PENGAWASAN NARAPIDANA PEMBEBASAN BERSYARAT OLEH PEMBIMBING KEMASYARAKATAN - TANTANGAN DAN ALTERNATIF PENYELESAIANNYA

Fariha Suci Rahmasari

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pengawasan narapidana pembebasan bersyarat oleh Pembimbing Kemayarakatan. Pada penelitian ini digunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan di dukung oleh studi literatur. Seorang narapidana yang menjalani pembebasan bersyarat perlu diawasi untuk memastikan bahwa tidak terjadi pelanggaran ketentuan-ketentuan dalam kontrak bimbingan yang telah disepakati oleh klien dan pembimbing kemasyarakatan di awal masa pembimbingan. Pembimbing Kemayarakatan sebagai pejabat penegak hukum bertugas untuk melakukan pengawasan tersebut. Dalam pelaksanaanya terdapat beberapa kendala yang dialami oleh pembimbing kemasyarakatan terkait latar belakang dan kompetensi petugas, tingginya beban kerja, serta koordinasi antara pembimbing kemasyarakatan dengan aparat penegak hukum. Keterlibatan masyarakat sangat mendukung kerberhasilan pencapaian tujuan program karena pembebasan bersyarat dilaksanakan di dalam masyarakat. Analisis kebutuhan pembimbing kemasyarakatan juga diperlukan guna meningkatkan efektivitas dan profesionalisme petugas.


Full Text:

PDF

References


Bonta, J., Bourgon, G., Rugge, T., Scott, T., Yessine, A. K., Gutierrez, L., & Li, J. (2010). Corrections Research : User Report The Strategic Training Initiative in Community Supervision : Risk-Need-Responsivity in the Real World. https://www.publicsafety.gc.ca/cnt/rsrcs/pblctns/2010-01-rnr/2010-01-rnr-eng.pdf diakses pada tanggal 9 Maret 2020 pukul 15.44 wib.

Bonta, J., Scott, T., Bourgon, G., & Consultant, P. (2008). Exploring the Black Box of Community Supervision. Journal of Offender Rehabilitation, 43(July), 248–270. https://doi.org/10.1080/10509670802134085

Caplan, J. M. (2005). Parole System Anomie : Conflicting Models of Casework and Surveillance. Federal Probation, 70(3).

Cullen, F. T., Eck, J. E., & Lowenkamp, C. T. (2001). Environmental Corrections — A New Paradigm for Effective Probation and Parole Supervision. Federal Probation, 66(2), 28–37.

Devall, K. E., Lanier, C., Hartmann, D. J., Williamson, S. H., & Askew, L. N. (2017). Intensive Supervision Programs and Recidivism : How Michigan Successfully Targets High-Risk Offenders. Prison Journal, 97(5), 585–608. https://doi.org/10.1177/0032885517728876

Direktorat Bimbingan Kemasyarakatan dan Pengentasan Anak. (2018). Standar Operasional Prosedur Perlakuan Anak Di Balai Pemasyarakatan. Jakarta: Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Hamin, Z., & Abu, R. (2012). The Roles and Challenges of Parole Officers in Reintegrating Prisoners into the Community under the Parole System. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 36(June 2011), 324–332. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2012.03.036

Hamzah, A. (2016). KUHP dan KUHAP (10th ed.). Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Inciardi, J. A. (2000). Element of Criminal Justice (2nd ed.). New York: Oxford University Press, Inc.

Keputusan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia Nomor : PAS-06.OT.02.02 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembentukan Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan di Balai Pemasyarakatan.

Muljowijono. (1999). Indonesia. In Adult Probation Profiles of Asia (p. 179). Tokyo: UNAFEI.

Paparozzi, M. A. (2005). An Intensive Supervision Program That Worked : Service Delivery , Professional Orientation , and Organizational Supportiveness. The Prison Journal, 85(4), 445–466.

Penelitian, B., & Pemasyarakatan, B. (2019). Analisa Kebutuhan Pembimbing Kemasyarakatan Balai Pemasyarakatan ( Bapas ) Bandung ( Analysis On The Needs Of Counselor In Bandung Correctional Institution ) Abstrak. Badan Penelitian Dan Pengembangan HAM, 13(15), 69–84.

Peraturan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia No. 21 Tahun 2016 tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Remisi, Asimilasi, Cuti Mengunjungi Keluarga, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas, dan Cuti Bersyarat

Sakti, F. T., & Fauzia, S. N. (2018). Pengaruh Pengawasan Pajak Hotel Terhadap Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 8(1), 160–173.

Sari, L. L., & Nuqul, F. L. (2013). Pengaruh Harapan terhadap Kecenderungan Residivis pada Narapidana.

Soesatyo, Y. (2014). Pengaruh Beban Kerja Terhadap Stres Kerja dan Narapidana dan Dampaknya Kinerja Karyawan. Jurnal Ilmu Manajemen, 2(April).

Trottert, C. (1995). The Impact of Different Supervision Practices in Community Corrections : Cause for Optimism. Australian & New Zealand Journal of Criminology, 29–46.




DOI: http://dx.doi.org/10.31604/justitia.v7i2.368-379

Article Metrics

Abstract view : 64 times
PDF - 56 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora