DEGRADASI MORAL SEBAGAI DAMPAK KEJAHATAN SIBER PADA GENERASI MILLENIAL DI INDONESIA

Nurbaiti Marufah, Hayatul Khairul Rahmat, I Dewa Ketut Kerta Widana

Abstract


Perkembangan teknologi informasi saat ini sudah berkembang dengan pesat. Melihat perkembangan tersebut, tidak dapat dipungkiri mampu membawa dampak negatif yang tidak kalah banyak dengan manfaat yang didapatkannya. Ruang baru yang tercipta tersebut tentunya tidak berdampak baik saja, ada beberapa pihak dari generasi millenial memanfaatkan untuk melakukan suatu kejahatan yang dikenal dengan kejahatan siber. Kejahatan siber berdampak kepada generasi millenial terutama penurunan moral yang disebut degradasi moral. Degradasi moral ini terjadi banyak sekali faktor yang mempengaruhi. Penulisan ini disusun menggunakan metode kepustakaan. Adapun temuan dari penulisan ini adalah perkembangan teknologi informasi sangat pesat memunculkan celah untuk melakukan suatu kegiatan yang dapat merugikan orang lain dan hanya menguntungkan diri sendiri yang disebut kejahatan siber.  Generasi millenial yang hidup di era perkembangan teknologi informasi yang pesat perlu membekali diri dengan nilai spiritual dan moral sehingga terbentuk pribadi yang kuat dan kemudian menjadi seorang profesional sehingga bisa menekan angka kejahatan siber. Untuk menekan tren kejahatan siber di Indonesia, maka perlu sistem yang terintegrasi, lembaga yang mengurusi kejahatan siber, dan pembentukan Undang-Undang Kejahatan Siber, serta menanamkan nilai spiritual dan moral kepada generasi millenial.


Keywords


Capital Degradation; Cybercrime; Millenial Generation.

Full Text:

PDF

References


Al Walidah, I. (2017). Tabayyun di Era Generasi Millenial. Jurnal Living Hadis, 2(1).

Ali, I. (2011). Kejahatan Terhadap Informasi (Cybercrime) dalam Konteks Perpustakaan Digital. Retrieved from http://eprints.rclis.org/16968/, diakses tanggal 1 April 2020.

Cahyo, E. D. (2017). Pendidikan Karakter Guna Menanggulangi Dekadensi Moral yang Terjadi pada Siswa Sekolah Dasar. EduHumaniora: Jurnal Pendidikan Dasar, 9(1).

Danuri, M. & Suharnawi. (2017). Trend Cyber Crime dan Teknologi Informasi di Indonesia. Jurnal INFOKAM, 13(2).

Fatmawati, E. (2010). Pergeseran Paradigma Perpustakaan Generasi Millenial. Jurnal Visi Pustaka, 12(2).

Hius, J. J., Jummaidi S., & Anhar, N. (2014). Mengenal dan Mengantisipasi Kegiatan Cybercrime pada Aktivitas Online Sehari-hari dalam Pendidikan, Pemerintahan, dan Industri dan Aspek Hukum yang Berlaku. Prosiding Seminar Nasional Ilmiah Komputer Universitas Ubudiyah Indonesia Banda Aceh.

Iskarim, M. (2016). Dekadensi Moral di Kalangan Pelajar (Revitalisasi Strategi PAI dalam Menumbuhkan Moralitas Generasi Bangsa). Edukasia Islamika, 1(1).

Jahroh, W.S., & Nana S. (2016). Pendidikan Karakter Sebagai Upaya Mengatasi Degradasi Moral. Prosiding Seminar Nasional Inovasi Pendidikan Universitas Sebelas Maret.

Maisari, A. (2013). Pengaruh Kontrol Diri dan Lingkungan Keluarga Terhadap Degradasi Moral pada Usia Sekolah di Kelas VIII MTs Nahdlatul Ulama Kaliawi Tanjung Karang Pusat Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2012/2013 (Bachelor Thesis). Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung.

Muslich, M. (2011). Pendidikan Karakter: Menjawab Tantangan Krisis Multidimensiona”. Jakarta: Bumi Aksara.

Muthohar, S. (2013). Antisipasi Degradasi Moral di Era Global. Nadwa: Jurnal Pendidikan Islam, 7(2).

Prayudi, Y., & Dedy S. N. (2007). Antisipasi Cybercrime Menggunakan Teknik Komputer Forensik. Prosiding Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi Universitas Islam Indonesia Yogyakarta.

Putra, Y. S. (2016). Theoritical Review: Teori Perbedaan Generasi. Jurnal Ilmiah Among Makarti, 9(18).




DOI: http://dx.doi.org/10.31604/jips.v7i1.2020.191-201

Article Metrics

Abstract view : 120 times
PDF - 146 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.