Kebangkitan Kewarganegaraan Digital : Dinamika Respon Warganet terhadap Kebijakan Kenaikan BPJS Kesehatan di Ruang Publik Digital

Mira Karina Justicia, Wijayanto Wijayanto

Abstract


Pada 5 Mei 2020 Jokowi menaikan iuran BPJS Kesehatan dengan menerbitkan Perpres No. 64 Tahun 2020 tentang perubahan Kedua atas Perpres No. 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan padahal sebelumnya MA telah membatalkan kenaikan iuran BPJS. Hal tersebut memunculkan reaksi warganet di berbagai platform media sosial khususnya Twitter. Pertanyaannya kemudian, bagaimana dinamika respon warganet, sejauh mana respon tersebut merefleksikan kesadaran akan hak-hak kewarganegaraan terutama hak akses kesehatan, dan bagaimana respon tersebut mempengaruhi media arus utama di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam tulisan ini adalah (1) analisis media sosial, (2) analisis isi media arus utama, dan (3) etnografi digital.  Hasil kajian menunjukkan bahwa telah muncul satu jenis kewarganegaraan digital yang terefleksi dari protes warganet di ruang digital sebagai bagian dari upaya menuntut pemenuhan hak atas layanan kesehatan sebagai bagian dari hak asasi mereka sebagai warga negara yang tertulis dalam konstitusi kita. Upaya untuk mengklaim hak kesehatan ini terwujud dalam tindakan kewargaan (act of citizenship) di ruang publik digital mulai dari witnessing hingga flaming yang pada gilirannya turut mempengaruhi pemberitaan media arus utama yang melahirkan satu diskursus di ruang publik yang lebih luas.

Kata kunci: BPJS; kenaikan; kewarganegaraan; respon; warganet


Full Text:

PDF

References


Ambardi, K. (2014). Mapping Digital Media : Indonesia . London: Open Society Foundation.

Atuti, S. I. (2009). Desentralisasi Partisipasi dan Pendidikan. Yogyakarta: UNY.

Baehaqi Arif, D. &. (2016). Kewarganegaraan Digital, Penguatan Wawasan Global Warga Negara dan Peran PPKN. . Prosiding Seminar Nasional Kongres dan Deklarsi AP3KnI.

Bailey, M. R. (2007). Digital Citizenship in Schools. Eugene: International Society for Technology in Education.

Dodalqa, M. C. (2020). "Satir" Antara kritik dan Selebrasi (Analisis Reaksi Warganet Terhadap Permohnan Maaf Ratna Sarumpaet). Jurnal PIKMA: Publikasi Ilmu Komunikasi Media dan Cinema.

Fauzanafi, M. Z. (2016). Searching for Digital Citizenship: Fighting Corruption in Banten, Indonesia. Research Workshop.

Howard, S. B. (2019). The Global Disinformation Order 2019 Global Inventory of Organised Social Media Manipulation. Project on Computational Propaganda.

Isin, E. &. (2015). Being Digita Citizens. London: Rowman & Littlefield International.

Karen Mossberger, C. J. (2007). Digital Citizenship: The Internet, Society, and Participation. The MIT Press.

Kompas Tekno. 2019. APJII: Jumlah Pengguna Internet di Indonesia Tembus 171 Juta Jiwa. Retrieved from https://tekno.kompas.com/read/2019/05/16/03260037/ apjii-jumlah-pengguna-internet-di-indonesia-tembus-171-juta-jiwa

Lim, M. (2013). Many Click but Litte Stick: Social Media Activism in Indonesia. Journal of Contemporary Asia.

Nuswantoro, A. R. (2015). Politik Internet Indonesia: Ide Bebas Terhadap Perkembangan Politik, Ekonomi, dan Demokasi. Jurnal Ilmu Komunikasi.

Triastuti, R. (2016). Fostering Digital Citizenship in Indonesia. Prosiding ICTTE FKIP UNS 2015, (pp. Vol I, Nomor 1, Januari 2016).

Wijayanto, H. T. (2020). Campaigning Onlineand Offline: The use of Youtube Movie in the Movement Against Environmental Destruction in the Movie "Samin vc Semen".




DOI: http://dx.doi.org/10.31604/jim.v6i2.2022.311-317

Article Metrics

Abstract view : 396 times
PDF - 164 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.