PENGARUH LAYANAN INFORMASI TERHADAP PENINGKATAN PERSEPSI DAN MOTIVASI SISWA DALAM MEMANFAATKAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING (STUDI EKSPERIMEN DI SMP NEGERI B SRIKATON KAB. MUSI RAWAS)

Yefni Novalia, Hartini Hartini, Rini Rini

Abstract


Proses layanan bimbingan dan konseling belum dimanfaatkan secara optimal kepada semua siswa. Hal ini karena siswa yang datang ke ruang bimbingan konseling hanya siswa yang dipanggil saja dan siswa yang direkomendasikan oleh guru mata pelajaran atau wali kelas. Banyak siswa yang enggan memanfaatkan layanan bimbingan dan konseling secara sukarela. Hal ini terjadi karena beberapa faktor, diantaranya kurang berjalan atau kurang optimalnya pemberian layanan informasi yang diberikan oleh guru pembimbing kepada semua siswa terkait apa dan bagaimana seharusnya bimbingan konseling itu sendiri, persepsi siswa terhadap bimbingan dan konseling serta motivasi siswa dalam memanfaatkan layanan bimbingan dan konseling. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada pengaruh layanan informasi terhadap peningkatan persepsi dan motivasi siswa dalam memanfaatkan layanan bimbingan dan konseling di SMP Negeri B Srikaton.     Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan teknik penelitian pre eksperimental dengan desain penelitian one group pretest posttest. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMPN B Srikaton terdiri 7 kelas yang berjumlah 243 siswa. Dalam penelitian ini jumlah sampel ditentukan dengan menggunakan rumus yang dikembangkan oleh Isaac dan Michael, dengan tingkat kesalahan 15%. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 36 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket. Sedangkan analisis data menggunakan paired sample t-test. Menurut hasil penelitian, skor rata-rata pretest persepsi sebesar 31,97 meningkat menjadi 97,19 pada skor posttest. Dan pada pretest motivasi sebesar 29,75 meningkat menjadi 68,91 pada skor posttest. Analisis data dilakukan dengan menggunakan t-test pasangan dengan taraf signifikansi 0,05 (5 %), dan ditemukan bahwa Sig. (2-tailed) bernilai 0,000, yang berarti bahwa nilai 0,000 lebih kecil dari 0,05, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa persepsi dan motivasi siswa untuk menggunakan layanan bimbingan dan konseling di SMP Negeri B Srikaton pada tahun pelajaran 2021/2022 telah meningkat sebagai hasil dari layanan informasi


Keywords


Layanan informasi, persepsi, motivasi

Full Text:

PDF

References


Ainun, Rts. “Persepsi Siswa Terhadap Pelaksanaan Layanan Bimbingan Kelompok Di SMA Negeri 1 Muaro Jambi.” Jurnal Ilmiah Dikdaya, 2018, 195–203.

AM, Sardiman. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Pers, 2003.

Analitika.“Layanan Informasi Berbasis Focus Group Discussion (FGD) Dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa.”Magister Psikologi UMA 11 (2) (2019).

Arianti.“Peranan Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa.”Didaktika Jurnal Kependidikan 12 (2018): 117–34.

Busmayaril, and Heldayani. “Persepsi Peserta Didik Terhadap Pelaksanaan Bimbingan Dan Konseling Di Sekolah Menengah Atas Negeri I Karya Penggawa Kabupaten Pesisir Barat Tahun Pelajaran 2015/2016.” Konseli: Jurnal Bimbingan Dan Konseling (E-Journal) 3, no. 1 (2016): 11–18.

Deliani, Nurfarida. “Konsepsi (Kesalahpahaman) Bimbingan Konseling Dalam Pendidikan.” Al-Irsyad, Jurnal Bimbingan Dan Konseling Islam, 2018, 111–26.

Dina, Ristianti Hajja. “Pengaruh Pemahaman Mahasiswa Terhadap Program Studi Dengan Ketahanan Belajar Mahasiswa (Studi Terhadap Mahasiswa Tahun Akademik 2014/2015 Jurusan Tarbiyah STAIN CURUP).” Prosiding Seminar Nasional Bimbingan Dan Konseling Dan Konsorsium BK Di PTKI, 2015.

Depdiknas. Penataan Pendidikan Profesional Konselor dan Layanan Bimbingan dan Konseling dalam Jalur Pendidikan Formal. Jakarta: Depdiknas, 2008.

Departemen Agama RI. Al-Qur’an dan Terjemahannya. Semarang: Raja Publishing, 2011.

Djatmiko, Istanto Wahyu. Strategi Penulisan Skripsi, Tesis, Disertasi Bidang Pendidikan, 2018.

F, Syafwar. Pengantar Psikologi Umum. Batusangkar: Press Batusangkar, 2009.

Febrini, Deni. Bimbingan Dan Konseling, 2020.

Ghozali, Imam. Aplikasi Abalisis Multivariate dengan Program SPSS. Semarang: Undip, 2009.

Gunawan, Yusuf. Pengantar Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 1987.

Gusnimar, Dina Nadira Amelia Siahaan. “Program Layanan Bimbingan Konseling.”Iitihad III (2019): 213–21.

Hamalik, Oemar. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara, 2008.

Handoko, Hanwar Priyo. “Pengaruh Layanan Bimbingan Dan Konseling Dengan Prestasi Belajar Siswa SMA.” Jurnal Dewantara 4, no. 02 (2018): 214–29.

Harpepen, Andi.”Pengaruh Layanan Penguasaan Konten It Menggunakan Teknik Media Audio Visual Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik, no. 2 (2021): 104–12.

Heldayani, B. “Persepsi Peserta Didik Terhadap Pelaksanaan Bimbingan Dan Konseling Di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Karya Penggawa Kabupaten Pesisir Barat.” Jurnal Bimbingan Dan Konseling Vol. 03 No (2016).

Herwani Febrika, Azwar Beni, Yanuarti Eka. “Faktor-Faktor Penyebab Rendahnya Hasil Belajar Siswa: Studi Pada Materi Qur’an Hadist Di MA Ar-Rahman Desa Air Meles Atas.” Al-Mau’izhoh Vol.2 No.1 (2020): 37–49.

Heni Syafriana Nasution, Abdillah. Bimbingan Dan Konseling. Konsep,Teori,Dan Aplikasinya. Edited by Hidayat Rahmat.Agustus 20. Medan: Lembaga Peduli Pengembangan Pendidikan Indonesia (LPPPI), 2019.

Ika Sandra Dewi, Indra Fauzi. “Layanan Informasi Dengan Metode Problem Solving Bagi Guru Dalam Meningkatkan Kesiapan Kerja Siswa.”Prosiding Seminar Nasional Hasil Pengabdian 2021, 2021, 135–45.

Indiati, Nofi Nur Yuhenita. “Keterkaitan Evaluasi Pelaksanaan Layanan Orientasi Informasi Dan Rasa Percaya Diri.” G-COUNS: Jurnal Bimbingan Dan Konseling Vol.5 (2020).

Jahya, Yudrik. Psikologi Perkembangan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2013.