KESANTUNAN BERBAHASA JAWA DALAM WACANA KOMUNIKASI KELUARGA

Dedi Febriyanto, Moulia Mahyu, Wulan Devitalisa Mardhotillah, Salamah Salamah

Abstract


Penggunaan bahasa yang santun dapat menciptakan keharmonisan dalam setiap interaksi komunikasi di tengah kehidupan sosial. Oleh karena itu, penerapan prinsip-prinsip kesantunan berbahasa sangat diperlukan dalam setiap komunikasi yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pematuhan dan pelanggaran terhadap prinsip kesantunan berbahasa Jawa dalam wacana komunikasi keluarga. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Data penelitian berwujud tuturan-tuturan dari anggota keluarga dalam kelompok masyarakat yang ada di kelurahan Cahaya Mas kecamatan Mesuji Makmur. Data penelitian yang berwujud tuturan tersebut dikumpulkan melalui teknik simak-rekam-catat. Setelah terkumpul, data dianalisis menggunakan teknik interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pematuhan dan pelanggaran terhadap prinsip kesantunan berbahasa Jawa mewarnai setiap komunikasi  yang dilakukan masyarakat di lingkungan keluarganya. Pematuhan terhadap prinsip kesantunan berbahasa Jawa meliputi, (1) maksim kebijaksanaan, (2) maksim kedermawanan, (3) maksim penghargaan, (4) maksim kesederhanaan, (5) maksim permufakatan, dan (6) maksim kesimpatisan. Adapun pelanggaran terhadap prinsip kesantunan berbahasa meliputi, (1) maksim kebijaksanaan, (2) maksim kesederhanaan, (3) maksim penghargaan, dan (4) maksim . Berdasarkan temuan tersebut, dapat dikatakan bahwa pematuhan terhadap prinsip kesantunan berbahasa Jawa dalam setiap interaksi komunikasi yang dilakukan masyarakat di lingkungan keluarganya lebih mendominasi daripada pelanggarannya.

Keywords


pragmatik; kesantunan berbahasa; wacana; komunikasi keluarga.

Full Text:

PDF

References


Alika, S. D. (2017). Penyimpangan Prinsip Kesantunan Berbahasa dalam Interaksi Belajar Mengajar Bahasa Indonesia. Jalabahasa, 13(1), 39-49.

Anggraini, N., Rahayu, N., & Djunaidi, B. (2019). Kesantunan Berbahasa Indonesia dalam Pembelajaran di Kelas X MAN 1 Model Kota Bengkulu. Jurnal Ilmiah Korpus, 3(1), 42-54.

Brown, P., & Levinson, S. C. (1987). Politeness: Some Universals in Language Usage. Cambridge: Cambridge University Press.

Cahaya, N. (2013). Penerapan Prinsip Kerja Sama dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di SMA Negeri 1 Banjarmasin. Jurnal Bahasa, Sastra dan Pembelajarannya, 3(1), 123-140.

Chaer, A. (2010). Kesantunan Berbahasa. Jakarta: Rineka Cipta.

Hitijahubessy, M. (2019). Prinsip-Prinsip Kesantunan Berbahasa dalam Interaksi antara Sesama Penutur Ambon. Gramatika, 7(1), 10-15.

Kalimayatullah, R. (2017). Pendidikan Kesantunan di Lingkungan Keluarga. Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(2).

Kusmanto, H., Prayitno, H. J., & Ngalim, A. (2019). Realisasi Tindak Kesantunan Berbahasa pada Komentar Akun Instagram Jokowi: Studi Politikopragmatik. Kandai, 15(1), 47-60.

Maufur, S. (2016). Penerapan Prinsip Kerja Sama dan Prinsip Sopan Santun Berbahasa di Kalangan Masyarakat Kampung Pesisir Kota Cirebon. Al Ibtida, 3(1), 18-38.

Mislikhah, S. (2014). Kesantunan Berbahasa. Ar-Raniry: International Journal of Islamic Studies, 1(2), 285-296.

Moleong, L. J. (2014). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nadar, F.X. (2013). Pragmatik & Penelitian Prakmatik.Yogyakarya: Graha Ilmu.

Nasucha, Y. (2015). Dasar-Dasar Penelitian Bahasa, Sastra, dan Pengajaran. Surakarta: Pustaka Briliant.

Rahardi, K. (2010). Pragmatik: Kesantunan Imperatif Bahasa Indonesia. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Rohmadi, M. (2017). Pragmatik: Teori dan Analisis. Surakarta: Yuma Pustaka.

Rusminto, N. E. (2015). Analisis Wacana: Kajian Teoritis dan Praktis. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Sauri, S. (2006). Pendidikan Berbahasa Santun. Bandung: Genesindo.

Sisminto, S. (2016). Pelaksanaan Prinsip kesantunan Melalui Short Message Service. Seminar Nasional PRASASTI (Prakmatik: Sastra dan Linguistik).

Sopian, A. (2018). Potret Kesantunan Berbahasa Siswa dalam Pembelajaran Bahasa Arab. Jurnal Lingua Humaniora, 15, 1167-1179.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Penerbit Alfabeta.

Sulistyo, E. T. (2013). Pragmatik: Suatu Kajian Awal. Surakarta: UNS Press.

Tarigan, H. G. (1990). Pengajaran Pragmatik. Bandung: Penerbit Angkasa.

Wijana, I. D. P. (1996). Dasar-dasar Pragmatik. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Wijana, I. D. P., & Rohmadi, M. (2018). Analisis Wacana Pragmatik: Kajian Teori dan Analisis. Surakarta: Yuma Pustaka.

Wijaya, H. (2019). Prinsip Kesopanan dalam Tindak Tutur Transaksi Jual Beli di Pasar Mingguan Desa Tebanan Kecamatan Suralaga: Kajian Pragmatik. Mabasan, 13(1), 77-96.

Wijayanti, W., & Saputra, A. W. (2021). Implementasi Kesantunan Berbahasa Mahasiswa dalam Pembelajaran Daring pada Masa Pandemi. Jurnal Sastra Indonesia, 10(3), 248-254.

Wulansafitri, I., & Syaifudin, A. (2020). Kesantunan Berbahasa dalam Tuturan Film My Stupid Boss 1. Jurnal Sastra Indonesia, 9(1), 21-27.




DOI: http://dx.doi.org/10.31604/linguistik.v7i2.169-181

Article Metrics

Abstract view : 1259 times
PDF - 569 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Linguistik: Jurnal Bahasa dan Sastra

issn online : 2548-9402 | issn cetak : 2541-3775
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Jl.Stn Mhd Arief No 32 Padangsidimpuan, Sumatera Utara
Email: jurnal.linguistik@um-tapsel.ac.id