Peran Pemerintah Daerah dalam Memberdayakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Kabupaten Tuban

Ertien Rining Nawangsari, Eva Yulia Fridayanti, Aktivani Inas Almira, Riyaya Hajja Nugrohowati

Abstract


Pemerintah Kabupaten Tuban kembali meraih Penghargaan Piala Natamukti dari International Council for Small Business (ICSB) Indonesia dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KUKM). Penghargaan tersebut diraih karena Pemerintah Kabupaten Tuban dinilai sukses mendorong keberlangsungan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Penghargaan ini sebagai tanda bukti keberhasilan pemerintah daerah dalam memasarkan dan mendorong peningkatan kualitas, serta membangun Usaha Mikro Kecil Menengah di daerahnya, dan juga Kabupaten Tuban masuk dalam daftar lima Kabupaten yang berhasil mengekspor dagang usaha mikro, kecil, dan menengah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian Kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan menggunakan Teori dari Gede Diva dalam pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Kabupaten Tuban yang efektif dan optimal. Metode deskriptif adalah metode yang mendeskriptifkan suatu keadaan atau fenomena dengan tujuan untuk menggambarkannya berdasarkan fakta. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pemerintah daerah dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Kabupaten Tuban dalam memasarkan produk-produk unggulan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Kesimpulan penelitian ini adalah Pemerintah Kabupaten Tuban sudah melaksanakan tugas sebagai fasilitator, regulator, dan katalisator dalam proses pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah. Tetapi pemberdayaan tersebut belum dilakukan seacara menyeluruh di setiap desa dan kecamatan di Kabupaten Tuban.

Kata kunci: Kabupaten Tuban; Peran Pemerintah Daerah; UMKM


Full Text:

PDF

References


Anoraga, y. B. (2017). Implementasi peraturan daerah kabupaten mojokerto nomor 19 tahun 2008 tentang pemberdayaan koperasi, usaha mikro, kecil, dan menengah di kecamatan sooko, kabupaten mojokerto. Publika, 5(5).

Definta, a. (2018). Upaya pemerintah daerah dalam pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah (umkm) sentra industri konveksi dan bordir di desa padurenan, kecamatan gebog, kabupaten kudus (doctoral dissertation, diponegoro university).

Hartono, o. (2012). Kebijakan pemerintah mensinergikan sektor swadaya masyarakat (umkm) dan sektor korporasi dalam rangka membangun ekosistem industri kreatif untuk pertumbuhan dan pembangunan yang berbasis lingkungan. Semantik, 2(1).

Hidayati, a., & barr, f. D. (2019). Peran pemerintah daerah dalam pemberdayaan umkm berbasis “one village one product (ovop) sebagai gerakan ekonomi bernilai kearifan lokal”(studi kasus pada umkm batik bagus warna alam dan kerajinan kulit masin, kabupaten batang). Ristek: jurnal riset, inovasi dan teknologi kabupaten batang, 4(1), 79-93.

http://bloktuban.com/2019/11/06/blokbeli-com-peluang-pemasaran-untuk-umkm-di-tuban/

http://bloktuban.com/2020/01/28/tahun-2019-ada-75-536-pelaku-umkm-di-tuban/

http://bloktuban.com/2020/09/18/berdayakan-umkm-bupati-tuban-dianugerahi-natamukti/

https://jatimpos.co/asal-tahu/3795-the-journey-of-toeban-meriahkan-hari-jadi-tuban-727

Https://radarbojonegoro.jawapos.com/read/2020/08/04/207394/lima-umkm-kerajinan-tuban-lolos-program-ekspor

https://www.ukmindonesia.id/baca-artikel/62

Khusniyah, k. (2019). Implementasi triple helix meningkatkan hasil produksi krupuk umkm di kecamatan krembung kabupaten sidoarjo. Jurnal agriovet, 1(2), 197-210.

Modisane, p., & jokonya, o. (2021). Evaluating the benefits of cloud computing in small, medium and micro-sized enterprises (smmes). Procedia computer science, 181, 784-792.

Nabila, c., nur, t., & amirulloh, m. R. (2021). Strategi dinas perdagangankoperasi dan ukm kabupaten sukabumi dalam pengembangan sektor usaha mikro & kecil. Jurnal ilmiah muqoddimah: jurnal ilmu sosial, politik dan hummanioramaniora, 5(2), 1-9.

Nuhriawangsa, a. M. P., kartikasari, l. R., budiharjo, a., swastike, w., & hertanto, b. S. Pengembangan potensi usaha abon untuk meningkatkan daya saing produk di umkm ksatria kelurahan jagalan, kecamatan jebres, surakarta. Agrihealth: journal of agri-food, nutrition and public health, 1(2), 103-109.

Ondang, c., singkoh, f., & kumayas, n. (2019). Peranan pemerintah daerah dalam pemberdayaan usaha mikro kecil menengah (umkm) di kabupaten minahasa (suatu studi di dinas koperasi dan ukm). Jurnal eksekutif, 3(3)

Putra, t. G. (2015). Peran pemerintah daerah dan partisipasi pelaku usaha dalam pengembangan umkm manik-manik kaca di kabupaten jombang. Jurnal kebijakan dan manajemen publik, 3(1).

Prof. Dr. Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan r&d (edisi kedua). Alfabeta.

Shafi, m., liu, j., & ren, w. (2020). Impact of covid-19 pandemic on micro, small, and medium-sized enterprises operating in pakistan. Research in globalization, 2, 100018.

Simiyu, f. M., namusonge, g. S., & sakwa, m. (2017). Effect of government policy and regulations on the growth of entrepreneurial women micro and small enterprises in trans nzoia county, kenya.

Uu nomor 20 tahun 2008 tentang usaha mikro, kecil, dan menengah

Vixathep, s. (2017). Entrepreneurship, human and social capital, and government policy in small and medium enterprise development in laos. Japan social innovation journal, 7(1), 33-50.

Widjadja, y. R., alamsyah, d. P., rohaeni, h., & sukanjie, b. (2018). Peranan kompetensi sdm umkm dalam meningkatkan kinerja umkm desa cilayung kecamatan jatinangor, sumedang. Jurnal abdimas bsi: jurnal pengabdian kepada masyarakat, 1(3).




DOI: http://dx.doi.org/10.31604/jim.v5i2.2021.345-352

Article Metrics

Abstract view : 107 times
PDF - 59 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.