya manusia selaku penggerak komponen prosedur, teknologi, dan struktur diharuskan untuk terus berkembang. Dalam suatu organisasi, faktor pemberdayaan mencerminkan aktivitas kerja individu yang aktif bekerja dimana individu dapat melakukan pekerjaannya. Pemberdayaan organisasi merupakan solusi dari peraturan ketenagakerjaan yang tinggi dimana karyawan diharapkan untuk kreatif dan berkolaborasi dalam organisasi yang dapat berdampak pada pencapaian fungsi efektivitas organisasi. Aparatur Sipil Negara (ASN) yang merupakan salah satu sumber daya manusia di lingkup pemerintah yang berperan sebagai aparatur negara yang melaksanakan kebijakan yang telah ditetapkan oleh pimpinan instansi pemerintah. Aparatur sipil negara (ASN) adalah pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang dilantik oleh pejabat pembina kepegawaian serta diberikan tugas dalam jabatan pemerintahan dan diberikan tugas negara lainnya kemudian digaji berdasarkan peraturan perundang-undangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dimana metode ini akan memberikan gambaran bagaimana Organizational Citizenship Behavior (OCB) aparatur sipil negara di Sekretariat Daerah Kabupaten Kolaka saat ini. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai Sekretariat Daerah Kabupaten Kolaka. OCB di lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Kolaka telah berjalan dengan baik dan setiap indikator OCB telah dimiliki oleh mayoritas ASN di Sekretariat Daerah Kabupaten Kolaka. Adapun untuk tingkat pencapaiannya Altruism berada pada tingkat pencapaian persentase sebesar 82,9 persen dengan kategori baik, Conscientiousness dengan skor 2271 dan persentase sebesar 84,1 persen berada pada kategori baik, Civic Virtue ada pada tingkat kategori baik dengan persentase sebesar 84,2 persen, Courtesy berada pada tingkat pencapaian paling tinggi dibandingkan indikator yang lain yaitu 87,4 persen dengan kategori sangat baik, dan Sportsmanship dengan jumlah item pernyataan 5 mencapai persentase sebesar 78,2 persen dan berada pada kategori baik. Adapun kesimpulan berdasarkan keterangan di atas terkait tingkat pencapaian setiap indikator dari OCB yaitu untuk variabel OCB berada pada tingkat pencapaian dengan persentase 83,4 persen dengan kategori baik.


Keywords


Perilaku, OCB (Organizational Citizenship Behaviour), Aparatur Sipil Negara

Full Text:

PDF

References


Herrenkohl, C.R., Judson G.T., & Heffner, A.J. 1999. Defining and Measuring Employee Empowerment. The Journal of Applied Behavioral Science, 35(3): 373- 389.

Ibrahim, Akmal dan Aslinda. 2017. Organizational Citizenship Behavior dan Kinerja Organisasi. Yogyakarta : Capiya Publishing

Luthans, F. 2011. Organizational Behavior : 12th Edition. New York : McGraw-Hill

Organ, D.W. 1988. Organizational Citizenship Behavior : The Good Soldier Syndrome. Lexington, MA : Lexington Books

Organ, D. W. 1997. Organizational Citizenship Behavior : It’s Construct Clean-Up Time. Human Performance, 10 (2).85-97

Organ, D.W., Podsakoff, P.M., and MacKenzie, S.B. 2006. Organizational Citizenship Behavior : It’s Nature, Antecedents, and Consequences. Sage Publications, Inc.

Robbins, S.P. and A. Judge, Timothy. 2011. Organizational Behavior : 14th Edition. New Jersey : Pearson Education

Spreitzer, G.M. 1995. Psychological Empowerment in the Workplace: Dimension, Measurement, and Validation. Academy of Management Journal, 38(5): 1442- 1465.




DOI: http://dx.doi.org/10.31604/jips.v9i1.2022.485-494

Article Metrics

Abstract view : 454 times
PDF - 339 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.