HUBUNGAN CYBERBULLYING VICTIMIZATION DENGAN KESEHATAN MENTAL SISWA

Sri Lestari, Linda Fitria, Mufadhal Barseli

Sari


korban cyberbullying memunculkan kesehatan mental yang negatif seperti meningkatkan kemarahan dan kesedihan dan dampak buruk bagi korban cyberbullying dalam hal kesehatan mental. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan cyberbullying victimization dengan kesehatan mental. Hipotesis penelitian ini adalah ada hubungan positif antara cyberbullying victimization terhadap kesehatan mental. Subjek penelitian ini 211 siswa SMK Negeri 6 Padang. Teknik sampling yang dipakai dalam penelitian ini adalah proposional sampling. Metode menggunakan pendekatan kuantitatif dengan alat ukur skala cyberbullying victimization dan skala kesehatan mental. Populasi penelitian berjumlah 447 orang yang terdaftar pada tahun ajaran 2022/2023, dengan sampel 211 orang yang diambil menggunakan teknik Proposional Sampling. Penelitian ini mengkaji hubungan cyberbulying victimization terhadap kesehatan mental siswa. Intrumen yang digunakan dalam pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuesioner yang disusun menurut model skala Likert. Analisis data dilakukan dengan menggunakan program statistik pada computer SPSS 24 dan Microsoft Excel. Berdasarkan hasil hipotesis nilai rhitung sebesar 0,912 sedangkan nilai rtable sebesar 0,135 karena nilai r hitung lebih besar dari r table (0,912 > 0,135) maka terdapat korelasi yang signifikan antara cyberbullying victimization terhadap kesehatan mental siswa SMK NEGERI 6 Padang.

 


Kata Kunci


Cyberbullying Victimization, Kesehatan Mental

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Sam, D. L., Bruce, D., Agyemang, C. B., Amponsah, and Arkorful (2017). victims of cyberbullying in Ghana's high schools and universities. Deviant Conduct.

Dewi, K. S. Buku Ajar Kesehatan Mental. Universitas Diponegoro Semarang: Lembaga Pengembangan Dan Penjaminan Mutu Pendidikan Universitas Diponegoro Semarang. 2012.

White House Conference on Bullying Prevention, "Overview of Cyberbullying," Patchin & Hinduja, S. 2011.

Patologi Sosial 2: Kenakalan Remaja. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. 2013.

Sitompul, E. M. (2006). Gereja Menghadapi Perubahan. Jakarta: Gunung Mulia.

Sunarto, K. (2012), Pengantar Sosiologi, diterbitkan oleh Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Willard, N. E. (2007). Cyberbullying and cyberthreats: Responding to the challenge of online social aggression, threats, and distress. Research Press.

Hinduja, S., & Patchin, J. W. (2007). Offline Consequences of online victimization: School violence and delinquency. Journal of School Violence.

Beran dan Li (2005). Cyber-harassment: A study of a new method for an old behavior.

Jackson, C. L., and Cohen, R. (2012). Modeling the relationship between classroom, online, and psychosocial functioning in connection to childhood maltreatment. Pop media and psychology.

Kim, S., Georgiades, K., Comeau, J., Vitoroulis, I., and Boyle, M., H. (2016). A comparison of traditional and cyberbullying was done to determine the relationship between cyberbullying victimization and teenage mental health. American Academy of Child & Adolescent Psychiatry Journal.

Fahy, A.E., Stansfeld, S.A., Smuk, M., Smith, N.R., Cummins, S., & Clark, C. (2016). relationships over time between cyberbullying and teenage mental health. Adolescent Health Journal.

Faizah, F., & Amna, Z. (2017). Bullying dan Kesehata Mental Pada Remaja SMA di Banda Aceh.




DOI: http://dx.doi.org/10.31604/ristekdik.2023.v8i4.513-517

Article Metrics

Sari view : 371 times
PDF - 253 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

Ristekdik (Jurnal Bimbingan dan Konseling)
ISSN 2541-206X (online), ISSN 2548-4311 (print)
Email: ristekdik@um-tapsel.ac.id

Ristekdik (Jurnal Bimbingan dan Konseling) is indexed by:

pkpp.png

Ristekdik (Jurnal Bimbingan dan Konseling) licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.