PENGARUH DOSIS PUPUK MAJEMUK NPKDAN BOKASHI PUPUK KANDANG SAPI TERHADAP PERTUMBUHANDAN HASILTANAMAN KUBIS BUNGA (BRASSICA OLERACEA VAR. BOTRYTIS.L) VARIETAS BIMA 45 F1LAHAN TADAH HUJAN

Dian Novitasari, Muharam Muharam, Sugiarto Sugiarto

Abstract


Penelitian dilaksanakan di lahan sawah tadah hujan desa Karangmulya Kecamatan Bojongmangu Kabupaten Bekasi mulai dari bulan Mei 2021 sampai bulan Juli 2021.Metode penelitian yang dilakukan yaitu menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal. Perlakuan sebanyak 10 dan  diulang 3 kali.  Perlakuan A tanpa pupuk NPK dan bokashi pupuk kandang sapi, B =400 kg NPK/ha dan 3000 kg/ha bokashi pukan sapi, C = 400 kg/ha NPK dan 10000 kg bokashi pukan sapi, D = 400 kg NPK dan 15000 kg bokashi pukan sapi, E 500 kg NPK dan 5000 kg bokashi pukan sapi, F = 500 kg NPK dan 10000 kg bokashi pukan sapi, G = 500 kg NPK dan 15000 kg bokashi pukan sapi/ha, H = 600 kg NPK dan 5000 lg/ha bokashi pukan sapi, I = 600 kg NPK dan 10000 kg / ha bokashi pukan sapi, dan J = 600 kg NPK/ha dan 15000 kg bokashi pukan sapi.


Keywords


kubis bunga, pupuk anorganik, pupuk organik

Full Text:

PDF

References


Anonim, 2011. Pupuk Kandang. Diakses di http;//www.alamtani.com/pupuk- kandang.html.Pada tanggal 05 Februari 2017.

Diana, Susanti., Novriani., dan Amilda Citra, 2020. Respon Pertumbuhan dan Produksi Kubis Bunga (Brassica oleareceae L) terhadap PemberianPupuk Kandang dan NPK Majemuk. LANSIUM 1-2. https://journal.unbara.ac.id.Diakses 9 September 2021.

Erwin, S., Ramli dan Adrianton.2015. Pengaruh Berbagai Jarak Tanam pada Pertumbuhan dan Produksi Kubis (Brassica oleracea L.) di Dataran Menengah Desa Bobo Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi. Agrotekbis, 3(4): 491-497.

Fransiska, Gita Dinda., Sulistyawati., dan Sri Hariningsih Pratiwi. 2017. Respon Pemberian Pupuk Organik dan Anorganik terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kubis Bunga (Brassica oleraceae L) Dataran Rendah. Jurnal Ahroteknologi Merdeka Pasuruan, 1(2), hal : 1 – 10.

Gomes, K.A dan A.A Gomez. 2010. Prosedur Statistik Untuk Penelitian Pertanian. Terjemahan Endang Sjamsudin dan Justika S. Baharsjah. Edisi Kedua. UI Press. Jakarta.

Gomies, L., H. Rehatta., dan J. Nandissa. 2012. Pengaruh Pupuk Organik Cair R11 terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kubis Bunga (Brassica oleraceae var. Botrytis L.). Agrologia, 1(1), hal : 13-30.

Hafizah, N., dan Anita. 2018. Efektivitas Berbagai Konsentrasi Pupuk Cair Urine Sapi Pada Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kubis Bunga (Brassica Oleracea var. Botrytis L.).jurnal ZIRAA’AH, Volume 43.

Hartatik, W., dan L.R. Widowati. 2010. PupukKandang.http://www.litbang.pertanian.go.id. Diakses tanggal 9 September 2021.

Marliah, A., Nurhayati, Dan Risma, R. 2013. Pengaruh Varietas Dan Konsentrasi Pupuk Majemuk Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kubis Bunga (Brassica Oleracea L.). Jurnal Prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. Vol 8: 118 - 126.

Musnawar.2005. Pupuk Organik Cair dan Padat, Cara Pembuatan dan Aplikasi. PT. Penebar Swadaya, Jakarta.

Syukur., A. 2005. Pengaruh Pemberian Bahan Organik Terhadap Sifat-sifat Tanah dan Pertumbuhan Caisim di Tanah Pasir Pantai. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan 5(1) : 30-38.

Triastuti, F., Wardati., Arnis, E.Y. 2016. Pengaruh Kascing dan Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan Bibit Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.). JOM Faperta 3(1): 1-13.

Widiyawati, L., T. Harjoso., dan T.T. Taufik. 2016. Aplikasi Pupuk Organik terhadap Hasil Kacang Hijau (Vigna radiata L) di Ultisol.Kultivar, 15(3).Hal : 159-163.

Zulkarnain. 2013. Budidaya Sayuran Tropis. Cetakan I. Jakarta: PT Bumi Aksara. Hal.122-124, 133.




DOI: http://dx.doi.org/10.31604/jap.v7i1.6806

Article Metrics

Abstract view : 110 times
PDF - 46 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal AGROHITA
Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Jl. Stn Mhd Arief N0 32 Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara

ISSN Online : 2615-336X   ISSN Cetak : 2541-5956

 Lisensi Creative Commons

Jurnal AGROHITA disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.