PROFIL AMBANG DENGAR DAN KUALITAS HIDUP LANSIA

Khuznita Dasa Novita, Annisa Jasmine

Abstract


Lansia dapat mengalami degenerasi di berbagai sistem organ, termasuk sistem pendengaran. Menurunnya fungsi koklea, yang dapat diukur dengan menggunakan ambang dengar hantaran tulang, merupakan salah satu penyebab gangguan pendengaran pada lansia. Penurunan fungsi koklea ini dapat menyebabkan penurunan kualitas hidup lansia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keterkaitan antara ambang dengar hantaran udara dan tulang dengan kualitas hidup lansia menggunakan kuesioner Hearing Handicap Inventory for the Elderly-Screening (HHIE-S). Penelitian ini diikuti oleh 28 responden (56 telinga). Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan bahwa tidak terdapat keterkaitan secara bermakna antara rata-rata ambang dengar hantaran udara dan tulang dengan skor kualitas hidup lansia (p>0,005). Namun demikian menurut beberapa penelitian menunjukkan hal yang berbeda, sehingga pada kasus penurunan pendengaran dengan berbagai tipe pada lansia sebaiknya perlu dievaluasi ambang dengar hantaran tulang dan kualitas hidupnya dengan kuesioner HHIE-S.

 


Keywords


Lansia, ambang dengar hantaran udara, ambang dengar hantaran tulang, HHIE-S.

Full Text:

PDF

References


Acar B, Yurekli MF, Babademez MA, Karabulut H, Karasen RM. Effects of hearing aids on cognitive functions and depressive signs in elderly people. Arch Gerontol Geriatr. 2011 May-Jun;52(3):250-2. doi: 10.1016/j.archger.2010.04.013. Epub 2010 May 15. PMID: 20472312.

Ciorba, A., Bianchini, C., Pelucchi, S., & Pastore, A. (2012). The impact of hearing loss on the quality of life of elderly adults. Clinical interventions in aging, 7, 159–163. https://doi.org/10.2147/CIA.S26059

Dhingra P, Dhingra S, Dhingra D. 2014. Disease of Ear, Nose and Throat & Head and Neck Surgery. 6th ed. Elsevier, pp.2-40.

Halter J, Ouslander J, Hazzard W, Tinetti M, Woorland N. (2009). Hazzard’s Geriatric Medicine and Gerontology (6th Edition). New York, USA: McGraw-Hill Professional Publishing.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2013). Pendengaran Sehat untuk Hidup Bahagia. Jakarta: Pusat Komunikasi Publik Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI, pp.1-2.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2017). Analisis Lansia di Indonesia. Jakarta, pp. 1-3.

Li-Korotky HS. Age-Related Hearing Loss: Quality of Care for Quality of Life, The Gerontologist, Volume 52, Issue 2, April 2012, Pages 265–271,https://doi.org/10.1093/geront/gnr159

.

Soepardi E, Iskandar N, Bashiruddin J, Restuti R. (2017). Buku Ajar Kesehatan Telinga, Hidung, Tenggorokan, Kepala & Leher. 7ed. Jakarta:Balai Penerbit FKUI.

Solheim J, Kværner KJ, Falkenberg ES. Daily life consequences of hearing loss in the elderly. Disabil Rehabil. 2011;33(23-24):2179-85. doi: 10.3109/09638288.2011.563815. PMID: 22026556.

Suherman. (2003). Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer. Bandung: JIKA-Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), p. 97.

Tomioka K, Ikeda H, Hanaie K, Morikawa M, Iwamoto J, Okamoto N, Saeki K, Kurumatani N. The Hearing Handicap Inventory for Elderly-Screening (HHIE-S) versus a single question: reliability, validity, and relations with quality of life measures in the elderly community, Japan. Qual Life Res. 2013 Jun;22(5):1151-9. doi: 10.1007/s11136-012-0235-2. Epub 2012 Jul 26. PMID: 22833152.

Tonndorf J. A new concept of bone conduction. Arch Otolaryngol. 1968 Jun;87(6):595-600. doi: 10.1001/archotol.1968.00760060597008. PMID: 5649538.

WHO, 2012. WHO Global Estimates on Prevalence of Hearing Loss.

Wibowo S, Soedarmi M. (2013). Hubungan Ambang Dengar dengan Nilai Hearing Handicap Inventory for thr Eldery-Screening (HHIE-S). Oto Rhino Laryngologica Indonesiana, [online] 40(2), pp. 126-132. DOI: https://doi.org/10.32637/orli.v40i2.7.




DOI: http://dx.doi.org/10.31604/jips.v9i1.2022.58-64

Article Metrics

Abstract view : 361 times
PDF - 398 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.