KORBAN PENYALAHGUNA NARKOTIKA DIBAWAH 1 GRAM HARUS DIREHABILITASI BUKAN PIDANA PENJARA

Bandaharo Saifuddin, Fajar Fadly

Sari


Tujuan yang ingin dicapai pada korban penyalahgunaan narkotika dibawah 1 gram harus direhabilitasi bukan dipidana penjara, karena pengguna Narkotika sebagai korban yang tidak sengaja menggunakan narkotika karena ditipu, diperdaya, dipaksa dan atau diancam, sehingga membutuhkan rehabilitasi. Korban pengguna Narkotika dibawah 1 gram selalu dihadapkan ke persidangan dengan dakwaan melanggar Pasal 127 ayat 1 huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 dan diputus hakim dengan pidana penjara bukan direhabilitasi. Metode yang digunakan penulis adalah metode penelitian normatif dan emperis dengan suber informasi dari bahan primer dan skunder. Metode pengumpulan datanya menggunakan studi dokument dengan cara menganalisa data dan menggunakan tehnik pengujian hipotesa berdasarkan induksi dan deduksi. Hasilnya hampir semua korban pengguna narkotika dipadangsidimpuan diputus hakim dengan pidana penjara. Kesimpulan bahwa penjatuhan pidana penjara kepada terdakwa merupakan ultimum remendium yang apabila kadarnya dibawah 1 gram seharusnya direhabilitasi bukan pidana penjara.

Kata Kunci: Penyalahgunan Narkotika, Penjara, Rehabilitasi

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Akhmad Ali, 2008, Menguak Realitas Hukum, Rampai Kolom dan Artikel Pilihan dalam Bidang Hukum, Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Ahmad Rifai 2010, Penemuan Hukum Oleh Hakim Dalam Presfektif Hukum Progresif, Jakarta, Sinar Grafika.

Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, jakarta, Sinar Grafika, 2010.

Badan narkotika Nasional 2009, Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika Sejak dini, Jakarta.

Peraturan Bersama Nomor 01/III/2014/BNN tentang Penanganan Pecandu Narkotika dan Korban Penyalahgunaan Narkotika Kedalam Lembaga Rehabilitasi

Surat Edaran Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2010 jo SEMA Nomor 07 Tahun 2009 Tentang Penempatan Penyalahgunaan, Korban Penyalahgunaan Dan Pecandu Narkotika Ke Dalam Lembaga Rehabilitasi Medis Dan Rehabilitasi Sosial

Peraturan Bersama Ketua Mahkamah Agung Nomor : 01/PB/MA /lll/2014, Menteri Hukum Dan Ham Nomor : 03 Tahun 2014, Menteri Kesehatan No : 11 Tahun 2014, Menteri Sosial Nomor : 03 Tahun 2014, Jaksa Agung Nomor : PER-005/A/JA/03/ 2014, Kapolri Nomor : 1 Tahun 2014, Kepala Badan Nasional Narkotika Nomor : PERBER/ 01/lll/2014/BNN Tentang Penanganan Pecandu Narkotika Dan Korban Penyalahgunaan Narkotika Kedalam Lembaga Rehabilitasi.


Article Metrics

Sari view : 21 times
PDF - 23 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.