PIDANA SEUMUR HIDUP JIKA DIKAITKAN DENGAN METODE PEMBINAAN DALAM SISTEM PEMASYARAKATAN

Muji Tamha Mahesa

Abstract


Pidana penjara iseumur hidup memiliki banyak pandangan tentang makna dan artinya didalam masyarakat dimana yang dikatakan dengan pidana penjara seumur hidup yaitu suatu hukuman kurungan penjara yang di jalani terpidana sejak terpidana masih hidup hingga meninggal dunia, dan menepis presepsi masyarakat selama ini yang mengatakan bahwa pidana penjara seumur hidup adalah hukuman kurungan yang dijalani terpidana pada saat vonis di jatuhkan, pidana seumur hidup sangat bertentangan dengan sistem pemasyarakatan yang di gagas oleh Dr. Saharjo, S.H. dalam pidato yang berjudul pohon beringin pengayoman dimana perubahan sistem kepenjaraan menjadi sistem pemasyarakatan dimana tujuan sistem pemasyarakatan lebih condong kepada perlindungan individu atau narapidana itu sendiri sehingga memunculkan kontradiksi antara keduanya, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kaitan bentuk pidana penjara seumur hidup dengan sistem pemasyarakatan, metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah terdapat kontradiksi antara tujuan pemidanaan denganĀ  tujuan pemasyarakatan serta pembinaan narapidana seumur hidup di kebanyakan Lembaga Pemasyarakatan yang ada di Indonesia tidak ada ke khusussan dalam teknik pembinaan mulai dari tempat pembinaan, program pembinaan semua mengikuti narapidana lain pada umumnya. Saran penulis dalam penelitian ini adalah membuat regulasi baru pengganti regulasi lama tentang pemberian remisi maupun asimilasi bagi narapidana, tujuan pemidanaan seumur hidup haruslah di sesuaikan dengan tujuan pemasyarakatan, serta perlu adanya bentuk pembinaan khusus di Lembaga Pemasyarakatan bagi narapidana terpidana seumur hidup.


Keywords


Pemasyarakatan, Pembinaan narapidana, Pidana seumur hidup

Full Text:

PDF

References


Atmasasmita, iRomli. (1971). Dari Pemendjaraan iKe Pembinaan Narapidana. Bandung : Alumni.

Arief Barda Nawawi. (2009). Tujuan dan Pedoman Pemidanaan. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Samosir Djisman. (1992). Fungsi Pidana iPenjaradalam Sistem Pemidanaan di Indonesia. Bandung: Bina Cipta.

Shollehudin. (2003). Sistem iSanksi dalam Hukum Pidana. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Prijatno Dwidja. (2006). Sistem Pelaksanaan Penjara di Indonesia. Bandung: Refika Aditama.

Sugiyono. (2011). Metode iPenelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Moleong, Lexy J. (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Adami Chazawi. (2010). Stelsel Pidana, Tindak Pidana, Teori-teori Pemidanaan dan Batas Berlakunya Hukum Pidana, Cetakan V. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Victorio H. iSitumorang. (2018). Lembaga iPemasyarakatan Sebagai Bagian Dari Penegakan Hukum, Volume 13, Nomor 1 : 85-98.

Sri Bintang Subari P, Nur Rochaeti,R.B. Sularto. (2016). Pelaksanaan Pembinaan Narapidana Seumur iHidup Di Lembaga iPemasyarakatan Kelas 1 Kedungpane Semarang. Diponegoro. Law Journal Volume 5 Nomor 4.

Suwarto. (2007). Pelaksanaan Pidana Penjara iDengan Sistem Pemasyarakatan. Jurnal Hukum Pro Justisia Volume 25 Nomor 2.

Diah iGustiniati Maulani. (2011). Pidana iPenjara Seumur Hidup Dalam Sistem Pemasyarakatan. Praevia Volume 5 Nomor 1.

Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 Tentang Pemasyarakatan.

Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pembinaan dan Pembimbingan Warga Binaan Pemasyarakatan.

Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1999Tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan.

Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 1999 Tentang Penyelenggaraan Pembinaan dan Pembimbingan Warga Binaan Pemasyarakatan.

Keputusan Presiden Nomor 174 Tahun 1999 Tentang Remisi.

Peraturan Menteri Hukum dan Ham Nomor 3 Tahun 2018 Tentang Syarat dan Tata cara pemberian Remisi, Asimilasi, Cuti Mengunjungi Keluarga, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas, dan Cuti Bersyarat.




DOI: http://dx.doi.org/10.31604/justitia.v8i2.349-367

Article Metrics

Abstract view : 352 times
PDF - 459 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora