HUBUNGAN ANTARA KETERBUKAAN DIRI DAN HARGA DIRI PADA WANITA YANG MENGALAMI KDRT DI SUMATERA BARAT

Alviratulhusna Limupa, Rida Yanna Primanita

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara keterbukaan diri dan harga diri wanita minang yang mengalami kekerasaan dalam rumah tangga di Sumatera Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional. Subjek berjumlah 40 orang dengan pemilihan menggunakan teknik purposive sampling. Kriteria subjek meliputi  wanita yang telah menikah dengan usia pernikahan lebih dari 2 tahun, berusia lebih dari dari 21 tahun, mengalami kekerasan dalam rumah tangga, dan berdomisili di Sumatera Barat. Data dikumpulkan dengan cara penyebaran kuesioner. Penelitian ini menggunakan skala keterbukaan diri yang disusun peneliti berdasarkan aspek yang dikemukakan oleh Wheeles dan skala harga diri diadaptasi dari skala Coopersmith. Analisis data penelitian menggunakan pearson product moment dengan hasil data r = -0,294  dan  nilai signifikan 0.00 (p < 0.05).  Hasil penelitian  menunjukkan adanya hubungan negatif  yang lemah antara keterbukaan diri dan harga diri wanita yang mengalami KDRT di Sumatera Barat

Keywords


Keterbukaan diri, harga diri, KDRT

Full Text:

PDF

References


Aditomo, A., & Retnowati, S. (2004). Perfeksionisme, Harga Diri, dan Kecenderungan Depresi pada Remaja Akhir. Jurnal Psikologi, 3, 1-14. https://jurnal.ugm.ac.id/jpsi/article/view/7033

Anggraini, Hanandini, & Pramono, (2017). Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan perceraian dalam keluarga. Padang : Penerbit Erka.

Aziz, N. A., Idris, S. A. M., Ishak, M., Wahid, N. A., & Yazid, Z. N. A. (2018). Factors Affecting Domestic Violence Against Women: A Conceptual Model And Research Propositions. International Journal For Studies On Children, Women, Elderly And Disabled, 4, 191-198. https://www.researchgate.net/publication/323987065_FACTORS_AFFECTING_DOMESTIC_VIOLENCE_AGAINST_WOMEN_A_CONCEPTUAL_MODEL_AND_RESEARCH_PROPOSITIONS

Barata, M. S., & Izzati, U. A. (2013). Hubungan Antara Keterbukaan Diri Dan Harga Diri Dengan Penyesuaian Diri Remaja Pondok Pesantren Persis Putri Bangil Pasuruan. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 2 (1), https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/character/article/download/4571/6877

DeVito, J. A. (2015). Human communication: The basic course/Joseph thirteenth edition. New York : Pearson.

Erniati. (2015). Kekerasan dalam rumah tangga. MUSAWA, 7(2), 207-233. https://media.neliti.com/media/publications/138282-ID-kekerasan-dalam-rumah-tangga.pdf

Erianjoni. (2011). Pergerseran citra wanita Minangkabau : Dari konsepsi ideal-tradisional ke realitas. Jurnal Ilmiah Kajian Gender, 1 (2), 225-234. DOI : 10.15548/jk.v1i2.80

Gamayanti, W., Mahardiansa, & Syafei, I. (2018). Self Disclosure dan Tingkat Stres pada Mahasiswa yang sedang Mengerjakan Skripsi. PSYMPATHIC : Jurnal Ilmiah Psikologi, 5 (1), 115-130. DOI: 10.15575/psy.v5i1.2282

Hotifah, Y. (2011). Dinamika psikologis perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga. Personifikasi, 2 (1), 63-75. https://journal.trunojoyo.ac.id/personifikasi/article/view/704

MacGregor, J. C. D., & Holmes, J. G. (2011). Rain on my parade: Perceiving low self esteem in close others hinders positive self disclosure. Social Psychological and Personality Sciences, 2(5), 523-530. https://psycnet.apa.org/doi/10.1177/1948550611400098

Mukminin, A. (2011). Gambaran konsep diri dan harga diri wanita korban kekerasan dalam rumah tangga. Skripsi : Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang.

Murk, C. J. (2006). Self-esteem research, theory, and practice : Toward positive psychology of self-esteem (3th.ed). New York : Springer Publishing Company.

Mustika, D. A. (2018). Penyuluhan hukum tentang perlindungan terhadap korban kekerasan dalam rumah tangga di desa rengasjajar kecamatan cigudeg bogor. Yustisi : Jurnal hukum & hukum islam, 5 (1), 25-30. http://ejournal.uika-bogor.ac.id/index.php/YUSTISI/article/download/4409/2454

Nurrachmah, S. (2017). Hubungan antara daya tanggap pendamping dengan pengungkapan diri istri korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di kabupaten bandung. Komversal : Jurnal Komunikasi Universal, 2 (2). https://jurnal.plb.ac.id/index.php/komversal/article/view/133

Rosen, I. (1991). Self-esteem as a Factor in Social and Domestic Violence. 158 (1), 18-23. https://doi.org/10.1192/bjp.158.1.18

Sari, R. P., Rejeki, T. A., Mujab, A. M. (2006). Pengungkapan diri mahasiswa tahun pertama universitas Diponegoro ditinjau dari jenis kelamin dan harga diri. Jurnal Psikologi Univesitas Diponegoro, 3 (2), 11-25. https://ejournal.undip.ac.id/index.php/psikologi/article/view/653

Tariq, Q. (2013). Impact of intimate partner violence on self esteem of women in pakistan. American Journal of Humanities and Social Sciences. 1 (1), 25-30. doi: 10.11634/232907811301271

Undang-Undang No 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT).

Whelees, L. R. (1978). A follow-up study of the relationships among trust, disclosure, and interpersonal solidarity. Human Communication Research, 4(2), 143–157. https://doi.org/10.1111/j.1468-2958.1978.tb00604.x

Yanti, W. (2014). Memahami Peranan Perempuan Suku Minang Perantauan dalam Menjaga dan Meneruskan Komunikasi Budaya Matrilineal. THE MESSENGER, 6 (2), 29-36. http://journals.usm.ac.id/index.php/the-messenger/article/download/191/159

Yusuf, A. M. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif & penelitian gabungan. Jakarta : Kencana.

Zhang, R. (2017). The stress buffering effect of self disclosure on Facebook: An examination of stressfull life events, social support, and mental health among college students. Journal Computer in Humans Behaviour, 75, 527-537. https://internet.psych.wisc.edu/wp-content/uploads/532-Master/532-UnitPages/Unit-07/Zhang_CHB_2017.pdf




DOI: http://dx.doi.org/10.31604/jips.v9i4.2022.1311-1318

Article Metrics

Abstract view : 386 times
PDF - 289 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.