PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN PELECEHAN SEKSUAL SECARA VERBAL DALAM MEDIA SOSIAL

Anisha Widi Tomo

Abstract


Dalam artikel ini fokus kepada perilaku menyimpang, khususnya pelecehan seksual secara verbal yang terkait dalam media sosial. Metode yang digunakan penulis dalam hal ini adalah metode deskriptif bertujuan untuk menjelaskan atau memaparkan suatu kondisi atau keadaan dalam penggunaan media sosial serta bentuk perilaku menyimpang khususnya pelecehan seksual secara verbal yang dilakukan kepada perempuan. Hasil kajian menunjukan beberapa faktor yang menjadikan pelaku maupun korban pelecehan seksual dalam hal ini (1) Minimnya pemahaman dalam menggunakan media sosial di masyarakat (2) Peraturan perundang – undangan belum mengatur secara khusus terkait pelecehan seksual secara verbal (3) Perilaku manusia secara sosial mempengaruhi keberadaan suatu norma sebagai pedoman untuk berperilaku dalam masyarakat. Dapat disimpulkan bahwa perlu adanya peraturan perundang – undangan yang secara khusus terkait pelecehan seksual secara verbal maupun non-verbal sehingga dapat memberikan perlindungan secara preventif.

 


Keywords


Perilaku Menyimpang, Pelecehan Seksual, Media Sosial

Full Text:

PDF

References


Abdullah, ahmad Fatikhul Amin et.al, (2019), “Studi Fenomenologi Pelecehan Seksual Pada Wanita Melalui Sosial Media”,Civic Culture : Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 3 No 1

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, (1996), Kamus Besar Bahasa Indonesia, Cetakan Pertama, Jakarta : Balai Pustaka

Ferdina, Verlin dan Indah Jacinda, (2019) “Penegakkan Hukum Terhadap Pelecehan Seksual Melalui Teknologi Informasi (Cyber) Ditinjau Dari Undang – Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang – Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik”, Jurnal Panorama Hukum, Vol 4, No 2

Galih W, (2019), Pelecehan Verbal yang jarang diketahui tapi dapat membantu terkena pidana, diakses dari https://www.bombastis.com, diakses pada tanggal 14 November 2019

DepartemenPendidikan dan Kebudayaan, (2015), Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Kedua, Jakarta : Balai Pustaka.

Humulhaer, Siti., (2020.), “Supremasi Hukum : TINDAK PIDANA PROSTITUSI DENGAN MENGGUNAKAN TRANSAKSI VIAMEDIA SOSIAL ELEKTRONIK DALAM PERSPEKTIF TEORI ANOMI ROBERT KING MERTON. Vol 16

Aleng, Christy A.I. A, (2020), “Sanksi Hukum Terhadap Pelaku Pelecehan Seksual Secara Verbal”, Jurnal Lex Crimen, Vol IX, No. 2

Dicky Prasetya, “Jumlah Pengguna Media Sosial Indonesia Capai 191,4 Juta Per 2022”, https://www.suara.com/tekno/2022/02/23/191809/jumlah-pengguna-media-sosial-indonesia-capai-1914-juta-per-2022, Diakses pada 23 Februari 2022

Aditya Jaya Iswara, “Separuh Penduduk Bumi Memakai Media Sosial, Dunia Pun Berubah”,https://www.kompas.com/global/read/2021/10/08/101434070/separuh-penduduk-bumi-memakai-media-sosial-dunia-pun-berubah?page=all, Diakses pada 8 Oktober 2021




DOI: http://dx.doi.org/10.31604/justitia.v9i5.2640-2649

Article Metrics

Abstract view : 306 times
PDF - 208 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora