EKSISTENSI DAN REPRESENTASI PEREMPUAN MUSLIM ARAB DALAM FILM-FILM ARAB

Muh. Zulkarnain

Abstract


Ketidaksetaraan peran laki-laki dan perempuan menimbulkan munculnya gerakan feminisme, tak terkecuali di dunia Arab. Dalam menyuarakan visi-visinya, perempuan muslim Arab menggunakan berbagai media salah satunya adalah film. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap eksistensi perempuan muslim Arab melalui media film dan representasi perempuan muslim Arab di dalam film-film mereka. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah simak dan catat melalui studi pustaka (library reserach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi perempuan muslim Arab salah satunya dituangkan melalui media film. Beberapa sutradara perempuan muslim Arab antara lain Nadine Lebaki Assia Djebar, Moufida Tlatli, dan Haifaa Mansour. Dari beberapa film garapan sutradara muslim perempuan, tokoh-tokoh wanita dalam film direpresentasikan sebagai tokoh yang melawan paradigma patriarki. Selain itu terdapat upaya sutradara perempuan untuk keluar dari tokoh-tokoh selain perempuan yang mendominasi dan mengopresi wanita dalam kostruk sosial kemasyarakatan.


Keywords


Eksistensi, Representasi, Perempuan. Muslim, Arab

Full Text:

PDF

References


Alioua, F., & Djebar, A. (2015). Algerian Writer and Filmmaker (1936-2015). Https://Womensfilmandtelevisionhistory-Wordpress-Com.Translate.Goog/2015/05/03/Assia-Djebar-Algerian-Writer-and-Filmmaker-1936-2015/?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=en&_x_tr_pto=wapp.

Arif, S. (2006). Menyikapi Feminisme dan Isu Gender. Al-INSAN, 2(3).

Badran, & Cooke. (2004). Opening the Gates: An Anthology of Arab Feminist Writing. Indiana University Press.

Carter, S. (2009). Farida Benlyazid`s Moroccan Woman. Quarterlu Review of Film and Video, 17.

Faqir, F. (1998). ‘Introduction’ and ‘Conclusion.’ In in Fadia Faqir (ed.) In the House of Silence: Autobiographical Essays by Arab Women Writers. Garnet.

Fayad, M. (2000). Cartographies of Identity: Writing Maghribi Women as Postcolonial Subjects. In Ali Abdullatif Ahmida Beyond Colonialism and Nationalism in the Maghrib: History, Culture, and Politics. Palgrave.

Grey, T. (2013). The Undercover Director. Financial Times.

Hillauer, R. (2005). Encyclopedia of Arab Women Filmmakers. American University in Cairo Press.

Hood, N. (2010). Klasik yang Terlupakan dari Tadi. “Klasik Yang Terlupakan Tadi”.

Mahmudah, R. (2019). Penggambaran Perempuan Arab Saudi Oleh Media Daring (Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough pada Media Al-Jazeera dan Al-Madina). In Progress in Retinal and Eye Research (Vol. 561, Issue 3).

Malak. (2005). Muslim Narratives and the Discourse of English. State University of New York Press.

Malti-Douglas, F. (2023). Medicines of the soul: Female bodies and sacred geographies in a transnational Islam. In Medicines of the Soul: Female Bodies and Sacred Geographies in a Transnational Islam. https://doi.org/10.2307/3712342

Moore, L. (2008). Arab, Muslim, Woman: Voice and Vision in Postcolonial Literature and Film. In Arab, Muslim, Woman: Voice and Vision in Postcolonial Literature and Film. https://doi.org/10.4324/9780203927724

Palvides, D. (2014). “Bab-Sama Maftouh Overview.” The New York Times.

Prasasti, N. (2016). Penggambaran Perempuan dalam Film Wadjda [Skripsi]. Universitas Katolik Widya Mandala.

Ratna, N. Kutha. (2018). Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra: dari Strukturalisme hingga Postrukturalisme, Prespektif Wacana Naratif. Pustaka Pelajar, 1(69).

Ratri, L. (2011). Cadar, Media, Dan Identitas Perempuan Muslim. Forum, 39(2).

Rizqi, F. (2021). Tamthil Rajuliah Al Untsa Fi Film Wadjdah Li Haifa Mansour (Dirasah Tahliliyah Simiya’iyyah Li Roland Barthes) [Skripsi]. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga.

Roxborough, S. (2012). Cannes 2012: Saudi Arabia’s First Female Director Brings ‘Wadjda’ to Fest. Https://Www-Hollywoodreporter-Com.Translate.Goog/News/General-News/Saudi-Arabia-Wadjda-Cannes-324596/?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=en&_x_tr_pto=wapp&_x_tr_hist=true.

Sharwell, T. (1999). Bodies in Representation: Contemporary Arab Women’s Art. In Fran Lloyd Contemporary Arab Women’s Art: Dialogues of the Present. Women’s Art Library.

Sudarto, A. D., Senduk, J., & Rembang, M. (2015). Analisis Semiotika Film “Alangkah Lucunya Negeri Ini.” Acta Diurna, IV (1).

Sugiyono, S. (2013). Feminisme Di Dunia Muslim: Menguak Akar Perdebatan Antara Paham Konservatif Dan Reformis. THAQAFIYYAT, 14(1).




DOI: http://dx.doi.org/10.31604/linguistik.v8i4.640-653

Article Metrics

Abstract view : 325 times
PDF - 161 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Linguistik: Jurnal Bahasa dan Sastra

issn online : 2548-9402 | issn cetak : 2541-3775
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Jl.Stn Mhd Arief No 32 Padangsidimpuan, Sumatera Utara
Email: jurnal.linguistik@um-tapsel.ac.id