PENGARUH BERBAGAI HERBISIDA UNTUK MENGENDALIKAN RUMPUT BELULANG (Eleusine indica L.) YANG RESISTEN TERHADAP HERBISIDA GLIFOSAT

Maya Safitri, Ardi Ardi, Irawati Irawati, Askif Pasaribu

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh beberapa jenis  herbisida: Glifosat, Sulfentrazon, Indaziflam, Amonium Glufosinat, Sulfentrazon+Amonium Glufosinat, dan Sulfentrazon+Glifosat untuk mengendalikan Eleusine indica  yang telah resisten terhadap Glifosat. Penelitian ini dilaksanakan selama 5 dari bulan Juni hingga Oktober 2020. Penelitian ini dilakukan di Rumah Kaca Fakultas Pertanian Universitas Andalas. Penelitian ini disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 24 taraf perlakuan dan 3 ulangan sehingga diperoleh 72 unit percobaan. Setiap unit percobaan terdiri atas 50 benih. Data dianalisis secara statistik dengan uji F tabel 5% dan uji lanjut Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf 5%. Hasil mortalitas herbsida Sulfentazon dan Indaziflam efektif untuk mengendalikan gulma berdaun 0 dan 2 helai, sedangkan gulma berdaun 6 dan 8 helai herbisida berbahan aktif Sulfentrazon + Amonium Glufosinat dan Sulfentrazon + Glifosat yang menyebabkan mortalitas 100%.  Gejalah kematian gulma E.indica berdaun 0 dan 2 helai terhadap herbisida tunggal menunjukan  gulma berwarnah coklat menuju kematian pada 2 MSA, gulma berdaun 4-8 helai berwarna kuning lalu pada 3 MSA muncul anakan vegetatif dan masuk fase tumbuh kembali. Herbisida campuran Sulfentrazon + Amonium Glufosinat dan Sulfentrazon + Glifosat pada 1 MSA gulma berwarna coklat menuju kematian dan mengalami kematian total pada 8 MSA. Presentase muncul anakan terkecil gulma E.indica terhadap herbisida pada 3 MSA yaitu 0% karena pada gulma sudah mengalami kematian. Lalu peresentase muncul anakan tertinggi setelah aplikasi herbisida yaitu 7% digunakan herbisida Sulfentrazon (A18).  Sedangkan pada 6 MSA presentase muncul anakan terendah yaitu pada 0% pada perlakuan A2,A3,A4, A5, A6, A7, A16, A17, dan A24. Sedangkan presentase muncul anakan tertinggi yaitu 15% pada perlakuan A11, A21 dan A22. Penggolongan resistensi gulma E.indica terhadap herbisida yaitu: resisten-herbisida 46%, keterangan moderat atau berkembang-resisten (MR) 21%, dan sensitif-herbisida 33%.


Keywords


Eleusine Indica L, Resisten, Glifosat

Full Text:

PDF

References


Alcantara, R., Fernandes, P., Smeda, R. J., Alves. 2016 Response of Eleusine indica and Paspalum distichum to glyphosate following repeated use in citrus groves. Crop Protection. 79, 1-7. http://doi.org/10.106/j.cropto.2015.09.27

Breden, G. & T. B. James. 2010. Goosegrass (Eleusine indica).Turfgrass Science. University of Tenessee. 5 p.

Chandra, F. 2013. Pengendalian Gulma. IPB.http://ocw.ipb.ac.id/file.php/14/ pengendalian-gulma/BAB9.GulmaPerkebunan. Diakses pada tanggal 10 Februari 2019.

Chaudhry, O. 2008. Herbicide-Resistance Management. Albert Campbell Collegiate Institute (Con.Ed). Toronto-Ontario-Canada.

Cobb. 2015. Broiler performance and nutrition supplement. Cobb vantress Inc. Arkansas.

Dalimunthe, S. P., E. Purba. & Meiriani. 2015. Respons Dosis Biotip Rumput Belulang (Eleusine indica L. Gaertn) Resisten-Glifosat terhadap Glifosat, Parakuat dan Indaziflam. Jurnal Online Agroekoteknologi 3: 625–633.

Guntoro, D, dan TY Fitri. 2013. Aktivitas Herbisida Campuran Bahan Aktif cyhalop-butyl dan penoxsulam terhadap Beberapa Jenis Gulma Padi Sawah. Bul. Agrohorti. 1(1):140-148.

Hambali, D., E. Purba. & E. H. Kardhinata. 2015. Dose Response Biotip Rumput Belulang (Eleusine indica L. Gaertn) Resisten-Parakuat terhadap Parakuat, Diuron, dan Ametrin. Jurnal Online Agroekoteknologi 3: 574–580

Hastuti, N. Y., Sembodo, D. R. J., & Evizal, R. (2017). Efikasi Herbisida Amonium Glufosinatt Gulma Umum Pada Perkebunan Karet yang Menghasilkan [Hevea Brasiliensis (Muell.) Arg]. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 15(1).

Ismail, B. S., T. S. Chuah, S. Salmijah, Y. T. Teng. Dan R. W. Schumacher. 2002. ‘Germination and Seedling Emergence of Glyphosate-Resistant and Susceptible Biotype of Goosegrass (Eleusine indica [L.] Gaertn.)’. Weed Biology and Management, 2: 177-185. DOI:10.1046/J.1445-6664.2002.00066.X.

Jalaludin, A., Yu, Q., dan Powles, S. B. 2015. Multiple Resistance Across Glufosinate, Glyphosate, Paraquat and ACCase-inhibiting Herbicides in an Eleucine Indica Population. Weed Research. 55(1), 82-89. http://doi.org/10.1111/wre.12118.

Jhala, A. J., Ramirez, A. H. M., & Singh, M. 2013. Tank mixing saflufenacil, glufosinate, and indaziflam improved burndown and residual weed control. Weed Technology, 27(2), 422–429.

Kaapro, J dan Hall.J. 2012. Indaziflam-A New Herbicide for Pre-Emerrgent Control of Weeds in Turf, Forestry, Industrial Vegetation and Ornamental. Pak .J. Weed. Sci. Res., 18:267-270.

Laurenco, RC, Carvalho SJP. 2015. Bioindicator Demonstrates High Persistensi Of Sulfentrazone In Dry Soil. Afropec. Tropica 45 (3) : 326-323. DOI:10.1590/1983-40632015v45355776.

Lee L, Ngim J. A first report of glyphosate-resistant goosegrass (Eleusine indica (L) Gaertn) in Malaysia. Pest Manag Sci. 2000;56:336–339. [Google Scholar]

Lubis, L. A., Purba, E.,& Sipayung, R. 2012. Respons Dosis Biotip Eleusine indica Resisten-Glifosat Terhadap Glifosat, Parakuat, dan Glufosinat. Jurnal Online Agroekoteknologi. 1(1), 109-123.

Malik J, Barry G, Kishore G. The herbicide glyphosate. Biofactors. 1989;2:17–25. [PubMed] [Google Scholar]

Meilin, A. dan Yardha. 2010. Efektifitas Aplikasi Beberapa Herbisida Sistemik terhadap Gulma pada Perkebunan Kelapa Sawit. Jurnal Agroekotek. 1(1): 1-6.

Moenandir, J. 2010. Ilmu Gulma. Universitas Brawijaya Press . Malang. 161 hal.

Nandula, V.K., Krisnha N.R., Stephen O.D., Daniel H. P. 2005. Glyphosate- Resistent Weed. Stone Ville, USA.

Nasution, U.1986. Gulma dan Pengandaliannyadiperkebunan karet Sumatera Utara dan Aceh. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan Tanjung Morawa(P4TM), Medan.Hal 55

Noor, E. S. 1997. Pengendalian Gulma di Lahan Pasang Surut. Proyek Penelitian Pengembangan Pertanian Rawa Terpadu-ISDP Badan Ppenelitian dan Pengembangan Pertanian. Http://www.pustaka-deptan.go.id/agritek/isdp0102.pdf. Diakses pada Tanggal 5 Januari 2020.

Owen, M. J and Powles, S. B. 2009. Distribution and Frequency of Herbicide-Resistant Wild Oat (Avena spp) Across the Western Australian Grain Belt. Crop and Pasture Science. 60(1), 25-31. http://doi.org/10.1071/CP08178

Pratiwi, Oktizalia. 2019. Pengaruh Dosis Herbisida Glifosat dan Surfaktan Super Wet untuk Mengendalikan Gulma Rumput Belulang (Eleusine indica.L). Skripsi. Universitas Andalas. Padang. 49 hal.

Putri, Andika. 2019. Pengaruh Dosis Herbisida Glifosat Dan Urea Sebagai Surfaktan Untuk Mengendalikan Gulma Rumput Belulang (Eleusine indica L).Skripsi. Universitas Andalas. Padang. 49 hal.

Ross, M. A. and D.J. Chilids. 2010. Herbiscides Modes of Actions Summary.Purdue University. America. 185 pages.

Sembodo, D. R. J., H. Susanto, A. T. Lubis, M. Utomo, H. Suprapto, dan R. Subiantoro. 2010 Uji efikasi herbisida klomazon dan sulfetrazon pada tanaman tebu lahan kering. Prosiding Konferensi XIII HIGI: 557-568.

Silaban, S. A. (2008). Pengendalian Syngonium podophyllum Dengan Paraquat, Triasulfuron, Amonium Glufosinat Dan Fluroksipir Secara Tunggal Dan Campuran Pada Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq).

Srivastava, T. K. 2003. Bio-efficacy of sulfentrazone against nut-sedge (Cyperus rotundus) and other weeds in sugarcane. Indian Journal of Weed Science 35: 82-86.

Syahputra, A. B., E. Purba. & Y. Hasanah. 2016. Sebaran Gulma Eleusine indica L. Gaertn Resisten Ganda Herbisida pada Satu Kebun Kelapa Sawit di Sumatera Utara. Jurnal Online Agroekoteknologi 4: 2407-2419.

Tampubolon, I. 2018. Uji Efektivitas Herbisida Tunggal Maupun CampuranDalam Pengendalian Stenochlaena Palustris di Gawangan Kelapa Sawit. Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, Medan. 55 hlm.

Tomlin, C. D. S. 2013. Eleventh edition. The Pesticide Manual. United Kingdom : British Crop Protection Council.

Zainal,Z,S., Alexandrov, L,B., Wedge,D.C. 2012. Mutational Processes Molding the Genomes of 21 Breast Cancers. Cell 149. Published online My 17,2012.10. 1016/j.cell.2012.04.024




DOI: http://dx.doi.org/10.31604/jap.v6i1.3867

Article Metrics

Abstract view : 272 times
PDF - 169 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal AGROHITA
Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Jl. Stn Mhd Arief N0 32 Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara

ISSN Online : 2615-336X   ISSN Cetak : 2541-5956

 Lisensi Creative Commons

Jurnal AGROHITA disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.