PENGARUH PENGADUKAN TERHADAP KUALITAS SABUN BERBAHAN MINYAK JELANTAH DENGAN EKSTRAK DAUN BIDARA (Ziziphus spina-christi L)

Nur Ariyani Agustina, Abdul Rahman Juliadi

Abstract


Sabun adalah kombinasi minyak atau lemak (nabati, seperti minyak zaitun atau hewani, seperti lemak kambing) dengan basa atau basa larut (seperti natrium atau kalium hidroksida) melalui interaksi yang dikenal sebagai saponifikasi. Lemak akan dihidrolisis oleh basa, menciptakan gliserol dan sabun mentah. daun bidara sebagai sabun mandi menambah nilai keunggulannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh varietas dalam waktu pengadukan terhadap sifat sabun mandi cair yang dihasilkan menggunakan campuran minyak jelantah kelapa sawit dan daun bidara arab terpisah (Ziziphus spina-christi L). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan lama perlakuan pencampuran, yaitu 60 menit, 70 menit, 80 menit dan  90 menit. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan hasil penelitian lamanya pengadukan dilakukan hasil uji; pH, kadar air, kadar air, tinggi buih, bilangan penyabunan. Hasil terbaik didapatkan pada perlakuan lama waktu pencampuran yaitu 60 menit, dengan pH standar normal 10,7, Bilangan penyabunan 103,785, Tinggi Busa Awal 6,5 cm, Tinggi Busa Akhir 5,8 cm, Kandunga Alkali Bebas 0,0954, Kadar air 54% .


Keywords


Lama Pengadukan, Minyak Jelantah, Sabun Mandi Cair.

Full Text:

PDF

References


Afrozi, A. S., Iswadi, D., Nuraeni, N., & Pratiwi, G. I. (2017). Pembuatan Sabun dari Limbah Minyak Jelantah Sawit dan Ekstraksi Daun Serai dengan Metode Semi Pendidihan. Jurnal Ilmiah Teknik Kimia UNPAM, 1(1), 2.

Bidilah, S. A., Rumape, O., & Mohamad, E. (2017). Optimasi Waktu Pengadukan dan Volume KOH Sabun Cair Berbahan Dasar Minyak Jelantah. Jurnal Entropi, 12(6), 55–60.

Lestari, G., Suciati, I., & Herlina. (2020). Formulasi Sediaan Sabun Cair dari Ekstrak Daun Bidara Arab (Ziziphus spina-christi L.). Jurnal Ilmiah Jophus, 1(02), 29–36.

Pratiwi, P., & Setyaningsih, R. (2013). Pembuatan Sabun Cair Dari Minyak Goreng Bekas (Jelantah). Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.

Rozik, M. (2013). Formulasi sediaan sabun mandi transparan minyak atsiri jeruk nipis (Citrus aurantifolia) DENGAN COCAMID DEA SEBAGAI SURFAKTAN). Naskah Oublikasi, 1–14.

Sartika, R. A. D., & Departemen. (2009). Microboilogy Dasar alih bahasa. Makara, Sains, 13(1), 23–28.

Silsia, Devi. susanti, Laili. apriantonedi, R. (2017). PENGARUH KONSENTRASI KOH TERHADAP KARAKTERISTIK SABUN CAIR BERAROMA JERUK KALAMANSI DARI MINYAK GORENG BEKAS. 7(1), 104–126.

Sitepoe, M. (2008). Corat-coret anak desa berprofesi ganda.

Widiawati, D.W., dan Dewi, W. (2020). Optimasi Pemanfaatan Minyak Serai (Cymbopogancitrates DC) sebagai Zat Antiseptik Pada Pembuatan Sabun Lunak Herbal. Jurnal Inovasi Proses, 5(1), 1–8.

Wijana, S., Pranowo, D., Taslimah, M. Y., Teknologi, J., & Teknologi, I. P. (2010). DARI DAUR ULANG MINYAK GORENG BEKAS Scaling Up of Liquid Soap Production from Recycled Frying Oil. 11(2), 114–122.




DOI: http://dx.doi.org/10.31604/jap.v6i1.3914

Article Metrics

Abstract view : 144 times
PDF - 125 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal AGROHITA
Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Jl. Stn Mhd Arief N0 32 Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara

ISSN Online : 2615-336X   ISSN Cetak : 2541-5956

 Lisensi Creative Commons

Jurnal AGROHITA disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.