PENANGKALAN TERORISME DALAM KERANGKA KERJASAMA PERTAHANAN ASEAN OUR EYES

Baron Habibi

Abstract


Terorisme merupakan salah satu bentuk kejahatan lintas batas yang cenderung bergerak secara acak dan berkembang dari waktu ke waktu melalui pemekaran wilayah. Wilayah negara-negara anggota ASEAN memiliki hubungan dengan kelompok teroris besar lainnya. Serangan teroris sering terjadi di negara-negara anggota ASEAN. Perubahan karakteristik dan pola terorisme di ASEAN semakin mengkhawatirkan. Dengan latar belakang ini, Indonesia mengusulkan kerjasama pertahanan pada pertemuan para menteri pertahanan ASEAN. Fokus penelitian ini adalah pertanyaan bagaimana konsep kerjasama pertahanan dan kerjasama keamanan dapat diterapkan dalam Our Eyes Initiative yang kemudian menjadi ASEAN Our Eyes. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitis dengan desain fenomenologi. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa atas kerjasama pertahanan dan konsep keamanan kooperatif, dapat dikatakan bahwa ASEAN tidak memiliki kepentingan umum dalam lingkaran masing-masing negara. Sementara itu, ASEAN Our Eyes juga menggunakan pertukaran informasi strategis sebagai pilar namun ASEAN juga mengikuti lingkaran penangkalan terorisme di kawasan Asia Tenggara guna menciptakan stabilitas regional.

Keywords


Terorisme, ASEAN Our Eyes, Kerjasama Pertahanan, Konsep Keamanan Kooperatif

Full Text:

PDF

References


ADMM. (2018). Our Eyes Initiative Concept Paper. Singapore: ADMM. Retrieved from https://admm.asean.org/index.php/2012-12-05-19-05-19/admm1/concept-papers.html

ADMM. (2019). Association of Southeast Asia Nations. Retrieved July 1, 2021, from https://asean.org/asean-political-security-community/asean-defence-ministers-meeting-admm/

Amin, K. (2018). ISIS Menuju Asia Tenggara: Ancaman dan Kerja Sama Keamanan Kawasan. Jurnal Hubungan Internasional.

Bungin, B. (2015). Analisis Data Penelitian Kualitatif. Jakarta: Rajawali Pers.

Buzan, B. (2003). Regional Security Complex Theory in the Post-Cold War World. In T. S. F.Söderbaum, Theories of New Regionalism. London: Palgrave Macmillan.

Chalk, P. (2002). Terrorism in Southeast Asia Springboard for International Terrorist Attacks. Global Executive ForumUniversity of Colorado Denver Institute for International, 1.

Cohen, R., & Mihalka, M. (2001). Cooperative Security: New International Order. Deutschland: The Marshall Center Papers.

Corthay, E. (2016). he ASEAN Doctrine of Non-Interference in Light of the Fundamental . Asian-Pacific Law & Policy Journal, 1-4.

Institute for Economics and Peace. ( 2016). Global Terrorism Index. Institute for Economics and Peace.

IPAC. (2020, April 2). COVID-19 and ISIS in Indonesia. Retrieved Juli 1, 2021, from IPAC Short Briefing No 1: http://file.understandingconflict.org/file/2020/04/COVID-19_and_ISIS_fixed.pdf

Jayani, D. H. (2020). Dampak Terorisme di Indonesia Tertinggi Keempat di Asia Pasifik. Retrieved Juli 1, 2021, from Katadata: https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2021/03/29/dampak-terorisme-di-indonesia-tertinggi-keempat-di-asia-pasifik#

Kivmaki, T. (2001). The Long Peace of ASEAN. Journal of Peace Research, 38(1), 5-25.

Lesmana, I. M., Sushanti, S., & Resen, P. T. (2017). ASEAN WAY SEBAGAI SEBUAH PARADOKS:KASUS TERORISME KELOMPOK ABU SAYYAF. OJS Unud.

Mihalka, M. (2001). Cooperative Security: From Theory to Practice. In Cohen, & M Mihalka. Cooperative Security: New Horizons for International Order.

Milner, H. (1992). International Theories of Cooperation Among Nations: Strengths and Weaknesses . World Politics, 44, 466-496.

National Commission on Terrorist Attacks Upon the United States. (2001). Retrieved Juli 1, 2021, from https://www.9-11commission.gov/

Nuraniyah, N. (. (2019). The Evolution of Online Violent Extremism in Indonesia and the Phillipines. Global Research Network on Terrorism and Technology Paper.

Paulo, S. (2014). International Cooperation and Development: A Conceptual Overview. Discussion Paper / Deutsches Institut für Entwicklungspolitik.

RSIS. (2021). Counter Terrorist Trends and Analyses. Singapura: NTU.

Schunz et al. (2018). Between Cooperation And Competition: ajor Power and Neighbourhoods. Contemporary Politics. 24(1), 1-13.

Sugiyono. (Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). 2018. Bandung: Alfabeta.

T.K. Singh. (2015). Another ‘Terror Boat’? Challenges to India’s Security. International Centre for Political Violence and Terrorism Research.

UNODC. (2018). Investigation, Prosecution and Adjudication of Foreign Terrorist Fighter Cases for South and South-East Asia. Vienna: United Nation.

Winarto, P. O., & Sudirman, A. (2021). Penanggulangan Terorisme di ASEAN Melalui Our Eyes Initiatives: Studi Mengenai Cooperative Security. Insignia Journal of International Relations, 8(1), 71-86.




DOI: http://dx.doi.org/10.31604/jips.v9i4.2022.1075-1084

Article Metrics

Abstract view : 353 times
PDF - 417 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.