IMPLIKASI HUKUM ATAS PENYIARAN ULANG KONTEN SIARAN PIALA DUNIA OLEH LEMBAGA PENYIARAN TANPA IJIN PEMEGANG LISENSI

Chrys Auditya Dewi, Heru Sugiyono

Abstract


Hak Cipta merupakan hak eksklusif yang dimiliki seseorang atas ciptaannya. Memiliki kaitan erat dengan HKl. Pemegang hak cipta dapat memberikan izin kepada pihak lain untuk melaksanakan hak ekonomi atas ciptaannya melalui izin tertulis, namun yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini pihak lain yang tidak memiliki izin dari pemegang lisensi hak siar untuk menyiarkan konten Piala Dunia Rusia 2018. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau bagaimana bentuk perlindungan hukum hak cipta bagi pemegang lisensi atas pelanggaran penyiaran dan tindakan hukum yang dapat dilakukan pemegang lisensi terhadap pelanggaran penyiaran. Penulisan ini juga mencoba untuk mengkaji contoh putusan pengadilan mengenai hak cipta yang berkaitan dengan lisensi. Jenis Penelitian yang digunakan oleh penulis adalah yuridis normatif, yang diperoleh dengan studi kepustakaan serta pendekatan Perundang-undangan dengan cara mengutip buku-buku literatur, jurnal terdahulu, dan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan penulisan ini. Hasil dari penelitian pada putusan perkara nomor 193/Pid.Sus/2019/PN Tte adanya pelanggaran pendistribusian konten secara komersial tanpa izin dari pemegang lisensi. Hak siar merupakan hak hukum dan konten yang disiarkan dilindungi oleh hak cipta. Hal ini termasuk perbuatan melawan hukum, karena konten Piala Dunia Rusia 2018 merupakan karya siaran yang memiliki hak eksklusif serta hak ekonomi yang dimiliki FMA. Perjanjian lisensi harus didaftarkan pada Direktorat Jendral HKI

Keywords


Hak Cipta, Perlindungan Hukum, Lisens, Siaran

Full Text:

PDF

References


H. OK. Saidin. Aspek Hukum Hak Kekayaan Intelektual. Jakarta: PT. RAJAGRAFINDO PERSADA, 2006.

Hakim, Abdul. Lisensi Atas Penyiaran Secara Komersial Piala Dunia 2014, (Jakarta: UIN, 2020).

Jened, Rahmi. Hak Cipta (Copyright Law). Bandung: Citra Aditya Bakti, 2014

Panuju, Redi. Sistem Penyiaran Indonesia, Jakarta: Kencana, 2017.

Purnawingsih, Endang. Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan Lisensi. Bandung: CV. Mandar Maju, 2012.

Riswandi, Budi Agus. Pembatasan dan Pengecualian Hak Cipta di Era Digital, Bandung: PT Citra Aditya Bakti, 2017.

Soelistyo, Henry. Plagiarisme: Pelanggaran Hak Cipta dan Etika. Yogyakarta: PT Kanisius, 2011.

Utomo, Tomi Suryo. Hak Kekayaan Intelektual (HKI) di Era Globalisasi:Sebuah Kajian Kontemporer, Yogyakarta: Graha Ilmu, 2010.

Azwardi, “Implikasi Undang-Undang Penyiaran Terhadap Pertumbuhan Lembaga Penyiaran”, vol 5, No. 1 (2020).

Doly, Denico. “Upaya Penguatan Kelembagaan Komisi Penyiaran Indonesia Dalam Perspektif Hukum”, Vol. 6, No. 2 (2015)

Sulistyowati, Rini. “Perlindungan Hukum Terhadap Pelanggan TV Berbayar Ditinjau Dari Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2005”, Vol 2, No 1 (2019).

Tirtakoesoemah, Annisa Justisia. “Penerapan Teori Perlindungan Hukum Terhadap Hak Cipta Atas Penyiaran”, Vol.18, No.1 (2019).

Assyifa, Mahadina Risa. "Perlindungan Hukum Pt. Inter Sporst Marketing Sebagai Pemegang Hak Cipta Atas Penyiaran Piala Dunia Brazil 2014 Berdasarkan Uu No. 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta." Prosiding Konferensi Ilmiah Mahasiswa Unissula (KIMU) Klaster Hukum (2020).

Undang-Undang Nomor 28 tahun 2014 tentang Hak Cipta.

Undang-Undang Nomor 32 tahun 2000 tentang penyiaran.

Peraturan Pemerintah Nomor 52 tahun 2005 tentang Penyelenggaraan Penyiaran Lembaga Penyiaran Berlangganan.




DOI: http://dx.doi.org/10.31604/justitia.v8i5.943-955

Article Metrics

Abstract view : 36 times
PDF - 22 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora