PENGARUH PENGAWASAN TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI PADA DINAS KEBERSIHAN, PERTAMANAN DAN PENCEGAHAN KEBAKARAN KOTA PADANGSIDIMPUAN

Safran Efendi Pasaribu

Abstract


Pengawasan merupakan sebagai proses untuk menjamin bahwa tujuan-tujuan organisasi dan manajemen tercapai. Hal ini menunjukkan adanya hubungan yang sangat erat antara perencanaan dan pengawasan.

            Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengawasan yang dilakukan kepala dinas terhadap efektivitas kerja pegawai dan bagaimana efektivitas kerja pegawai serta untuk mengetahui bagaimana pengaruh pengawasan terhadap efektivitas kerja pegawai pada Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pencegahan Kebakaran Kota Padangsidimpuan khususnya pada bidang pertamanan.

            Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 47 orang yaitu pegawai Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pencegahan Kebakaran Kota Padangsidimpuan pada bidang pertamanan. Kemudian teknik penentuan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh.

            Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah: 1. Data primer terdiri dari Observasi,yaitu pengumpulan data dengan pengamatan langsung kepada objek penelitian serta melakukan pencatatan yang di anggap relevan dengan penelitian dan Angket, yaitu membuat daftar pertanyaan dan sudah disiapkan jawabannya, hanya memilih sesuai pilihannya. 2. Data Sekunder terdiri dari penelitian kepustakaan dan studi dokumentasi.

            Hasil analisis dan pembahasan yang diperoleh melalui observasi dan penyebaran angket dapat disimpulkan bahwa pengawasan yang dilakukan atasan belum efektif karena pengawasan tidak tepat waktu sehingga menghasilkan kinerja pegawai tidak optimal. Kemudian efektivitas kerja pegawai masih jauh dari yang diharapkan disebabkan pegawai sering mengulur-ulur waktu apabila menyelesaikan tugas yang diberikan atasan. Sedangkan pengaruh pengawasan terhadap efektivitas kerja pegawaiterdapat pengaruh yang signifikan antara pengawasan terhadap efektivitas kerja pegawai yaitu rhitung lebih besar dibandingkan dengan rtabel atau 0,989 > 0,288. Koefisien determinasi ryaitu 97,8% artinya efektivitas kerja pegawai dipengaruhi oleh pengawasan dan 2,2% dipengaruhi faktor lain dan tidak diteliti.Tetapi diharapkan kepada Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pencegahan Kebakaran lebih meningkatkan pengawasan kepada pegawai sehingga tingkat efektivitas pegawai lebih optimal dan kepada pegawai supaya meningkatkan efektivitas kerja sehingga tujuan dari organisasi tercapai dengan baik.


Article Metrics

Abstract view : 382 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 1214 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.