Analisis Yuridis Terhadap Tindak Pidana Pencurian Yang Dilakukan Oleh Anak

Endah Puspita

Abstract


Tinda pidana kejahatan ini dilakukan oleh seorang anak yang notabenya masih belum bisa membedakan baik dan buruk suatu tindakan. Seseorang bisa disebut sebagai anak dibawah umur adalah seseorang yang oleh undang-undang belum dianggap cakap hukum meskipun sudah diakui sebagai subjek hukum. Anak dianggap sebagai subjek hukum sejak ada didalam kandungan. Tujuan penulisan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana perlindungan hukum terhadap anak yang menjadi pelaku pencurian di indonesia dilihat dari aturan dan undang-undang perlindungan terhadap anak. Studi ini membahas bagaimana upaya pemerintah menangani kasus seorang anak dibawah umur yang menjadi pelaku pencurian dengan menggunakan metode normatif dengan pendekatan undang-undang dan komparatif. Studi ini mengacu pada undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan terhadap anak dan kitab undang undang hukum pidana (kuhp). Penelitian ini menunjukan bahwa dalam segi pemerintahan dan peraturan perundang undangan sudah dibuat dengan sangat baik dan sesuai. Kurangnya kesadaran masyarakat dan edukasi khusus pada anak serta menangani anak yang menjadi pelaku adana suatu tindakan pidana pencurian yang seharusnya lebih diperketat.

Kata kunci: anak; pelaku anak; pencurian; upaya pemerintah


Keywords


Kata kunci: anak; pelaku anak; pencurian; upaya pemerintah

Full Text:

PDF

References


Abdulkadir Muhammad, Hukum Dan Penelitian Hukum, Pt.Citra Aditya Bakti, Bandung, (2004). Hlm. 67-68.

Anak Agung Ayu Sinta Paramita Sari, 2013, “Dasar Kualifikasi Curi Patologis (Kleptomania) di dalam Pertanggungjawaban Pidana.”, Jurnal Kertha Wicara, Vol.02, No. 02, April 2012 ojs.unud.ac.id, URL: https://ojs.unud.ac.id/index.php/kerthawicara/article/view/5082 Diakses tanggal 02 Februari 2019.

Awaludin, 2021, Analisis Yuridis Terhadap Prooses Penyidikan Tindak Pidana Pencurian Yang Dilakukan Oleh Anak Di Wilayah Hukum Kepolisian, Indonesia Journal of Legality of Law, Vol.50, No.57 Desember 2021, https://postgraduate.universitasbosowa.ac.id h.5.

Harkristuti Harkrisnowo, Tantangan dan Agenda Hak-Hak Anak (Jakarta,: Komisi Hukum Nasional, 2002)

I Gusti Ayu Jatiana Manuk Wedanti, 2013, ‘’ Unsur Melawan Hukum Dalam Pasal 361 KUHP Tentang Tindak Pidana Pencurian.”, Jurnal Kertha Semaya, Vol.01, No.03, Mei 2013 ojs.unud.ac.id, URL : https://ojs.unud.ac.id/index.php/kerthasemaya/article/view/5353 Diakses tanggal 29 Juni 2019.

Pasal 1, Undang-Undang No 3 Tahun 1979 tentang Pengadilan Anak Yang Telah Diganti Dengan Undang-Undang No 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak

Rini Fitriani, 2016, Peranan Penyelenggara Perlindungan Anak dalam Melindungi dan Memenuhi Hak-Hak Anak, Jurnal Fakultas Hukum Universitas Samudra, Meurandeh, Langsa-Aceh, h. 2

Supriyadi, 2015, “Penetapan Tindak Pidana Sebagai Kejahatan Dan Pelanggarran Dalam Undang-Undang Pidana Khusus”, Jurnal Mimbar Hukum, Vol.27, No.03, Oktober 2015, URL : https://jurnal.ugm.ac.id/jmh/article/view/15878/10487 Diakses tanggal 29 Juni 2019.

Verawati, 2020, Tinjauan Yuridis Terhadap Tindak Pidana Pencurian Dengan kekerasan oleh Anak di Bawah Umur, Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, Vol.04, No.04 November 2020, http://ejournal.mandalanursa.org/index.php/JISIP/index h.206.

Waginati Soetedjo, Hukum Pidana Anak (Bandung: PT Refika Aditama, 2006).




DOI: http://dx.doi.org/10.31604/justitia.v5i2.333-343

Article Metrics

Abstract view : 752 times
PDF - 278 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Jurnal Justitia : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora